Analisis Risiko Manajemen Mutu dan Penyusunan Prosedur Pengendalian Mutu Pekerjaan Subkontraktor Pada Proyek Apartemen Gold Coast PIK Jakarta

Indah, Sinta Nur (2017) Analisis Risiko Manajemen Mutu dan Penyusunan Prosedur Pengendalian Mutu Pekerjaan Subkontraktor Pada Proyek Apartemen Gold Coast PIK Jakarta. Undergraduate thesis, Istitut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
3114106005-Undergraduate-theses.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

Pada proyek Apartemen Gold Coast PIK Jakarta kontraktor menyerahkan sebagian pakerjaannya kepada subkontraktor. Pekerjaan galian tanah dan pondasi diberikan kepada subkontraktor. Jika tidak dikelola dengan baik maka sangat memungkinan terjadinya risiko pada pekerjaan yang disubkonkan karena akan mengakibatkan pekerjaan proyek menjadi kurang baik. Penyelesain pekerjaan subkontraktor menekankan pentingnya pengawasan terhadap kemajuan volume pekerjaan, karena hal ini terkait dengan mutu yang dihasilkan oleh pekerjaan subkontraktor. Pada proyek ini kontraktor sangat mengutamakan komunikasi karena berkaitan dengan kemajuan bidang teknologi informasi diperusahaan mereka. Tetapi subkontraktor belum memperhatikan betapa penting komunikasi dalam mendukung kesuksesan pelaksanaan konstruksi. Sebagai konsekuensinya kontraktror harus sering melakukan supervisi dan kordinasi kepada subkontraktor, karena kontraktor utama bertanggung jawab penuh kepada owner untuk keseluruhan proyek, termasuk dari kinerja subkontraktor. Pada analisis ini dibagi menjadi dua tahap, analisis pertama dengan tahapan mencari variabel-variabel risiko, menetapkan penilaian probabilitas dan dampak, menetukan level risiko menggunakan matriks probabilitas dan didapatkan variabel risiko tinggi yang berpengaruh pada komunikasi proyek, selanjutnya dengan tahapan mencari variabel-variabel mutu, menetapkan variabel mutu, menetapkan skor kriteria penilaian, menentukan skor variabel mutu, menentukan persentase mutu menggunakan skala likert dan didapatkan persentase mutu terendah yang berpengaruh pada sistem komunikasi Dari hasil analisis risiko didapatkan risiko tinggi yaitu minimnya sumber daya alat yang dimiliki perusahaan dalam mengelola informasi dan dari hasil persentase mutu terendah didapatkan klausul pengukuran, analisa dan peningkatan, dengan persentase 21,87% . Selanjutnya menggunakan wawancara kepada pakar didapatkan prosedur untuk sistem manajemen komunikasi, diantaranya Prosedur pengambilan keputusan terhadap penetapan schedule. ================================================================= The Gold Coast PIK Apartment Project Jakarta contractors give some from work to subcontractors. Soil and foundation excavation work are given to subcontractors. If not managed properly, it is possible that risk may appear on work. Completion of the subcontractor's work emphasizes the importance of monitoring the progress of the volume of work, because it is associated with the quality of the work produced by subcontractors. In this project contractors are likely to emphasize communication as it relates to progress in the field of information technology in their company. However, subcontractors do not see the important of communication in supporting the successful execution of construction. As a consequence contractor often make supervision and coordination to subcontractors, because the main contractor is fully responsible to the owner for the whole project, including the performance of subcontractors. The analysis will divided into two part. The first part is searching for variables of risk, assign probability assesment and impact, determine the level of risk using matrix’s probability and obtained high risk variable that affects on project’s communication. Furthermore searching for variables of quality, define variable of quality, assign score criteria of assesment, determine a score variable quality, determine the percentage of quality using Likert scale and the lowest percentage obtained that affect the quality of the communication system. The Result of this analysis obtained a high risk with lack of tools resources that is owned by the company in order to managed the information. From the result of lowest quality percentage obtained clause measurement, analysis and improvement with percentage 21.87%. furthermore, using expert interviews obtain procedure for communication management system including decision-making procedure of schedule arrangement.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Manajemen Risiko; Manajemen Mutu; Standar Operasional; Risk Management; Quality Management; Operational Standards
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD61 Risk Management
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: - SINTA NUR INDAH
Date Deposited: 09 Mar 2017 03:34
Last Modified: 06 Mar 2019 06:52
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/3170

Actions (login required)

View Item View Item