Analisis Hambatan Kapal Selam Mini Menggunakan Pengujian pada Wind Tunnel yang Tervalidasi dengan Computational Fluid Dynamics

Wardana, Rinaldi Eka (2015) Analisis Hambatan Kapal Selam Mini Menggunakan Pengujian pada Wind Tunnel yang Tervalidasi dengan Computational Fluid Dynamics. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
4110100022-Undergraduate-Theses.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

Dalam proses perancangan kapal selam mini sangat diperhatikan masalah hambatan yang terjadi. Dengan hambatan yang minimal maka tenaga pendorong yang dibutuhkan menjadi lebih kecil. Sehingga tenaga motor yang digunakan akan lebih ekonomis dalam segi harga. Dalam perhitungan hambatan dapat dilakukan dengan eksperimen wind tunnel dan simulasi CFD. Wind tunnel yang digunakan bertipe open circuit tunnel (subsonic wind tunnel) dengan skala 1:12. Variasi yang digunakan ada 2 yaitu kapal selam mini barehull dan kapal selam mini dengan fin. Terdapat 5 variasi kecepatan yang digunakan dalam penelitian tugas akhir yaitu 15.43 m/s; 18.01 m/s; 20.57 m/s; 23.14 m/s; 25.72 m/s. Pengambilan hasil dari eksperimen dan simulasi merupakan hambatan total kapal selam mini. Dari hambatan total nanti akan dicari harga Cd kapal selam mini. Penambahan fin tidak memiliki pengaruh terhadap terhadap harga Cd yaitu sebesar 3.703%. Harga hambatan kapal selam mini dengan fin ukuran 6 m menggunakan wind tunnel pada kecepatan terendah 15.433 (m/s) adalah 78.414 KN sedangkan pada kecepatan tertinggi 25.722 (m/s) adalah 227.402 KN. Harga hambatan kapal selam mini barehull ukuran 6 m menggunakan wind tunnel pada kecepatan terendah 15.433 (m/s) adalah 76.502 KN sedangkan pada kecepatan tertinggi 25.722 (m/s) adalah 222.928 KN. Berdasarkan hasil perhitungan mean absolute percentage error (MAPE) pengujian wind tunnel dan simulasi CFD pada kapal selam I sebesar 5.207% dan kapal selam II sebesar 5,611%. ================================================================================== In the process of designing the mini-submarines are concerned on resistance problem that occurs in the mini-submarine. With minimal resistance required the driving force becomes smaller. So that the motor power is used will be more economical in terms of price. In the calculation of the resistance can be done with experimental wind tunnel and CFD simulations. Wind tunnel used open-circuit type tunnel (subsonic wind tunnel) with a 1:12 scale. Variations are used there are 2 mini-submarines barehull and mini-submarines with fin. There are five variations of the speeds used that is 15.43 m/s; 18.01 m/s; 20.57 m/s; 23.14 m/s; 25.72 m/s. The results of experiments and simulations are a total resistance minisubmarine. Of the total resistance will be sought value Cd of mini-submarine. The addition fin has effect on the Cd that is equal to 3.703%. Resistance mini-submarine with fin size of 6 m using a wind tunnel at the lowest speed 15.433 (m / s) is 78.414 kN, while the highest speed 25.722 (m / s) is 227.402 kN. Resistance mini submarine barehull size of 6 m using a wind tunnel at the lowest speed 15.433 (m / s) is 76.502 kN, while the highest speed 25.722 (m / s) is 222.928 kN. Based on the results of wind tunnel testing and CFD simulations show the mean absolute percentage error results for mini submarine I 5.207% and mini submarine II 5.611%

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSPe 623.825 7 War a
Uncontrolled Keywords: mini-submarine; wind tunnel; fin; kapal selam mini
Subjects: V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering
Divisions: Faculty of Marine Technology > Naval Architecture > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Mrs Anis Wulandari
Date Deposited: 12 Jun 2017 02:03
Last Modified: 12 Jun 2017 02:11
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/41579

Actions (login required)

View Item View Item