Studi Eksperimental Pengaruh Temperatur Pemanasan Bahan Bakar Biodieselpalm Oil (B100) Terhadap Unjuk Kerja Mesin Diesel Sistem Injeksi Langsung Diamond Tipe Di800

Priyanto, Dimas (2017) Studi Eksperimental Pengaruh Temperatur Pemanasan Bahan Bakar Biodieselpalm Oil (B100) Terhadap Unjuk Kerja Mesin Diesel Sistem Injeksi Langsung Diamond Tipe Di800. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
2114105013-Undergraduate-Theses.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Biodiesel sebagai bahan bakar renewable pengganti bahan bakar fosil memiliki properties berupa viskositas, densitas dan tegangan permukaan yang lebih tinggi dibandingkan solar. Karakteristik ini membuat proses atomisasi menjadi kurang baik yaitu berupa proses pemecahan butiran bahan bakar dan evaporasi yang lebih lambat. Proses pemanasan bahan bakar merupakan salah satu cara untuk menurunkan ketiga properties tersebut. Akan tetapi jika temperatur pemanasannya terlalu tinggi maka hal tersebut dapat membuat kemampuan pelumasan bahan bakar turun dan mempengaruhi jumlah massa bahan bakar yang mengalir. Berdasarkan hal tersebut perlu dilakukan pengujian untuk memperoleh temperatur pemanasan yang sesuai untuk biodiesel yang diaplikasikan pada mesin diesel injeksi langsung. Penelitian ini dimulai dengan melakukan pengujian pengaruh temperatur pemanasan terhadap nilai properties biodiesel berupa viskositas, densitas, dan tegangan permukaan serta karakteristik semprotan dari bahan bakar biodiesel B100. Selanjutnya dilakukan pengujian unjuk kerja mesin dengan penambahan sistem pemanas bahan bakar menggunakan elemen pemanas yang diatur oleh thermocontrol. Pengujian dilakukan secara eksperimental dengan menvariasikan temperatur pemanasan biodiesel dari palm oil (B100) mulai dari suhu 27 0C (tanpa pemanasan), 40 0C, 55 0C, dan 70 0C. Alat pemanas biodiesel tersebut dipasang diantara filter bahan bakar dan pompa tekanan tinggi. Pengujian dilakukan pada mesin yang dioperasikan pada putaran konstan 2000 rpm dengan pembebanan bervariasi dari 500 watt sampai dengan 4000 watt dengan interval 500 watt. Parameter yang diukur adalah tegangan dan arus listrik, waktu konsumsi bahan bakar, serta suhu operasional yakni suhu mesin, air pendingin, oli mesin, dan gas buang. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah perubahan temperatur biodiesel dapat memperbaiki karakteristik semprotan bahan bakar berupa panjang penetrasi semprotan yang semakin pendek dan sudut yang lebih besar. Hasil pengujian properties dengan variasi temperatur biodiesel 27 0C, 40 0C, 55 0C, dan 70 0C menunjukkan penurunan nilai viskositas, densitas, dan tegangan permukaan dari biodiesel tersebut. Kenaikan Temperatur biodiesel memberikan pengaruh terbesar pada perubahan nilai Sfc dan efisiensi termal mesin diesel sedangkan untuk nilai daya, torsi dan bmep pengaruhnya tidak signifikan. Dimana nilai Sfc mengalami penurunan sebesar 14,8% yang dicapai pada temperatur pemanasan 55 0C dengan pembebanan 87,5% dan putaran konstan 2000 rpm jika dibandingkan dengan biodiesel standar 27 0C. Sedangkan nilai effesiensi thermal mengalami kenaikan sebesar 17,36% yang dicapai pada temperatur pemanasan 55 0C dengan pembebanan 87,5% dan putaran konstan 2000 rpm jika dibandingkan dengan temperatur biodiesel standar 27 0C. Sehingga Temperatur bahan bakar yang ideal untuk mesin diesel diamond tipe Di800 1 silinder direct injection putaran konstan 2000 rpm yang mengunakan biodiesel adalah 55 0C. ================================================================= Biodiesel as renewable fuel substitute for fossil fuel has properties in the form of viscosity, surface tension and density higher than solar. These characteristics make the process atomisasi is becoming less good i.e. solving process fuel granules and a slower evaporating. The process of heating fuel is one way to lose a third of these properties. However, if the temperature of the heat too high then it can make fuel lubrication ability down and affect the amount of fuel mass flow. Based on this testing needs to be done to obtain the corresponding warming temperatures for biodiesel which applicated in direct injection diesel engine. This study begins by performing the testing temperature warming influence of properties of biodiesel in the form of viscosity, surface tension and density, as well as the spray characteristics of B100 biodiesel fuel. Next do the testing engine performance with the addition of fuel heating system using heating elements regulated by thermocontrol. Testing was performed experimentally with the variation of temperature warming of palm oil biodiesel (B100) ranging from temperature 27 ᴼC (without warming), 40 ᴼC, 55ᴼC, and 70 ᴼC. The biodiesel heating devices are installed between the fuel filter and high pressure pumps. Testing is done on a machine that is operated on a constant round of 2000 rpm with a load varying from 500 watt up to 4000 watt with intervals of 500 Watts. The parameters to be measured are the voltage and electric current, time, fuel consumption and engine temperatures i.e., operational temperature, water coolant, engine oil, and exhaust gas. The results obtained from this research are a biodiesel can improve temperature change characteristics of fuel spray in the form of a spray penetration length the shorter and larger angles. The test results with the variation of temperature properties of biodiesel 27 ᴼC, 40ᴼC, 55ᴼC, and 70 ᴼC shows a decline in the value of viscosity, density, and surface tension of the biodiesel. The increase in the temperature of the biodiesel give greatest influence on changes in the value of the Sfc and the thermal efficiency of a diesel engine for torque and power values, bmep influence was insignificant.Where the value of the Sfc decreased by 14,8% achieved on the temperature of the warming 55 ᴼC with the imposition of 87.5% and a constant round of 2000 rpm when compared to the standard biodiesel 27 ᴼC. While the value of the effesiensi thermal rising of 17,36% accomplished warming in temperatures 55 ᴼC with the imposition of 87.5% and a constant round of 2000 rpm when compared to the standard biodiesel 27 ᴼC temperature. So that the temperature of an ideal fuel for diesel engine cylinder diamond Di800 type direct-injection round constant 2000 rpm using biodiesel is 55 ᴼC.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Biodiesel; Pemanasan bahan bakar; karakteristik semprotan; properties biodiesel; unjuk kerja mesin; fuel; Warming the spray characteristics; the performance of the machine
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery > TJ799 Diesel motor--Electronic control.
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Mechanical Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: - DIMAS PRIYANTO
Date Deposited: 06 Apr 2017 04:25
Last Modified: 22 Dec 2017 02:04
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/2895

Actions (login required)

View Item View Item