Implementasi konsep dry port (studi kasus : Provinsi Jawa Timur)

Maulana, M. Panji (2015) Implementasi konsep dry port (studi kasus : Provinsi Jawa Timur). Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
4107100034-undergraduated_thesis.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

Transpotasi barang di Provinsi Jawa Timur masih menggunakan sistem konvensional yang dimana shipper mengirim muatan langsung menuju pelabuhan laut menggunakan angkutan jalan raya (truk). Seiring dengan terus bertambahnya volume barang, dikhawatirkan akan muncul efek domino dari kejenuhan beban jalan tersebut, yaitu kemacetan, meningkatnya biaya pemeliharaan dan perawatan jalan, serta meningkatkan resiko kecelakaan mengingat tidak adanya jalur khusus pengangkutan barang. Konsekuensi dari semua itu tentunya adalah tingginya biaya transportasi. Tujuan dari penelitian ini adalah memodelkan transportasi barang yang paling efektif di Provinsi Jawa Timur dengan menerapkan konsep dry port. Sehingga nantinya kepadatan ruas jalan tertentu dapat berkurang dan biaya transportasi dapat ditekan. Sudut pandang yang digunakan dalam meneliti kasus ini adalah perbandingan kondisi pengiriman barang baik FCL maupun LCL, baik dengan menggunakan dry port maupun tidak. Dry port dapat digunakan sebagai alternatif untuk mencapai transportasi yang efektif dengan perbedaan biaya transportasi LCL antara 10% hingga 30%. Dengan menggunakan pendekatan Gravity Location Model didapatkan lokasi rencana dry port pada Kabupaten Pasuruan dengan menggunakan acuan pembanding muatan pada jembatan timbang atau Kabupaten Mojokerto dengan menggunakan acuan pembanding bangkitan dan tarikan masing-masing kota/kabupaten di Jawa Timur. Sehingga dari kedua lokasi tersebut melayani zona timur dan barat provinsi Jawa Timur. ===================================================================================================== Cargo/Container transportation in East Java province still use conventional system whereby the shipper sent directly to the seaports cargo using road transport (trucks). Along with the continued increase in the volume of cargo/containers, there is danger of a domino effect of saturation of the road load, which is traffic jams, rising costs of maintenance and Road preservation, as well as increasing the risk of accidents considering the lack of a special track transport of cargo/containers. Consequences of all that is certainly are the high cost of transportation. The aim of this study is modeling the most effective transportation of cargo/containers in the province of East Java by applying dry port concept. So that the traffic of certain roads can be reduced and transport costs can be pressed. Point of view which used in researching this case is ratio condition both freight FCL and LCL, either by using dry port or not. Dry ports can be used as an alternative to achieve effective transportation with LCL transportation cost difference between 10% to 30%. By use approaching from Gravity Location Model obtain dry port location plan in Pasuruan by using comparator reference charge on the weighbridge or Mojokerto District by using comparator reference from generation and pull each city / county in East Java. So from these two locations, serving eastern and western zones of East Java province.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSPe 666.68 Mau i
Uncontrolled Keywords: hinterland, tansportasi intermoda, FCL, LCL , dry port, gravity location model.
Subjects: V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering
V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering > VM293 Shipping--Indonesia--Safety measures
Divisions: Faculty of Marine Technology > Naval Architecture > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Mr. Fandika aqsa
Date Deposited: 16 Jun 2017 07:12
Last Modified: 16 Jun 2017 07:12
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/41722

Actions (login required)

View Item View Item