Manajemen Rantai Pasok Angkutan Susu Sapi Dan Produk Turunannya Melalui Jalur Transportasi Laut (Studi Kasus : Koperasi Peternakan Sapi Perah Pasuruan)

Junifar, Ade (2015) Manajemen Rantai Pasok Angkutan Susu Sapi Dan Produk Turunannya Melalui Jalur Transportasi Laut (Studi Kasus : Koperasi Peternakan Sapi Perah Pasuruan). Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
4110100069-Undergraduated Thesis.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Melihat potensi maritim yang dimiliki Negara Indonesia, distribusi pangan dapat dikembangkan dengan menggunakan transportasi laut. Salah satu jenis pangan yang banyak dibutuhkan untuk dikonsumsi masyarakat Indonesia adalah susu. Selain karena sehat, susu juga mempunyai banyak produk olahan seperti keju dan yogurt yang juga memiliki kandungan gizi yang penting. Rantai pasok (Supply Chain) merupakan suatu sistem organisasi dalam kegiatan penyaluran barang (Flow of Goods) kepada pelanggan. Supply Chain merupakan jaringan dari berbagai organisasi yang saling berhubungan dan mempunyai tujuan menyelenggarakan penyaluran barang dengan baik.Manajemen Rantai Pasok jalur laut dilakukan pada dua sektor, yaitu sektor hulu (Inbound) yaitu sektor Koperasi susu sampai dengan pebrik pengolah, serta sektor hilir (Outbound) yaitu sektor Pabrik pengolah sampai dengan pasar. Opsi pengiriman dilakukan dengan menggunakan 3 alat angkut, yaitu Reefer Container 20 ft, 40 ft, Reefer Tank Container untuk sektor hulu, dengan opsi pengiriman melalui jasa EMKL dan Perusahaan Pelayaran, dan sektor hilir hanya menggunakan container 20 ft dengan opsi pengiriman yang sama. Dengan menggunakan jalur laut, pihak koperasi memiliki keuntungan yang lebih besar, yaitu dengan memakai opsi Container 40 ft, dengan jasa Perusahaan Pelayaran, sebesar Rp37,729,935,750. Sedangkan pihak pabrik pengolah memiliki keuntungan sebesar Rp55,126,145,058 untuk rute Denpasar dan Rp45,276,327,744 untuk rute Surabaya, dengan memakai jasa Perusahaan Pelayaran. =============================================================================================== Seeing the potential of Indonesian state-owned maritime, food distribution can be developed using sea transport. Types of food that are needed for the people of Indonesia are consumed milk. Besides being healthy, milk also has a lot of processed products such as cheese and yogurt also contains essential nutrients. Supply chain is a system of organization in the activities of the distribution of goods to the customer. Supply Chain is a network of interconnected organizations and has the purpose of organizing the distribution of goods by sea lanes nicely.The Supply Chain conducted in two sectors, namely upstream (Inbound) ie cooperative sector pebrik milk to processors, as well as the downstream sector (Outbound) namely the processing plant to the market. Shipping option is done by using 3 conveyances, namely Reefer Container 20 ft, 40 ft, Reefer Tank Container for the upstream sector, the delivery option through EMKL services and Shipping Company, and the downstream sector uses only 20 ft container with the same delivery option. By using the sea lanes, the cooperative has a greater advantage, namely by using option 40 ft container, the Shipping Company services, amounting Rp37,729,935,750. While the processing plant has the advantage of Rp55,126,145,058 for Denpasar and Rp45,276,327,744 to Surabaya route, with the Shipping Company services.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSPe 658.788 Jun m
Uncontrolled Keywords: Manajemen Rantai Pasok, Reefer Container, Reefer Tank Container, Susu
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T56.8 Project Management
V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering > VM293 Shipping--Indonesia--Safety measures
Divisions: Faculty of Marine Technology > Naval Architecture > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Mr. Tondo Indra Nyata
Date Deposited: 15 Jun 2017 06:47
Last Modified: 15 Jun 2017 06:47
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/41698

Actions (login required)

View Item View Item