APLIKASI SOFTWARE FLO-2D UNTUK PEMBUATAN PETA GENANGAN DAS GURING, BANJARMASIN

AMALIA, DEVY (2017) APLIKASI SOFTWARE FLO-2D UNTUK PEMBUATAN PETA GENANGAN DAS GURING, BANJARMASIN. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
3113100043-Undergraduate_Theses.pdf - Published Version

Download (9MB) | Preview

Abstract

Genangan adalah peristiwa yang terjadi ketika aliran air yang berlebihan merendam daratan. Genangan dapat memberikan dampak pada kerusakan infrastruktur kota, sehingga memerlukan biaya rehabilitasi yang cukup besar. Oleh karena itu, perlu adanya sistem pemodelan genangan menggunakan komputer di suatu kota untuk mengetahui sebaran titik – titik yang berpotensi tinggi terjadi genangan. FLO – 2D merupakan model penelusuran genangan yang mensimulasikan aliran saluran dan aliran permukaan bebas yang mampu menggabungkan komponen 1 dimesi (1D) dan 2 dimensi (2D) untuk mendapatkan informasi kedalaman genangan serta memfokuskan pada pemetaan genangan sungai maupun genangan air permukaan. Sungai Guring, sebagai salah satu sungai yang berada pada Banjarmasin Tengah, digunakan sebagai objek studi dalam simulasi Flo-2D ini. Dalam tugas akhir ini, dilakukan analisis peta menggunakan data peta topografi untuk menentukan batas DAS Guring. Analisis hidrologi menggunakan data curah hujan untuk mendapatkan hujan rencana dan hidrograf inflow. Analisis hidrolika menggunakan data penampang sungai existing. Hasil dari analisis tersebut akan dimasukkan kedalam program FLO-2D sebagai input data. Terdapat 5 alternatif pemodelan yang dapat dilakukan menggunakan data yang diperoleh yakni: Pemodelan 1, menggunakan data hujan ; Pemodelan 2, menggunakan data hujan, penampang saluran, dan tanpa data pasang surut ; Pemodelan 3, menggunakan data hujan, penampang saluran, dan dengan data pasang surut ; Pemodelan 4, menggunakan hidrograf inflow, penampang saluran, dan tanpa data pasang surut ; Pemodelan 5, menggunakan hidrograf inflow, penampang saluran, dan dengan data pasang surut. Berdasarkan hasil proses simulasi FLO-2D, pemodelan 3 merupakan pemodelan yang paling cocok dijadikan sebagai peta genangan DAS Guring karena menghasilkan plot grid element maximum flow velocity dan bentuk grafik maximum water surface elevation yang realistis dengan menggambarkan adanya pengaruh pasang surut dan tidak adanya pengaruh boundary hulu dan hilir. Mayoritas pemodelan memiliki kedalaman maksimum genangan yang terkonsentrasi pada sungai/saluran ================================================================================== Inundation is an event that occurs when the flow of excess water, swamp mainland. It could have an impact on city infrastructure damage, so it requires a pretty much high of rehabilitation cost. Therefore, the city needs an inundation modeling system using a computer, to find out the distribution points which has high-potential occurs of inundation. FLO - 2D is a basic flood routing model that simulates channel flow and unconfined floodplain surface, which is able to combine components of one dimension (1D) and two-dimensional (2D), to obtain information of inundation depth and inundation mapping focusing on rivers and unconfined land. Guring river, as one of the rivers that are in the Central Banjarmasin, used as an object of study in simulation Flo-2D. In this final project, an analysis of maps using topographic map data to determine the watersheds of Guring while hydrological analysis using rainfall data to get rainfall-return of periods and inflow hydrograph also hydraulics analysis using existing cross-section of the river data. The results of the analysis will be incorporated into the FLO-2D program as input data. There are five alternative modeling can be performed using data obtained are: Modelling 1, using rainfall data; Modelling 2, using rainfall data, cross-section of the channel, and no tide data; Modelling 3, using rainfall data, cross-section of the channel, and tide data; Modelling 4, using the inflow hydrograph, a cross-channel, and no tide data; Modelling 5, using the inflow hydrograph, cross-section of the channel, and tide data. Based on the results of the simulation process FLO-2D, modelling 3 is the most suitable model as inundation map watershed Guring because its results of plot grid elements maximum flow velocity and the shape of the graph maximum water surface elevation is realistic, to describe the influence of tides and no influence of boundary upstream and downstream. The majority modelling have a maximum depth of inundation concentrated on the channel.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: DAS Guring, FLO-2D Software, Peta Genangan, Guring Watershed, Inundation Map
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA1637 Image processing--Digital techniques
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: - DEVY AMALIA
Date Deposited: 27 Feb 2017 05:07
Last Modified: 28 Feb 2017 00:59
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/2384

Actions (login required)

View Item View Item