Analisis Tekno-Ekonomi Terhadap Desain SIstem PLTS pada Bangunan Komersial di Surabaya, Indonesia

Yonata, Kiki (2017) Analisis Tekno-Ekonomi Terhadap Desain SIstem PLTS pada Bangunan Komersial di Surabaya, Indonesia. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
2412100026-Undergraduate_Theses.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

Sistem PLTS merupakan salah satu energi terbarukan yang berpotensi untuk dikembangkan di Indonesia. Salah satu sistem PLTS adalah grid-connected. Pada penelitian ini dilakukan simulasi dan perhitungan ekonomi pada modul jenis polikristal dan monokristal dengan variasi sudut kemiringan sebesar 10o, 15o, dan 20o. Modul yang digunakan berasal dari Jerman, Cina, dan Indonesia. Penelitian ini dilakukan menggunakan perangkat lunak PVSyst dengan menggunakan modul polikristal dan monokristal @250 Wp sebanyak 84 buah dan inverter kapasitas 20 kW. Parameter nilai ekonomi yang digunakan adalah Net Present Value (NPV), Payback Period, Profitability Index, dan Internal Rate of Return (IRR). Dari hasil perhitungan, sistem akan mengalami pengembalian modal investasi setelah berproduksi selama 13 tahun untuk penggunaan modul monokristal dan 14 tahun untuk modul polikristal. Pengaruh kenaikan tingkat suku bunga Bank Indonesia dapat menambah Payback Period, mengurangi nilai NPV, dan memperkecil nilai PI dari investasi. Dengan menggunakan perhitungan sederhana, nilai maksimum suku bunga Bank Indonesia adalah sebesar 7.5% agar investasi 21 kWp masih layak dilakukan. ================================================================================================================== Solar Power Plant system is one of the renewable energy that potential to be developed in Indonesia. One of the system is grid-connected. In this research, simulation and economic calculations on the polycrystalline and monocrystalline modules with the variation of the tilted angle of 10o, 15o and 20o. Modules that used is came from Germany, China, and Indonesia. This research was conducted using the software PVSYST with polycrystalline and monocrystalline modules @250 Wp were 84 pieces and inverter capacity of 20 kW. Parameter economic value that used is Net Present Value (NPV), Payback Period, Profitability Index, and Internal Rate of Return (IRR). From the calculation, the system will return on investment after producing for 13 years with monocrystalline modules and 14 years for polycrystalline modules. Increasing the interest rate of Bank Indonesia can increase amount of Payback Period, decreasing the value of NPV and minimize the PI value of the investment. By using a simple calculation, the maximum value of Bank Indonesia interest rate is 7.5% for an investment 21 kWp so that project still worth doing.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: PLTS, net present value, profitability index, payback period, internal rate of return
Subjects: H Social Sciences > HG Finance
Q Science > Q Science (General)
Q Science > QC Physics
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Physics Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: KIKI KIKI YONATA
Date Deposited: 06 Feb 2017 07:12
Last Modified: 20 Mar 2017 02:07
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/41115

Actions (login required)

View Item View Item