Analisis Risiko Perusahaan Konstruksi Di Surabaya Dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean

Putra, M. Awallutfi Andhika (2017) Analisis Risiko Perusahaan Konstruksi Di Surabaya Dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
3113203010-Master-Thesis.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Di tahun 2015 negara-negara di Asia Tenggara dihadapkan dengan Masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) yang bertujuan untuk mendapatkan perekonomian ASEAN yang stabil, menguntungkan dan berdaya saing tinggi. Penerapan MEA sendiri memungkinkan munculnya risiko yang dapat menjadi peluang maupun ancaman bagi perusahaan. Maka perlu dilakukan identifikasi dan analisa risiko, peluang dan ancaman yang mungkin terjadi sehingga perusahaan dapat memiliki daya saing dan keunggulan pada saat penerapan MEA. Identifikasi risiko dimulai dari studi literature untuk mengetahui variabel yang terkait dengan pasar bebas dan konstruksi internasional, kemudian dilakukan survey pendahuluan kepada beberapa responden terpilih untuk mengetahui variabel-variabel yang relevan dan mengelompokan antara peluang dan ancaman. Langkah selanjutnya adalah survey utama untuk mengetahui tingkat risiko yang akan terjadi pada kontraktor dan hasilnya di analisa menggunakan metode Double Probability Impact Matrix. Langkah terkahir adalah menentukan respon risiko dengan survey wawancara ke beberapa responden terpilih. Populasi responden yang ditentukan adalah kontraktor berkategori B2 dan B1 di Surabaya. Penelitian ini menghasilkan empat peluang tertinggi yaitu memanfaatkan teknologi konstruksi terbaru dan teknologi informasi; memenuhi kualifikasi nonteknis dalam melakukan penawaran, baik dari kualifikasi manajemen perusahaan, sumber pendanaan hingga kualifikasi personil perusahaan dan memiliki kemampuan negosiasi pra tender maupun pasca tender; memiliki standar kompetensi yang menjamin kualitas pekerja; dan mampu bernegosiasi dalam mengatasi dan mengerti budaya kerja di negara tujuan ekspansi. Sedangkan 4 ancaman tertinggi antara lain bunga pinjaman modal yang cenderung meningkat dan tidak stabil, baik dari sumber dana lokal maupun asing; terkena hambatan tarif dan non tarif yang berlaku di negara tujuan ekspansi; terjadi fluktuasi inflasi dan nilai tukar rupiah terhadap mata uang negara ASEAN; dan belum mengerti tentang aturan dari serikat ketenagakerjaan di negara-negara ASEAN. Peluang tertinggi direspon dengan memanfaatkan (exploit) peluang tersebut sebaikbaiknya sehingga menghasilkan manfaat bagi perusahaan dan ancaman direspon dengan mengurangi (mitigation) besarnya risiko sehingga kerugian terhadap perusahaan berkurang. ================================================================================================================== ASEAN Economic Community (AEC) is a form of economic integration among ASEAN countries in order to gain economic stability, profitable and highly competitive. On the other hand the lack of knowledge of the MEA resulted contractor in Indonesia lost in competition, both from fellow contractors in Indonesia and other countries within ASEAN. Application of MEA itself allows the emergence of risks that can be both opportunities and threats for the company. It is necessary to identify and analyze the risks, opportunities and threats that may occur so that the company can have competitiveness and excellence in the application of MEA. Risk identification starting from literature study to determine which variables are associated with free markets and international construction, then a preliminary survey conducted to several selected respondent to determine a relevant variables and separating between opportunities and threats. The next step is a major survey to determine the level of risk that will occur at the contractor and the results will be analyze using Double Probability Impact Matrix. The last step is to determine the risk response with interview to some selected respondents. This research resulted in four highest opportunity such as capable of utilizing latest construction and information technology, qualified non-technical in the offering, both qualification on management of the company, sources of funding, up to qualified personnel of the company and have the ability to negotiate pre-tender and post-tender, has the competency standards that ensure the quality of workers, able to negotiate to overcome and understand the work culture for expansion in the destinated country. While the 4 highest threats include capital interest of loans are likely to increase and unstable, both local and foreign funding sources, affected by tariff barriers and non-tariff that applied in the destined expansion country, inflation fluctuation of rupiah exchange rate occurred against other ASEAN currencies, and have not understand about the rules of union labor in the ASEAN countries. Oportunities responded by exploiting these opportunities to the fullest and generate benefits for the company, and the threat responded by reducing (mitigate) the magnitude of the risk, so that the company's losses can be reduced.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Risiko, Peluang, Ancaman, Konstruksi, ASEAN
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA645 Structural analysis (Engineering)
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > 22101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Users 13 not found.
Date Deposited: 16 May 2017 04:51
Last Modified: 28 Dec 2017 08:29
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/41284

Actions (login required)

View Item View Item