PENGARUH OFF SERVICE HIGH PRESSURE HEATER TERHADAP PERUBAHAN MASS FLOW RATE DAN PERFORMA PLTU PAITON UNIT 9 DENGAN SIMULASI TEMPO CYCLE DAN GAMBIT-FLUENT

SULAKSONO, DEA AULIA PUTRI (2017) PENGARUH OFF SERVICE HIGH PRESSURE HEATER TERHADAP PERUBAHAN MASS FLOW RATE DAN PERFORMA PLTU PAITON UNIT 9 DENGAN SIMULASI TEMPO CYCLE DAN GAMBIT-FLUENT. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
2113100066_Undergraduate_theses.pdf - Published Version

Download (5MB) | Preview

Abstract

Pada PLTU Paiton 9 yang terletak di Probolinggo memiliki tiga buah high pressure heater. High pressure heater tersebut berjenis shell and tube heat exchanger. High pressure heater digunakan untuk menaikan efisiensi dari sebuah pembangkit. Pada kondisi nyata high pressure heater sering mengalami kerusakan karena menerima steam yang bertekanan tinggi hasil dari ekstraksi high pressure turbine. Kerusakan tersebut menyebabkan high pressure heater tersebut harus mengalami off service untuk perbaikan. Berdasarkan hal tersebut perlu diadakan lebih lanjut mengenai performa dan mass flow rate akibat dari off service high pressure heater tersebut. Penilitian mengenai pengaruh off service high pressure heater terhadap performa pembangkit dilakukan dengan analisa termodinamika. Dengan menggunakan Piping and Instrumentation Diagram (PID) analisa termodinamika dapat dilakukan dengan bantuan software Tempocycle. Pemodelan PID dilakukan didalam Tempocycle. Sehingga dapat dilakukan pemvariasian sebanyak tiga variasi terhadap off service HPH. Pada Pemodelan turbin uap 2D dilakukan dengan bantun Software Gambit, dengan memiliki ekstraksi turbin seperti pada Heat and Balance Diagram PLTU Paito unit 9. Pada Pemodelan turbin uap 2D dilanjutkana dengan 3 variasi. Dari simulasi perubahan mass flow rate terhadap performa PLTU Paiton unit 9 didapatkan kesimpulan adalah pada kondisi eksisting mass flow rate pada PLTU Paiton 9 dengan kondisi eksisting yaitu, pada masuk high pressure turbine dengan ṁ 577.54 kg/s, lalu pada ekstraksi HPH 1 dengan ṁ sebesar 38.20 kg/s, sedangkan yang menuju HPH 2 sebesar 44.24 kg/s, lalu yang menuju reheater sebesar 495.19 kg/s. ṁ yang menuju HPH 3 sebesar 24.26 kg/s, sedangkan yang menuju deaerator sebesar 27.23 kg/s, sehingga yang menuju LPT sebesar 443.7 kg/s. Pada kondisi HPH 1 off service yaitu, pada masuk high pressure turbine dengan ṁ 577.54 kg/s, lalu pada ekstraksi HPH 1 dengan ṁ sebesar 0 kg/s, sedangkan yang menuju HPH 2 sebesar 46.78 kg/s, lalu yang menuju reheater sebesar 530.75 kg/s. ṁ yang menuju HPH 3 sebesar 26 kg/s, sedangkan yang menuju deaerator sebesar 29.19 kg/s, sehingga yang menuju LPT sebesar 475.56 kg/s. Sedangkan pada kondisi HPH 3 off service yaitu, pada masuk high pressure turbine dengan ṁ 577.54 kg/s, lalu pada ekstraksi HPH 1 dengan ṁ sebesar 38.20 kg/s, sedangkan yang menuju HPH 2 sebesar 44.24 kg/s, lalu yang menuju reheater sebesar 495.19 kg/s. ṁ yang menuju HPH 3 sebesar 0 kg/s, sedangkan yang menuju deaerator sebesar 27.24 kg/s, sehingga yang menuju LPT sebesar 467.95 kg/s. Pada kondisi eksisting PLTU Paiton Unit 9 memiliki daya netto sebesar 658.397 MW. Efisiensi PLTU sebesar 43.7%, nilai heat rate sebesar 8,232.407 kJ/kWh dan temperatur boiler feedwater sebesar 276.30oC. Saat kondisi HPH 1 off service PLTU Paiton Unit 9 memiliki daya netto sebesar 694.021 MW. Efisiensi PLTU sebesar 43.4%, nilai heat rate sebesar 8,292.966 kJ/kWh dan temperatur boiler feedwater sebesar 248.69oC. Sedangkan saat kondisi HPH 3 off service PLTU Paiton Unit 9 memiliki daya netto sebesar 682.818 MW. Efisiensi PLTU sebesar 43.5%, nilai heat rate sebesar 8,280.441 kJ/kWh dan temperatur boiler feedwater sebesar 