Rancang Bangun Sistem 2 Dimensi Electrical Impedance Tomography (2D-EIT) Menggunakan 16 Elektroda

Puspitasari, Ayu Jati (2017) Rancang Bangun Sistem 2 Dimensi Electrical Impedance Tomography (2D-EIT) Menggunakan 16 Elektroda. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

This is the latest version of this item.

[img] Text
1115201017-paper.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (269kB)
[img] Text
1115201017-presentation.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] Text
1115201017-Master_Theses.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat sistem Electrical Impedance Tomography (EIT) dan rekonstruksi citra 2 dimensi (2D). Distribusi tegangan pada phantom diukur menggunakan metode bersebelahan dengan menginjeksikan arus 1 mA pada sepasang elektroda tembaga dan tegangan diukur pada sepasang elektroda lain, sedangkan untuk rekonstruksi citra 2 dimensi digunakan perangkat lunak EIDORS (Electrical Impedance Tomography and Diffuse Optical Tomography Reconstruction Software). Perancangan sistem EIT ini terbagi menjadi 2 macam yaitu perancangan perangkat keras dan perangkat lunak. Perancangan perangkat keras terdiri dari blok rangkaian sensor elektroda dan multiplekser, sumber arus, pengukuran tegangan, control unit menggunakan Arduino Due, dan juga personal komputer. Sedangkan perancangan perangkat lunak terdiri dari perancangan algoritma pada Software Arduino IDE dan EIDORS Matlab. Pengujian sistem EIT dilakukan untuk mengetahui hasil rekonstruksi citra terhadap sensitivitas pengukuran tegangannya. Beberapa variasi telah dilakukan yaitu variasi lebar elektroda, ketinggian phantom, ketinggian objek, letak objek, dan material objek. Dari penelitian yang telah dilakukan didapatkan sistem EIT 2D yang telah mampu mendeteksi keberadaan objek dan mengetahui sifat kelistrikan objek tersebut. Semakin kecil lebar elektroda, semakin besar sensitivitas pengukuran dan semakin baik citra yang dihasilkan. Semakin rendah ketinggian phantom, semakin besar sensitivitas pengukuran namun tidak terlalu berpengaruh pada citra yang dihasilkan. Jika ketinggian objek terukur pada phantom kurang dari setengah ketinggian elektroda, sensitivitas pengukuran akan menurun dan citra yang dihasilkan kurang baik. Pada metode bersebelahan, daerah dekat elektroda memiliki sensitivitas yang lebih tinggi bila dibandingkan pada pusat phantom.Sistem EIT ini juga telah mampu mendeteksi konduktivitas atau resistivitas objek pada phantom dengan warna merah menunjukkan konduktivitas tinggi dan biru menunjukkan resistivitas tinggi.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Arduino Due; EIDORS; electrical impedance tomography (EIT); elektroda; phantom; sumber arus; Arduino Due; current source; EIDORS Matlab; electrical impedance tomography; electrode; phantom
Subjects: Q Science > QC Physics
Divisions: Faculty of Mathematics and Science > Physics > (S2) Master Theses
Depositing User: AYU JATI PUSPITASARI
Date Deposited: 24 Feb 2017 09:35
Last Modified: 11 Apr 2017 08:28
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/2486

Available Versions of this Item

Actions (login required)

View Item View Item