Estimasi Parameter Model Linier Hierarki Dengan Pendekatan Generalized Least Square (Studi Kasus : Lingkar Perut pada Data Riskesdas dan Susenas Tahun 2013)

Laili, Masnatul (2016) Estimasi Parameter Model Linier Hierarki Dengan Pendekatan Generalized Least Square (Studi Kasus : Lingkar Perut pada Data Riskesdas dan Susenas Tahun 2013). Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
1314201038_Master-Thesis.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview

Abstract

Hirarchical Linear Models (HLM) adalah salah satu analisis statistika multilevel yang merupakan pengembangan dari analisis regresi linier pada data tunggal, dimana data berstruktur hirarki atau data berjenjang. Variabel dependen diukur pada level-1 atau di tingkat terendah saja, sedangkan variabel independen diukur pada level-1 dan level yang lebih tinggi. Penelitian ini menggunakan data Riskesdas dan Susenas tahun 2013 di wilayah Provinsi Jawa Timur. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 54.101 individu di seluruh 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Data tersebut berkaitan mengenai obesitas yang merupakan kondisi ketidaknormalan atau kelebihan akumulasi lemak pada jaringan adiposa. Aktifitas fisik berpengaruh pada obesitas sentral khususnya lingkar perut. Konsumsi buah (X1), konsumsi sayuran (X2) dan pengeluaran pembelian sayuran (Z1)dan buah (Z2) juga diduga berpengaruh pada lingkar perut (Y). Untuk meningkatkan status kesehatan masyarakat, perlu dikaji dengan mendalam faktor yang mempengaruhi lingkar perut, sebagai salah satu indikator obesitas sentral. Analisis pada penelitian ini menggunakan Hierarchical Linear Models untuk mempelajari faktor yang berpengaruh pada obesitas dengan pendekatan estimasi Generalized Least Square (GLS). Hasil untuk estimasi parameter HLM level 1 adalah βˆ  (X'V1X)1X'V1y . Sedangkan untuk level 2 diperoleh ˆ  ( ' 1 )1 ' 1 kj γ ZV Z ZV β . Hasil penerapan studi kasus dengan pendekatan GLS pada pemodelan linier hierarki untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap lingkar perut adalah untuk level 1 (individu) diperoleh hasil tiap masing-masing kabupaten/kota mempunyai variabel signifikan yang berbeda-beda dan terbentuk sebanyak 4 kelompok untuk mempermudah interpretasi. Kelompok satu hanya variabel usia (X1) yang signifikan, kelompok kedua variabel usia (X1) dan konsumsi sayur (X3) signifikan, kelompok ketiga variabel usia (X1) dan konsumsi buah (X2) signifikan dan kelompok terakhir semua variabel (X1, X2 dan X3) signifikan mempengaruhi lingkar Perut (Y). Sedangkan untuk level 2, variabel yang signifikan mempengaruhi lingkar perut adalah variabel usia, dimana variabel usia tersebut dipengaruhi oleh pengeluaran pembelian sayuran (Z1) dan buah-buahan (Z2). ================================================================================================================== Hirarchical Linear Models (HLM) is one of multilevel statistics analysis which is the development of linier regression analysis on singular data, where the data are hierarchy structured or tiered. The dependent variable is measured on level-1 or on the lowest level only, while independent variable is measured on level-1 and on the higher level. This research used data from Riskesdas and Susenas on 2013 in the East Java Province. The amount of the sample used were 54.101 individual on 38 districts/cities in East Java. Those data were connected with the obesity which is an abnormal condition or an excessive accumulation of fats on the adipose tissue. The physical activity influences the central obesity especially on the abdominal circumference. The fruit consumption (X1), vegetable consumption (X2) and the expenditure of vegetable (Z1) and fruit (Z2) purchases are also predicted influences the abdominal circumference (Y) itself. In order to increase the status of people’s health, a study of factors that influence the abdominal circumference is needed, also as one of the central obesity indicator. The analysis on this research used Hierarchical Linear Models to study those factors using the Generalized Least Square (GLS) estimation approach. The result of the parameter estimation HLM level 1 wasβˆ  (X'V1X)1X'V1y , while for level 2 was ˆ  ( ' 1 )1 ' 1 kj γ ZV Z ZV β . The result of the application of the case study using the GLS approach on hierarchical linier model to discover the factors above, for level 1 (individual), the result was each district/city has different significant variable and were formed as many as 4 groups to ease the interpretation. The Group 1 had only the age variable (X1) which was significant, Group 2 had the age (X1) and the vegetable (X3) variable which were significant, Group 3 had the significant age (X1) and fruit consumption (X2), and the last Group had the whole significant variable (X1, X2 dan X3) that influenced the abdominal circumference (Y). While on level 2, the significant variable that influenced the abdominal circumference itself were the age, where that variable was influenced by the expenses of the vegetable (Z1) and fruit (Z2) purchases.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: RTSt 519.54 Lai e
Uncontrolled Keywords: Hierarchical Linear Models, Multilevel, Generalized Least Square, Lingkar Perut
Subjects: Q Science > QA Mathematics > QA184 Algebra, Linear
Divisions: Faculty of Mathematics and Science > Statistics > (S2) Master Theses
Depositing User: Users 13 not found.
Date Deposited: 14 Jun 2017 06:23
Last Modified: 27 Dec 2018 02:21
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/41657

Actions (login required)

View Item View Item