260oC. ======================================================================================================= At Paiton 9 which is located in Probolinggo has three high pressure heater. The high pressure heater used shell and tube heat exchanger type. High pressure heater is used to increase the efficiency of a power plant. In real conditions of high pressure heater often damaged due to receive a high-pressure steam that results from the extraction of high pressure turbine. The damage causes the high pressure heater should undergo off service for repairs. Based on that there should be more about the performance and mass flow rate as a result of high pressure off service the heater. The studies on the influence of high pressure heater off service to the plant performance conducted by thermodynamic analysis. By using the Piping and Instrumentation Diagram (PID) thermodynamic analysis can be done with the help of software Tempocycle. PID modeling done in Tempocycle. So do many as twovariations of the off service concession. In the steam turbine 2D modeling is done with assistance from Software Gambit, by having the extraction turbine as in Heat and Power Plant Balance Diagram Paiton unit 9. And then 2D Modelling steam turbine with two variation. Of simulated changes in mass flow rate on the performance of Paiton unit 9 is the conclusion is the existing condition mass flow rate at Paiton 9 with existing conditions, namely, the incoming high pressure turbine with M 577.54 kg / s, then the extraction HPH 1 to m of 38.20 kg / s, whereas towards HPH 2 of 44.24 kg / s, and then heading reheater amounted to 495.19 kg / s. 3 m to the concession of 24.26 kg / s, while the head deaerator of 27.23 kg / s, so that towards the LPT of 443.7 kg / s. On the condition of HPH 1 off service is, at the entrance of high pressure turbine with M 577.54 kg / s, then the extraction HPH 1 to m at 0 kg / s, whereas towards HPH 2 amounted to 46.78 kg / s, and then heading reheater amounted to 530.75 kg / s. m heading HPH 3 at 26 kg / s, while the head deaerator of 29.19 kg / s, so that towards the LPT of 475.56 kg / s. While the condition of HPH 3 off service is, at the entrance of high pressure turbine with M 577.54 kg / s, then the extraction HPH 1 to m of 38.20 kg / s, whereas towards HPH 2 amounted to 44.24 kg / s, and then heading reheater for 495.19 kg / s. m heading HPH 3 at 0 kg / s, while the head deaerator of 27.24 kg / s, so that towards the LPT of 467.95 kg / s. On the condition of the existing Paiton Unit 9 has a net power of 658 397 MW. The efficiency of power plants amounted to 43.7%, the value of 8,232.407 heat rate kJ / kWh and boiler feedwater temperature of 276.30oC. When conditions HPH 1 off service Paiton Unit 9 has a net power of 694 021 MW. The efficiency of power plants amounted to 43.4%, the value of 8,292.966 heat rate kJ / kWh and boiler feedwater temperature of 248.69oC. Meanwhile, when the condition of HPH 3 off service Paiton Unit 9 has a net power of 682 818 MW. The efficiency of power plants amounted to 43.5%, the value of 8,280.441 heat rate kJ / kWh and boiler feedwater temperature of 260oC.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Off service High Pressure Heater, Performa Pembangkit, Mass Flow Rate, Tempocycle, Fluent
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery > TJ164 Power plants--Design and construction
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Mechanical Engineering > 21201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: DEA AULIA PUTRI SULAKSONO
Date Deposited: 26 Jan 2017 02:43
Last Modified: 08 Mar 2019 03:30
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/3363

Actions (login required)

View Item View Item