Penentuan Interval Waktu Pemeliharaan Pencegahan dan Jumlah Tenaga Kerja Pada Peralatan Sub Unit RKC 3 di PT. X Pabrik Tuban

Kristianto, Fesa Putra (2017) Penentuan Interval Waktu Pemeliharaan Pencegahan dan Jumlah Tenaga Kerja Pada Peralatan Sub Unit RKC 3 di PT. X Pabrik Tuban. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
9114201424-Master-Theses.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy

Abstract

PT. X adalah salah satu perusahaan semen terbesar di Indonesia. Proses pembuatan semen merupakan proses yang kontinu. Setiap pabrik yang beroperasi secara kontinu memerlukan pemeliharaan yang efektif yang bila tidak dilakukan akan mengakibatkan proses produksi berhenti, sehingga meningkatkan biaya perbaikan, biaya langsung maupun tidak langsung. PT. X Pabrik Tuban memiliki empat unit plant, yaitu Tuban I, Tuban II, Tuban III dan Tuban IV. Setiap unitnya memiliki tiga sub unit, yaitu Sub Unit Operasi Crusher, Sub Unit Raw Mill, Kiln dan Coal Mill (RKC) dan Sub Unit Finish Mill. Oleh karena itu ada empat sub unit RKC, yaitu Sub Unit RKC 1, Sub Unit RKC 2, Sub Unit RKC 3 dan Sub Unit RKC 4. Sub Unit RKC 3 yang dimiliki oleh Unit Tuban III, mempunyai downtime peralatan yang paling tinggi dan kerugian terbesar akibat emergency downtime. Dengan demikian, perlu ditetapkan suatu interval waktu pemeliharaan pencegahan (Tp) yang memiliki keandalan dan ketersediaan sesuai dengan persyaratan yang diminta, serta jumlah tenaga kerja yang dapat meminimalkan laju biaya pemeliharaan pencegahan. Ada tiga langkah yang ditempuh untuk menentukan Tp yang optimum dan jumlah tenaga kerja yang tepat. Langkah pertama adalah melakukan pengumpulan, pengolahan dan penentuan distribusi dan parameter dari data waktu antar kegagalan (TBF) dan waktu perbaikan (TTR). Langkah kedua adalah melakukan iterasi waktu operasi (Ti) dan Tp untuk menentukan laju biaya pemeliharaan minimum, keandalan dan maintainability. Iterasi ini diterapkan untuk sub-sub unit dari RKC 3 yang tersusun secara seri. Tp dengan laju biaya pemeliharaan terendah ditetapkan sebagai Tp optimum. Langkah terakhir adalah menentukan jumlah tenaga kerja yang dapat meminimalkan laju biaya pemeliharaan pencegahan. Penentuan ini dilakukan dengan cara mengulangi langkah kedua dengan jumlah tenaga kerja yang berbeda yaitu antara 2-6 orang. Dari penelitian ini diperoleh interval waktu pemeliharaan pencegahan untuk Sub Unit RKC 3 adalah sebesar 3743,28 jam. Jumlah tenaga kerja yang dapat meminimalkan laju biaya pemeliharaan pencegahan adalah sebanyak 4 orang. Laju biaya pemeliharaan pencegahan yang minimum yaitu sebesar 33.100/jam dengan keandalan dan ketersediaan Sub Unit RKC 3 sebesar 96,7% dan 99,86%. ================================================================================== PT. X is one of the largest cement company in Indonesia. This company uses a continuous process in production which requires are effective maintenance program. Less effective maintenance will cause a significant downtime, which could increase maintenance cost and production loss. PT. X Tuban Plant has four units plant, namely Tuban I, Tuban II, Tuban III and Tuban IV. Each unit has three sub units, i.e., Crusher Operations, Raw Mill, Kiln and Coal Mill (RKC) and Finish Mill. RKC 3 Sub Unit in Tuban III has the highest of number equipment downtime and production loss. Therefore, it was necessary to optimize the time interval of preventive maintenance (T_P) and total labor force as part of the company maintenance policy, which would also fulfill the required reliability and availability of RKC 3 Sub Unit. There were three steps in determining the optimum Tp. The first step was to obtain the best distribution of the time between failures (TBF) and time to repair (TTR). The second step was to iterate the operating time (Ti) and Tp to determine the minimum preventive maintenance cost rate, and the requirement reliability and maintainability of RKC 3 Sub Unit. This iteration was applied to sub-sub units of RKC 3 that posseses a series system. Tp at the lowest rate of preventive maintenance costs was an optimum Tp. The final step was to repeat the second step with different number of labor forces for determining the total number of labor forces which yield minimum preventive maintenance cost rate. The optimum Tp for RKC 3 Sub Unit is 3743,28 hour. The number of labor forces are 4 people. The preventive maintenance cost rate for optimum T_P is 33.100/hour. The reliability and availability of Sub Unit RKC 3 are 96,7% and 99,86% respectively.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: keandalan; maintainability; laju biaya pemeliharaan pencegahan; pemeliharaan pencegahan; reliability; preventive maintenance cost rate; preventive maintenance time interval
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T56.8 Project Management
Divisions: Magister Management Technology
Depositing User: FESA PUTRA KRISTIANTO
Date Deposited: 10 Apr 2017 07:38
Last Modified: 22 Dec 2017 02:30
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/2507

Actions (login required)

View Item View Item