Pemodelan Ketahanan Pangan Provinsi Di Indonesia Berdasarkan Konsumsi Energi Menggunakan Metode Probit Data Panel

Widyandini, Sharfina (2016) Pemodelan Ketahanan Pangan Provinsi Di Indonesia Berdasarkan Konsumsi Energi Menggunakan Metode Probit Data Panel. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
1314201048-Master-Thesis.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Ketahanan pangan merupakan isu sentral dalam pemenuhan kesejahteraan masyarakat karena akan menentukan stabilitas ekonomi, sosial, dan politik di suatu negara. Pemenuhan kebutuhan pangan merupakan tantangan bagi Indonesia sebagai negara kepulauan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan di Indonesia dengan menggunakan data tahun 2010-2014 dari Dewan Ketahanan Pangan, World Food Programme dan Badan Pusat Statistik. Tingkat ketahanan pangan diukur menggunakan persilangan antara indikator pangsa pengeluaran pangan dan kecukupan pangsa energi. Kemudian data ketahanan pangan dianalisis menggunakan regresi probit dimana memiliki variabel dependen yang dikotomus dengan hanya dua nilai yang mungkin, ya atau tidak. Nilai 1 menunjukkan provinsi dengan kecukupan energi yang cukup yang mengindikasikan keadaan tahan pangan sementara 0 mewakili kecukupan energi yang kurang. Estimasi parameter model probit panel random effect dengan metode Maximum Likelihood (MLE) menggunakan pendekatan integral Gauss Hermite. Dari delapan variabel prediktor yang diduga berpengaruh terhadap ketahanan pangan di Indonesia, terdapat tiga variabel prediktor yang berpengaruh secara signifikan antara lain persentase penduduk miskin (X1), persentase rumah tangga tanpa akses listrik (X5) dan angka harapan hidup (X6). Model terbaik diperoleh dengan nilai AIC terkecil pada model lengkap sebesar 50,91 dan ketepatan klasifikasi terbaik sebesar 75,15%. ================================================================================================================== Food security is a central issue in the fulfillment of public welfare because it will determine the stability of the economic, social, and political in a country. Food needs is a challenge for Indonesia as an archipelago. This study aims to determine the occurence possibility of food security and to determine the factors that affected it by using the 2010-2014 data from the Food Security Council, the World Food Programme and Badan Pusat Statistik. Food security levels were measured using the of energy sufficiency (Kcal) indicator and the share of food expenditure share. Then the food security of data is analyzed using probit regression which has a dichotomous dependent variable with only two possible values, yes or no. One (1) indicates the province with food security while zero (0) represents the condition did not have a good food security. Parameter estimation random effect panel probit model with a Maximum Likelihood (MLE) using Gauss Hermite integral approach. Three of eight predictor variables are supposed to influence the food security in Indonesia, there are the percentage of poor (X1), the percentage of households without access to electricity (X5) and life expectancy (X6). The best model is obtained with the smallest AIC value on a complete model of 50.91 and the best classification accuracy is 75.15%.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: RTSt 519.535 Wid p
Uncontrolled Keywords: Ketahanan pangan, regresi probit data panel, maximum likelihood estimation (MLE), random effect.
Subjects: H Social Sciences > HA Statistics
Divisions: Faculty of Mathematics and Science > Statistics > (S2) Master Theses
Depositing User: Users 13 not found.
Date Deposited: 15 Jun 2017 02:51
Last Modified: 27 Dec 2018 08:42
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/41677

Actions (login required)

View Item View Item