Upaya peningkatan pelayanan air minum PDAM Intan Banjar pada Kota Banjarbaru

Cahyadi, Robby (2017) Upaya peningkatan pelayanan air minum PDAM Intan Banjar pada Kota Banjarbaru. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
3314202815-Master_Thesis.pdf - Published Version

Download (175MB) | Preview

Abstract

Kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk memindahkan pusat pemerintahan dari kota Banjarmasin ke kota Banjarbaru telah mendorong perkembangan pesat di kota Banjarbaru. Infrastruktur yang layak diperlukan untuk mendukung perubahan ini, salah satunya adalah penyediaan air minum. Pelayanan air minum dikelola oleh PDAM Intan Banjar yang memiliki wilayah pelayanan di Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru. Sampai tahun 2015 tingkat pelayanan baru mencapai 73,08% dari target cakupan yang ditetapkan pemerintah 80% untuk Kota Banjarbaru dan nilai prosentasi kehilangan air mencapai 31,58% dari target 22%. Target pemerintah untuk pelayanan air minum pada tahun 2019 adalah 100%. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi pelayanan air minum dan infrastruktur Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) yang telah terbangun untuk mencapai target pelayanan dan pengurangan prosentase kehilangan air ditinjau dari aspek teknis, finansial dan kelembagaan serta menentukan strategi dalam upaya peningkatan pelayanan air minum PDAM Intan Banjar pada wilayah pelayanan Kota Banjarbaru. Evaluasi dilakukan dengan menganalisis kondisi infrastruktur SPAM terhadap kebutuhan dan penyediaan air minum (supply and demand) pada kondisi eksisting maupun proyeksi pada tahun target 2019. Penilaian kinerja perusahaan dengan acuan Kemendagri nomor 47 tahun 1999 dan Petunjuk Teknis BPPSPAM untuk aspek teknis, finansial dan kelembagaan. Melakukan survei kebutuhan nyata pada pelanggan dan non pelanggan PDAM serta wawancara dengan ahli profesional pada bidang air minum untuk menentukan prioritas kriteria strategi dan alternatif dalam meningkatkan pelayanan air minum dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Diperlukan tambahan unit produksi kapasitas 42 liter/detik dan reservoir volume 1.832 m3 pada IPA II Pinus sedangkan IPA Syarkawi memenuhi untuk mencapai target pelayanan 100% dengan kehilangan air 31,58% pada tahun 2015. Pemenuhan target pada tahun 2019 dengan kehilangan air 20% pada IPA II Pinus perlu tambahan unit produksi kapasitas 115 liter/detik dan reservoir volume 3.091 m3 sedangkan unit produksi dan reservoir eksisting pada IPA Syarkawi masih mencukupi. Potensi penambahan pelanggan baru 72%. Hasil penilaian kinerja PDAM dari Kepmendagri Nomor 47 Tahun 1999 mendapat nilai 64,46 dengan kategori Baik dan Petunjuk Teknis BPPSPAM mendapat nilai 3,52 dengan kategori Sehat. Prioritas kriteria secara berurutan dari analisis AHP adalah Aspek Teknis (0,527), Aspek Finansial (0,333) kemudian Aspek Kelembagaan (0,140). ================================================================================================================== Government Policy Province South Kalimantan to move government quarter from Banjarmasin city to Banjarbaru city has pushed fast growth in Banjarbaru city. Competent Infrastructure is needed to support this change; one of them is drinking water delivery. Water supply service is managed by Municipal Drinking Water Company (PDAM) Intan Banjar that have service region in Sub Province Banjar and Banjarbaru City. Till in 2015 service levels just reach 73,08% from coverage goals that specified government 80% for Banjarbaru City and percentage value loses water reaches 31,58% from goals 22%. Government Goals for drinking water service in 2019 is 100%. This research Target to evaluate water service and infrastructure Water Supply System (WSS) that has been woke up to reach service goals and reduction percentage of lose water are evaluated from technical aspect, financial and institute and determine strategy in the effort improvement of water services PDAM Intan Banjar at service region Banjarbaru City. Evaluation is done by analyzing the infrastructure conditions WSS against the demand for and supply of drinking water (supply and demand) in the existing conditions and projections in the target year of 2019. Assessment of company performance with Kepmendagri reference No.47/1999 and the Technical Guidelines BPPSPAM for technical, financial and institutional. Conduct a survey on the real demands of customers and non customers of the companies and interviews with professional experts in the field of drinking water to determine the priority criteria and alternative strategies to improve water services with Analytical Hierarchy Process (AHP). Required additional production unit capacity of 42 liters/sec and a volume of 1,832 m3 reservoir on Water Treatment Plant (WTP) Unit II Pinus while WTP Syarkawi meet to achieve the service target of 100% with a loss of 31.58% water by 2015. Meeting the targets in 2019 with 20% water loss WTP Unit II Pinus need additional production unit capacity of 115 liters/sec and a volume of 3,091 m3 reservoir while the reservoir of existing production units and the WTP Syarkawi still insufficient. The potential addition of new customers 72%. PDAM performance evaluation results of Kepmendagri No.47/1999 scored 64.46 with “Good” category and the Technical Instructions BPPSPAM scored 3.52 with the “Health” category. Priority criteria sequentially from AHP analysis is Technical Aspects (0.527), Financial Aspects (0.333) and Institutional Aspects (0.140).

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Analytical hierarchy process; Kota Banjarbaru; PDAM Intan Banjar; pelayanan air minum; water supply
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD646 Sewage--Purification
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Environment Engineering > (S2) Master Theses
Depositing User: Robby Robby Cahyadi
Date Deposited: 21 Mar 2017 07:23
Last Modified: 22 Mar 2017 03:54
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/2322

Actions (login required)

View Item View Item