Pemanfaatan Penggunaan Fly Ash dan Bottom Ash Sebagai Pozzolan Pada Binder Geopolimer

Kurniasari, Paramita Tri (2017) Pemanfaatan Penggunaan Fly Ash dan Bottom Ash Sebagai Pozzolan Pada Binder Geopolimer. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
3115040616-Undergraduate-Theses.pdf - Published Version

Download (6MB) | Preview

Abstract

Batubara merupakan sumber energy yang menjadi bahan bakar utama pengadaan sumber energy listrik nasional. Produksi batubara yang terus menerus ini berdampak pada banyaknya limbah pembakaran batubara yang dihasilkan berupa fly ash dan bottom ash yang dapat mencemari lingkungan apabila ditimbun dalam tanah. Untuk itu maka diperlukan upaya pemanfaatan limbah pembakaran batubara menjadi produk ramah lingkungan yang berdaya guna. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil pengolahan limbah batubara yang berupa fly ash dan bottom ash menjadi beton geopolimer dapat diaplikasikan dalam masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dilakukan pada mix design beton geopolimer yang dibuat dengan dimensi diameter 2,5 cm x tinggi 5 cm dari tiga komposisi campuran fly ash dan bottom ash yaitu 100% fly ash, 100% bottom ash, serta 50% fly ash + 50% bottom ash dengan masing-masing komposisi campuran akan diuji menurut setting time, UPV, porosity, permeability, serta kuat tekannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi campuran terbaik menurut setting time adalah fly ash 12 M dengan perbandingan 1,5 yaitu 22,5 menit. Komposisi campuran terbaik menurut UPV dengan pengujian yang dilakukan pada umur 3, 28 dan 56 hari kualitas binder meragukan dikarenakan hasil UPV menunjukkan angka <3000. Komposisi campuran terbaik menurut porosity adalah bottom ash 12 M perbandingan 1,5 umur 28 hari dengan nilai rata-rata mencapai 53,22%. Komposisi campuran terbaik menurut permeability terjadi pada semua komposisi campuran pada umur 56 hari. Sedangkan komposisi campuran terbaik menurut daya kuat tekan adalah komposisi BF12-1,5 mencapai 49,71 MPa dengan umur 56 hari sedangkan komposisi terendah terjadi pada BA12-1,5 umur 3 hari dengan nilai 0,07 MPa. Dari penelitian ini maka didapatkan kesimpulan akhir bahwa pemanfaatan limbah batubara menjadi komposisi campuran untuk beton geopolimer cukup baik untuk dikembangkan dan aplikatif di masyarakat. ===================================================================================== Coal is a source of energy that fuels the main national electric energy source procurement. Continuous coal production has an impact on the amount of waste in the form of coal combustion fly ash and bottom ash which can pollute the environment if buried in the ground. For that it is necessary efforts to use coal combustion waste into environmentally friendly products which efficient and useful for society. This research was aimed to determine whether the results in the form of waste treatment of coal fly ash and bottom ash geopolymer concrete can be applied in society. This study is an experimental research conducted on mix design geopolymer concrete made with dimensions of 2,5 cm diameter x height 5 cm of three composition of the mixture between fly ash and bottom ash that are 100% fly ash, 100% bottom ash and combination of 50% fly ash + 50 % bottom ash with each composition of the mixture will be tested according to the setting time, UPV, porosity, permeability, and the compressive strength. The results of this research showed that the best mix design composition according to the setting time is fly ash 12 M with a ratio of 1.5 is 22.5 minutes. UPV best mix design composition according to testing done at the age of 3, 28 and 56 days due to the dubious quality binder UPV results showed <3000. The composition according to the porosity is the best mix of bottom ash 12 M ratio of 1.5 age of 28 days with an average value reached 53.22%. The composition according to the best mix design of permeability occurs in all mixed composition at the age of 56 days. While the composition of the best mix of power according to the compressive strength is 49.71 MPa composition BF12-1,5 reached the age of 56 days, while the lowest occurred composition BA12-1,5 age of 3 days with a value of 0.07 MPa. From this study, it was concluded that the end of the utilization of waste coal into a mix design composition of geopolymer concrete is good enough to be developed and applied in society.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: beton geopolimer; bottom ash; fly ash; kuat tekan; compressive strength; geopolymer concrete
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA418.9 Composite materials
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > (D4) Diploma 4
Depositing User: PARAMITA TRI KURNIASARI
Date Deposited: 30 Mar 2017 02:50
Last Modified: 06 Mar 2019 03:54
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/2952

Actions (login required)

View Item View Item