PERENCANAAN GEOMETRIK JALUR MONOREL KOTA BANDUNG PADA RUTE ALTERNATIF KORIDOR TIMUR-BARAT

RAKHMAN, FARIEZAL (2017) PERENCANAAN GEOMETRIK JALUR MONOREL KOTA BANDUNG PADA RUTE ALTERNATIF KORIDOR TIMUR-BARAT. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
3114106046-Undergraduate_Theses.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract

Pembangunan transportasi berbasis rel dalam bentuk monorel menjadi salah satu kebijakan pemerintah dalam mengatasi permasalahan transportasi di Kota Bandung. Proyek monorel di Kota Bandung telah direncanakan memiliki 2 koridor, yaitu koridor 1 dengan rute Utara-Selatan, serta koridor 2 dengan rute Timur-Barat. Akan tetapi rute yang direncanakan belum menjangkau seluruh pusat kegiatan di Kota Bandung. Perencanaan alternatif trase dibutuhkan agar pelayanan monorel Kota Bandung lebih maksimal. Dalam tugas akhir ini dilakukan pemilihan alternatif trase, perencanaan geometrik, dan penentuan letak stasiun di sepanjang trase terpilih. Metode yang digunakan adalah analisis multikriteria untuk menentukan alternatif trase sebagai dasar perencanaan geometrik. Perencanaan geometrik yang dilakukan adalah perhitungan alinemen horizontal dan alinemen vertikal sesuai dengan spesifikasi monorel yang digunakan yaitu Hitachi tipe Small. Hasil yang diperoleh dari tugas akhir ini adalah alternatif trase jalur monorel untuk koridor timur-barat sepanjang 12,62 kilometer dengan sistem elevated double track serta melewati berbagai pusat kegiatan di Kota Bandung. Trase tersebut dilayani oleh 2 stasiun ujung dan 15 stasiun pemberhentian. Hasil tersebut diharapkan dapat menjadi masukan dan pembanding bagi Pemerintah Kota Bandung dalam menyediakan transportasi publik di Kota Bandung. ================================================================================== Construction of monorail become one of the government policies to solves the problems of transportation in Bandung. Bandung Monorail Project had planned two corridors, Corridor I North to South route and Corridor 2 East to West route. But these routes do not cover all the activities center in Bandung. Design an alternative trace is needed for monorail services Bandung more better. This final project do the trace election, geometric design, and location of the station along the trace. The method had used is the multicriteria analysis to determine alternative trace of geometric alignment as a basis for planning. Geometric design alignment is calculate of the horizontal and vertical alignment in based on monorail specifications. The results of this final project is an alternative alignment for the monorail track east-west corridor along 12.62 kilometers with an elevated double track system as well as through various centers in Bandung. The ground plan is served by 2 end stations and 15 stop station. These results are expected to be input and a comparator for the Municipality of Bandung in providing public transport in Bandung.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Monorel, Alternatif Trase, Perencanaan Geometrik, Stasiun Monorel
Subjects: T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements
T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements > TE7 Transportation--Planning
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: FARIEZAL RAKHMAN
Date Deposited: 23 Jan 2017 04:06
Last Modified: 23 Jan 2017 04:06
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/2260

Actions (login required)

View Item View Item