Analisis Perbandingan Antar Moda Pengiriman Kendaraan: Studi Kasus Jakarta – Surabaya

Wicaksana, Satya Adi (2017) Analisis Perbandingan Antar Moda Pengiriman Kendaraan: Studi Kasus Jakarta – Surabaya. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
4412100001-Undergraduate-Thesis.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Pertumbuhan jumlah kendaraan penumpang di Jawa Timur dari tahun 2009 sampai 2012 terus mengalami kenaikan. Oleh karena itu pengiriman kendaraan ke Provinsi Jawa Timur mulai dilakukan melalui Terminal Mirah pada tahun 2014. Pengiriman dari tahun 2014 sampai 2016 terus mengalami kenaikan. Pada tahun 2014 jumlah kendaraan yang dikirim sejumlah 10.314 unit/tahun, pada tahun 2016 meningkat menjadi 23.345 unit/tahun. Pengiriman kendaraan saat ini dilakukan dengan menggunakan kapal Ro-Ro dari Terminal Kendaraan Jakarta menuju Terminal Mirah Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan antara moda-moda lain yang mampu melayani pengiriman kendaraan. Moda yang digunakan sebagai alternatif adalah kapal peti kemas, kereta api, dan car carrier trailer. Perbandingan antar moda-moda tersebut dilakukan dengan metode komparasi, yaitu membandingkan salah satu variabel yang dimiliki oleh alternatif-alternatif moda tersebut. Variable yang dibandingkan adalah unit cost dari masing-masing alternatif moda. Dari perbandingan tersebut didapatkan bahwa moda kapal Ro-Ro merupakan moda dengan unit cost paling rendah yaitu Rp 1.628.168/unit kendaraan. Selanjutnya dilakukan analisis sensitivitas untuk jumlah muatan/tahun. Moda car carrier trailer merupakan moda dengan unit cost terendah ketika muatan <5.000 unit/tahun, untuk muatan 5.000<x<49.000 unit/tahun moda kapal Ro-Ro merupakan moda dengan unit cost paling rendah, dan untuk muatan >49.000 unit/tahun moda kapal peti kemas merupakan moda dengan unit cost terendah. Kapal Ro-Ro menjadi moda dengan unit cost paling rendah untuk semua asal dan tujuan untuk sensitivitas jarak ================================================================================================================== The number of passenger vehicles in East Java from 2009 to 2012 continued to rise. Therefore, the delivery vehicle to East Java Province through Terminal Mirah began in 2014. Delivery from 2014 until 2016 continued to rise. In 2014 the number of vehicles delivered are 10.314 units / year, in 2016 increased to 23.345 units / year. Delivery vehicles currently did using Ro-Ro vessels from Terminal Kendaraan Jakarta to Terminal Mirah Surabaya. The purpose of this study is to compare between other modes which able to serve vehicles delivery. Moda which used as an alternative are container ships, trains, and car carrier trailer. Comparison between modes is done by the method of comparison, comparing one variable is owned by alternatives modes. Comparasion variable is the unit cost of each alternative modes. From this comparison showed that the Ro-Ro ship mode is the mode with the lowest unit cost of Rp 1.628.168 / vehicles. Then performed a sensitivity analysis on the number of vehicle / year. Car carrier trailer moda unit cost is lowest when the cargo are <5.000 units / year, for a vehicles of 5.000 <x <49.000 units / year modes of Ro-Ro vessel is a moda with the lowest unit cost, and to vehicles> 49.000 units / year moda container ships is the mode with the lowest unit cost. Ro-Ro vessel into the mode with the lowest unit cost for all origins and destinations for sensitivity analisys.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSTrL 387.544 Wic a
Uncontrolled Keywords: Kendaraan MPV, Kapal Ro-Ro, Kapal Peti Kemas, Truk, Kereta Api, Unit Cost, Analisis Sensitivitas.
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Faculty of Marine Technology > Marine Transportation > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Mrs Ansi Aflacha
Date Deposited: 24 May 2017 02:49
Last Modified: 28 Dec 2017 08:07
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/41361

Actions (login required)

View Item View Item