Pengembangan Model Rantai Pasok Industri CPO Untuk Meningkatkan Produktifitas Dan Efisiensi Rantai Pasok Menggunakan Sistem Dinamik (Studi Kasus: Minyak Goreng di PT Tunas Baru Lampung)

Pasha, Donaya (2017) Pengembangan Model Rantai Pasok Industri CPO Untuk Meningkatkan Produktifitas Dan Efisiensi Rantai Pasok Menggunakan Sistem Dinamik (Studi Kasus: Minyak Goreng di PT Tunas Baru Lampung). Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
5214201010-Master-Theses.pdf - Published Version

Download (6MB) | Preview

Abstract

Indonesia merupakan negara produsen dan eksportir kelapa sawit terbesar dunia. Selain peluang ekspor yang semakin terbuka, pasar minyak sawit dan minyak inti sawit di dalam negeri masih cukup besar. Selama ini PT Tunas Baru Lampung memproduksi tandan buah segar dengan rata-rata produktifitas sebesar 8% setara dengan 9 (Ton) tandan buah segar per hektar per tahun, namum dari rata-rata produktifitas tersebut belum memenuhi standar rata-rata produktifitas di Indonesia. Rendahnya produktifitas tandan buah segar diakibatkan tidak meratanya pada proses fraksi panen sehingga tidak memenuhi standar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model rantai pasok minyak goreng untuk meningkatkan produktifitas dan efisiensi menggunakan sistem dinamik pada PT Tunas Baru Lampung. Metode pada penelitian ini terdiri dari tiga tahapan utama. Tahap pertama adalah analisis model sistem. Tahap kedua adalah pembuatan causal loop diagram. Tahap ketiga adalah simulasi model untuk mensimulasikan dan mengetahui kondisi rantai pasok minyak goreng sawit pada PT Tunas Baru Lampung sampai tahun 2026. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data kuantitatif dari data primer yang berasal dari PT Tunas Baru Lampung dari tahun 2007-2016. Penelitian ini menggunakan dua cara validasi yaitu model mean comparison model valid apabila E1  5% dan variance comparison model valid apabila E2  30%. Hasil dari penelitian ini yaitu beberapa sub model luas lahan kelapa sawit, produktifitas TBS, produksi Tandan Buah Segar (TBS), produksi Crude Palm Oil (CPO), produksi minyak goreng, dan model rantai pasok minyak goreng. Dari skenario model yang dilakukan pengembangan model rantai pasok minyak goreng mampu meningkatkan rata-rata total produktivitas lahan sebesar 22.8% (Ha) per tahun, total produktifitas TBS sebesar 28.3% (Ton) per hektar per tahun, total produksi CPO sebesar 28.3% (Ton) per tahun, total produksi minyak goreng sebesar 28.3%, dan menghasilkan peningkatan surplus minyak goreng sebesar 30.3%, serta menghasilkan efisiensi produksi minyak goreng 15.4%. Maka dari hasil peningkatan tersebut perusahaan mampu memenuhi standar rata-rata produktivitas di Indonesia sebesar 12-27 (Ton) TBS per hektar per tahun. ======================================================================================== Indonesia is the country's manufacturers and exporters the world's largest palm oil. In addition to the export opportunities of an increasingly open, the market palm oil and palm kernel oil in the country is still considerable. During this PT Tunas Baru Lampung manufacture Fresh Fruit Bunches (FFB) with average productivity by 8% the equivalent of 9 (tons) of Fresh Fruit Bunches (FFB) per hectare per year, but the average productivity of these meet the standards of the average productivity in Indonesia. The low productivity of fresh fruit bunches caused uneven crop fraction on the process so it does not meet the standards. This research aims to develop models of supply chain cooking oil to increase productivity and efficiency using dynamical systems at PT Tunas Baru Lampung. Method in this study consists of three main stages. The first phase is the analysis of system models. The second stage was the creation of causal loop diagrams. The third stage is a simulation model to simulate and knowing the condition of Palm cooking oil supply chain in PT Tunas Baru Lampung until 2026. The data used in this research is quantitative data from primary data that originates on the PT Tunas Baru Lampung from 2007-2016. This study uses two ways to validate the validation model that is the mean comparison the model is considered valid if E1  5% and variance comparison model is considered valid if the E2  30%. The results of this research, namely a few sub model oil palm land areas, TBS productivity, production of fresh fruit Bunches (FFB), the production of Crude Palm Oil (CPO), the production of cooking oil, and cooking oil supply chain model. From the scenario models model development of cooking oil supply chain was able to increase the average total productivity of land amounting to 22.8% (Ha) per year, the total productivity TBS of 28.3% (Ton) per hectare per year, total production of CPO amounting to 28.3% (Ton) per year, the total production of edible oil amounting to 28.3% (Ton), and result in increased surplus edible oil amounting to 30.3% (Ton),as well as producing cooking oil production efficiency of 15.4% (Ton).The increase results from the company is able to meet the standards of the average productivity in Indonesia amounted to 12-27 (Ton) TBS per hectare per year.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Rantai Pasok; CPO; Sistem Dinamik; Produktifitas dan Efisiensi; Supply chain; dynamic system; productivity and efficiency
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Information Technology > Information System > (S2) Master Theses
Depositing User: DONAYA PASHA
Date Deposited: 12 Apr 2017 07:21
Last Modified: 08 Mar 2019 07:20
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/3863

Actions (login required)

View Item View Item