STUDI KERENTANAN KOROSI BAJA AISI 304L AKIBAT PENGARUH DARI PENGEROLAN DINGIN DAN PENGELASAN GTAW DENGAN MENGGUNAKAN POTENSIOSTAT

NIKO, ARIANTO (2017) STUDI KERENTANAN KOROSI BAJA AISI 304L AKIBAT PENGARUH DARI PENGEROLAN DINGIN DAN PENGELASAN GTAW DENGAN MENGGUNAKAN POTENSIOSTAT. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 2114105027-Undergraduate_Theses.pdf]
Preview
Text
2114105027-Undergraduate_Theses.pdf - Published Version

Download (5MB) | Preview

Abstract

Korosi merupakan peristiwa kerusakan material akibat bereaksi secara kimia dengan lingkungan. Stainless steel (baja tahan karat) merupakan baja yang banyak digunakan dalam pada dunia industri, contoh Austenitic Stainless steel tipe 304 L. Permasalahan yang masih timbul pada Stainless steel 304 L adalah korosi pada batas butir (intergranular corrosion). Proses sensitisasi terjadi saat baja dipanaskan pada temperatur 480 - 6800C mengakibatkan terbentuknya presipitasi karbida krom. Sensitisasi dari austenitic stainless steel dapat terjadi pada waktu proses pengelasan yang dapat menyebabkan kerusakan pada lasan. Pengerjaan dingin (cold working) pada logam merupakan proses deformasi yang dilakukan pada temperatur di bawah temperatur rekristalisasi. Akibat pengerjaan dingin suatu baja akan mengalami deformasi.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh variasi Pengerolan dan pengelasan GTAW dilakukan untuk mengetahui hasil mikrostruktur, dengan harapan setelah dilakukan proses cold roll laju korosi pada baja AISI 304L yang dilakukan pengelasan bisa menurun. Pengerolan yang dilakukan dengan proses cold working (pengerjaan dingin) dengan variasi reduksi benda kerja yaitu 20%, 40%, dan 60%. Pengelasan yang dilakukan dengan variasi arus 50, 65, dan 80 dengan waktu pengelasan 5 dan 10 detik. Uji laju korosi menggunakan potensiostat dengan bantuan software NOVA 1.8 yaitu untuk mendapatkan data kerapatan arus (Icorr) dan potensial (Ecorr).
Dari penelitian didapatkan hasil bahwa semakin lama waktu dan semakin besar heat input pengelasan maka HAZ yang terbentuk akan semakin lebar, sehingga terjadi weld decay di sekitar daerah tersebut. Struktur mikro kombinasi dari proses pengerolan dan pengelasan terbentuk equiaxial dengan butiran yang lebih besar dan terbentuk twin-boundary yang dapat mempengaruhi ketahanan korosi pada batas butir.

Kata kunci : Cold working, las GTAW, laju korosi, baja AISI 304L
==================================================================================================================
Corrosion is an event of material damage due to chemicallay react with the environment. Stainless steel is widely used in the industrial world, an example austenitic stainless steel 304L. Problems still arise in 304L stainless steel is corrosion at the grain boundaries (intergranular corrosion). Sensitization process occurs when the steel is heated at a temperature of 480 – 6800C resulted in the formation of chromium carbide percipitation. Sensitization of austenitic stainless steel can occur time of welding process that can cause damage to the welds. Cold working on a metal deformation processes conducted at temperatures below the recrystallization temperature. As a result of cold working a steel will deform.
The study was conducted to determine the effect of variation rolling and GTAW welding is performed to determine the result of microstructure, in the hope after the process of cold roll rate of corrosion of steel AISI 304L that welding can be decreased. Rolling is done through cold working with variation in the workpiece reduction of 20%, 40%, and 60%. Welding is performed by current variation of 50, 65, and 80 with the welding time 5 and 10 seconds. Test the corrosion rate using a potensiostat with the help of software Nova 1.8, namely to get the data current density (Icorr) and potential (Ecorr).
The research showed that the more timr and greater heat input welding, the HAZ formed will increasingly wide, resulting in weld decay around the area. The microstructure combination of rolling and welding process is formed equaxial with grain bigger and formed twin-boundary which could affect corrosion resistance at the grain boundaries.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Cold working, las GTAW, laju korosi, baja AISI 304L
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA418.74 Corrosion and anti-corrosives
T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Mechanical Engineering > 21201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: NIKO ARIANTO
Date Deposited: 24 Jan 2017 04:16
Last Modified: 06 Mar 2019 02:43
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/2881

Actions (login required)

View Item View Item