Penerapan Value Engineering Pada Proyek Pembangunan Apartemen Grand Sungkono Lagoon Tower Venetian Surabaya

Amidarmo, Ardian Vidianto (2017) Penerapan Value Engineering Pada Proyek Pembangunan Apartemen Grand Sungkono Lagoon Tower Venetian Surabaya. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
3112100033-Undergraduate-Theses.pdf - Published Version

Download (6MB) | Preview

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang pesat di Surabaya membuat kebutuhan akan tempat tinggal yang layak juga semakin dibutuhkan. Terbatasnya lahan tengah kota di Surabaya membuat pembangunan hunian secara vertical menjadi pilihan tepat untuk dilakukan. Hal ini yang mendorong dibuatnya Apartemen Grand Sungkono Lagoon Tower Venetian untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Dengan biaya pembangunan sebesar Rp 410.250.000.000 dengan luas total bangunan 55.144,49 m2, dengan itu didapat biaya pembangunan per meter persegi adalah Rp 7.439.546 /m2. Dengan membandingkan biaya per meter persegi bangunan dengan fungsi yang sama yaitu Apartemen Tamansari Papilio Surabaya dengan biaya pembangunan per meter persegi sebesar Rp 5.617.428,68 /m2, membuat Apartemen Grand Sungkono Lagoon Tower Venetian memiliki potensi untuk dilakukan efisiensi biaya dengan value engineering. Value engineering adalah sebuah teknik dalam bidang manajemen untuk mendapatkan item dengan fungsi terbaik akan tetapi dengan harga semurah mungkin. Metode analisa data pada penelitian dibagi menjadi 4 tahap, yaitu tahap informasi, tahap kreatif, tahap analisa, dan tahap rekomendasi. Tahap informasi bertujuan untuk menentukan item pekerjaan berbiaya tinggi untuk dilakukan value engineering. Tahap kreatif bertujuan menggali dan mencari sebanyak mungkin alternatif pengganti dari item pekerjaan yang berbiaya tinggi. Tahap analisa melingkupi analisa struktur, analisa keuntungan dan kerugian, analisa biaya, dan analisa pemilihan alternatif dengan menggunakan metode AHP. Pada tahap rekomendasi akan terpilih alternatif terbaik dan diketahui besar penghematan yang diperoleh. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah item pekerjaan yang berbiaya tinggi adalah pekerjaan pelat dan balok, alternatif penggantinya adalah dengan menaikkan mutu beton menjadi f’c 40 (alternatif 1) dan dengan menggunakan precast (alternatif 2). Setelah dilakukan analisa struktur, kedua alternatif kuat menahan beban yang ada dan bisa digunakan. Pada pekerjaan pelat alternatif yang terpilih adalah alternatif 2 yaitu dengan menggunakan precast, sedangkan pada pekerjaan balok alternatif yang terpilih adalah alternatif 1 yaitu dengan cara menaikkan mutu beton menjadi f’c 40. Penghematan yang diperoleh pada pekerjaan pelat sebesar Rp 1.796.902.644 (6,38%) dari desain awal, sedangkan pada pekerjaan balok penghematan yang diperoleh sebesar Rp 787.393.614 (3,78%) dari desain awal. ================================================================================== High population growth in Surabaya making the need for proper residence are also increasing. Limited land in the city center of Surabaya making vertical residential becomes good option to build. It is the reason for the construction of Apartment Grand Sungkono Lagoon Tower Venetian to meet those needs. With a construction cost of Rp 410 250 000 000 with the total area 55144.49 m2, and construction costs / m2 is Rp 7439546 / m2. By comparing the cost / m2 of building with the same function, which is Apartment Tamansari Papilio Surabaya with the construction cost / m2 is Rp 5,617,428.68 / m2, make Apartment Grand Sungkono Venetian Lagoon Tower has the potential to make it construction cost more efficient value engineering. Value engineering is a technique in management to get the item with the best function but as cheap as possible. Data analysis method in this study were divided into four phases, the information stage, the creative stage, the analysis stage, and the recommendation stage. Phase information have purpose to determine high-cost items of work to do value engineering. Creative phase have purpose to explore and find alternatives replacement as much as possible from high-cost work items. Phase analysis consists of structural analysis, advantage and disadvantage analysis, cost analysis, and analysis of alternative selection using AHP. At recommendations stage, the best alternative will be choosen and the amount of saving is known. The results obtained from this study is the high cost of work item are slab and beams, replacement alternative is to increase the quality of concrete into f'c 40 (alternative 1) and by using precast (alternative 2), after analyzing the structure, both alternatives able to hold the load that exists and could be used. In the slab work the alternative chosen is the second alternative is by using precast, while the alternative chosen in beam work is the first alternative which is by raising the quality of concrete into f'c 40, the savings gained on the slab work is Rp 1.796.902.644 (6,38%) from the initial design, while on the beam work the savings gained is Rp 787.393.614 (3,78%) from the initial design.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Value Engineering; Alternatif; Penghematan; Apartemen; Surabaya; Alternative; savings; Apartmen
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T56.8 Project Management
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: ARDIAN VIDIANTO AMIDARMO
Date Deposited: 29 Mar 2017 05:13
Last Modified: 29 Mar 2017 05:13
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/2544

Actions (login required)

View Item View Item