Estimasi Risiko Return Saham Perusahaan Subsektor Konstruksi Dan Bangunan Menggunakan Metode Value At Risk Dengan Pendekatan ARMAX-GARCHX

Sudjati, Iio Lionita (2017) Estimasi Risiko Return Saham Perusahaan Subsektor Konstruksi Dan Bangunan Menggunakan Metode Value At Risk Dengan Pendekatan ARMAX-GARCHX. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
1313100027-Undergraduate-Theses.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Saham merupakan salah satu instrumen finansial yang memiliki keuntungan dan risiko. Tahun 2016 pemerintah telah melakukan reformasi kebijakan dalam perpajakan secara simultan. Sektor konstruksi diperkirakan akan merasakan dampak secara langsung dari kebijakan tax amnesty, dimana perusahaan pada sektor tersebut merupakan perusahaan yang paling diuntungkan akibat kebijakan tax amnesty. Saham WSKT.JK, WIKA.JK, ADHI.JK dan PTPP.JK merupakan saham yang memiliki nilai kapitalisasi pasar terbesar di sektor konstruksi serta merupakan perusahaan yang diuntungkan akibat kebijakan tax amnesty. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengestimasi risiko saham adalah VaR. Nilai saham memiliki volatilitas yang tinggi sehingga estimasi nilai VaR dilakukan menggunakan GARCHX. Model GARCHX didapatkan dari proses ARMAX dimana metode GARCHX dibentuk akibat adanya kasus heteroskedastisitas pada varians residual. Pada model I perhitungan VaR dengan window 250, 375 dan 500 diperoleh tingkat risiko investasi saham di PTPP.JK cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan ketiga perusahaan lainnya. Hal ini berarti bahwa saham PTPP.JK merupakan saham yang paling berisiko dibanding-kan dengan ketiga perusahaan konstruksi lainnya. Pada model II diperoleh tingkat risiko tertinggi yang diperoleh investor yaitu saham WIKA.JK, sehingga dengan menggunakan pengaruh variabel eksogen saat (t-1) saham WIKA.JK merupakan saham yang paling berisiko. Diantara ketiga window yang digunakan dalam perhitungan VaR, window dengan panjang interval 500 memberikan hasil VaR yang lebih akurat dibandingkan dengan window 250 dan 375. ======================================================================================= Stock is a financial instrument which has some advantages and risks. In 2016, the government has updated the tax policy simultaneously. The construction sector is predicted to experience the direct impact of the tax amnesty policy, which the companies in that constuction sector get the most benefit due to tax amnesty policy. WSKT.JK, WIKA.JK, ADHI.JK, and PTPP.JK are stocks of the construction companies which have the highest market capitalization in the construction sector, they are also the companies that get benefits due to tax amnesty policy. One of the most common methods that used to estimate the risks of stock is VaR method. Stock’s value has a high volatility, so that the estimated value of VaR is done by using GARCHX. GARCHX’s model is obtained from the process of ARMAX which GARCHX method was formed as a result of heteroskedasticity on its variance of residuals. In the model I VaR with a window 250, 375, and 500 the risk level of PTPP.JK stock’s is higher than three other companies. It means that PTPP.JK stock’s is the most risky. In the model II, the highest risk level is obtained by investors is WIKA.JK stock’s so using exogenous variables at (t-1) WIKA.JK stock’s is the most risky than three other companies. VaR estimation with window 500 has a better accuracy rate than 250 and 375.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: ARMAX; GARCHX; VaR; Risiko; Tax Amnesty
Subjects: H Social Sciences > HA Statistics
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD61 Risk Management
H Social Sciences > HG Finance
Divisions: Faculty of Mathematics and Science > Statistics > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: - IIO LIONITA SUDJATI
Date Deposited: 12 Apr 2017 08:35
Last Modified: 22 Dec 2017 02:52
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/3570

Actions (login required)

View Item View Item