Layanan Lumpur Tinja Terjadwal Di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang

Azizah, Cahyani Ainin (2017) Layanan Lumpur Tinja Terjadwal Di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
3314202809-Master_Theses.pdf - Published Version

Download (6MB) | Preview

Abstract

Kecamatan Lowokwaru berada di wilayah utara Kota Malang, Provinsi Jawa Timur, luas wilayahnya 22,6 km2 dengan jumlah penduduk pada tahun 2013 adalah 214.087 jiwa. dipilihnya Kecamatan Lowokwaru karena kepadatan penduduknya tertinggi. Kondisi eksisting IPLT Supit Urang Kota Malang dengan kapasitas terpasang sebesar 50 m3/hari sedangkan kapasitas terpakainya adalah 18,8 m3/hari, IPLT Supit Urang saat ini mengalami Idle Capacity sebesar 60-70%, permasalahan intern dari UPT PSAL-DKP (Pengolahan sampah dan Air Limbah Dinas Kebersihan dan Pertamanan) selain kendala teknis, minimnya SDM untuk pengelolaan IPLT Supit Urang dan permasalahan terbesar lainnya adalah kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan lingkungannya, sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sarana pendukung Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT) yaitu kecukupan kapasitas pengolahan di IPLT Supit Urang, keadaan sosial masyarakat dan kesiapan pemerintah untuk melaksanakan LLTT. Penelitian ini memerlukan data primer dari hasil observasi, wawancara dengan pihak terkait, kuesioner kepada 100 responden dan FGD, serta data sekunder diperoleh dari instansi terkait. Metode yang digunakan dalam analisis aspek teknis adalah dengan menghitung kebutuhan sarana pengangkutan, periode pengurasan berdasarkan banyaknya potensi pelanggan LLTT, untuk analisis aspek kelembagaan dengan melakukan perhitungan analisa beban kerja dan mengetahui persiapan pelaksanaan LLTT. Analisa sosial dengan melakukan FGD dan kuisioner untuk mengukur tingkat kemauan dan kemampuan masyarakat dalam melaksanakan LLTT. Analisis aspek teknis yaitu LLTT dapat dilaksanakan di Kecamatan Lowokwaru ditinjau dari persiapan hingga kecukupan Pelayanan sebesar 30 m3/hari dalam periode ulang 4 tahun,dengan 20 ritasi/hari memerlukan 5 truk, aspek kelembagaan DKP Kota Malang sebagai regulator belum siap untuk melaksanakan LLTT sedangkan dan PDAM Kota Malang sebagai operator sudah mempersiapkan program kerja untuk pelaksanaan LLTT, aspek sosial berdasarkan hasil FGD bahwa 100% warga yang mengikuti FGD mau melaksankan LLTT dan tingkat kemampuan pembayaran retribusi sebesar Rp5.000-10.000 per bulan.sehingga dapat disimpulkan bahwa pengolahan air limbah domestik di IPLT belum optimal, untuk mengatasi beberapa permasalahan tersebut perlu dilakukan analisis SWOT untuk menentukan prioritas strategi yaitu DKP membuat SOP untuk mempermudah pelaksanaan pengolahan lumpur tinja di IPLT, dibentuk tim khusus untuk percepatan program pelaksanaan LLTT, adanya pengendalian prioritas program dari Pemerintah, dan melaksanakan sosialisasi terjadwal Program LLTT dan melibatkan organisasi yang ada di Masyarakat. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu berdasarkan aspek teknis dan aspek kelembagaan program LLTT tidak dapat segera dilaksanakan, sedangkan berdasarkan aspek sosial Pelaksanaan program LLTT dapat segera dilaksanakan. ================================================================================================================== Lowokwaru district is located in the northern region of Malang city, East Java which has 22,6 km2 total area. In 2013, the population of this district reaches up to 214.087 inhabitants, Lowokwaru has high population density. The existing condition of Supit Urang’s Faecal Sludge Treatment Instalation ( IPLT) recently, shows that the installed IPLT has 50 m3 /a day capacity, while the utilized capacity is 18,8 m3/a day. At the moment, 60-70 % of Supit Urang’s IPLT are in idle capacity due to internal problems occurred in UPT PSAL-DKP (waste and wastewater management section of cleanliness and landscaping department). Besides its technical problems, the minimum cost management provided by regional government, and the minimum human resources to manage Supit Urang’s IPLT. The other greatest problem is the lack of people’s awareness to live in a clean and healthy lifestyle. The aim of the research is to know supporting infrastructure of Scheduled Fecal-Sludge Service (LLTT) namely adequacy of processing capacity in the Supit Urang’s IPLT, social communities and Government readiness to implement LLTT This research needs primary data taken from observation result by carrying out interview with related parties, distributing questionnaire for 100 respondents and conducting Focus Group Discussion (FGD), while secondary data was taken from related institutions. Method used in this research is technical aspect with measure the need of transport infrastructure, drain period based on potential customer of LLTT, Institutional aspects with measure the work load and preparation for the implementation of LLTT, and social aspect with conducting FGD and questionnaire measure willing to participate and ability to pay for the LLTT cost. Technical Aspect Analysis, that was LLTT in Lowokwaru district which could be conducted based on its preparation, thus it could be adequately serviced to 30 m3/ a day in 4 years period with rotation circulation need 10 rotation/a day which needs 5 truck. Institutional aspects of the UPT PSAL-DKP Malang City as regulators is not yet ready to implement LLTT, social aspect of the FGD results based on that 100% of the people who follow the FGD are ready to pay for 5000 – 10.000 rupiahs retribution, to overcome some of these problems have to do SWOT analysis to determine the priorities of the strategy, namely the the UPT PSAL-DKP setting standart operational system to implementation of processing fecal sludge in IPLT, special team was formed for the acceleration program for the implementation of LLTT, control priority program of the Government, and carrying out socialization Programs scheduled LLTT and involve organizations that exist in the community. Conclusions research are based on technical aspect and institutional aspects of LLTT program implementation is still not yet, and social aspects of LLTT program can be implemented immediately

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Aspek, IPLT Supit Urang, LLTT, Kecamatan Lowokwaru
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD646 Sewage--Purification
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Environment Engineering > (S2) Master Theses
Depositing User: - CAHYANI AININ AZIZAH
Date Deposited: 03 Apr 2017 04:43
Last Modified: 03 Apr 2017 04:43
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/2558

Actions (login required)

View Item View Item