Pengembangan Strategi Dan Analisis Risiko Desa Wisata Di Bali; Studi Kasus Desa Bayung Gede

Putra, I Putu Ekayana Paramardika (2017) Pengembangan Strategi Dan Analisis Risiko Desa Wisata Di Bali; Studi Kasus Desa Bayung Gede. Undergraduate thesis, Insititut Teknologi Sepuluh Nopember.

This is the latest version of this item.

[img]
Preview
Text
2813100014-Undergraduate_Theses.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

Bali merupakan salah satu pintu masuk pariwisata Indonesia yang memiliki cukup banyak potensi obyek wisata tetapi belum dikembangkan dengan baik. Peningkatan kunjungan wisatawan ke Bali mendorong pemerintah untuk mengembangkan destinasi wisata baru untuk menjaga pariwisata Bali tetap kompetitif. Ekowisata merupakan salah satu langkah yang digunakan oleh pemerintah untuk membuat destinasi wisata baru. Salah satu contoh implementasi ekowisata yang dilakukan oleh pemerintah adalah mengembangkan desa wisata. Desa Bayung Gede adalah salah satu desa yang terpilih untuk dikembangkan sebagai Desa Wisata. Namun berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti, Desa Bayung Gede belum memiliki rancangan strategi pengembangan desa wisata. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk merancang strategi yang tepat dan menganalisis risiko dari masing masing strategi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Business Model Canvas untuk menganalisis kondisi internal. Analisis PESTEL dan Porter 5 Forces untuk menganalisis kondisi eksternal, sehingga dapat dirumuskan elemen SWOT. Perumusan strategi didasarkan pada analisis matrik SWOT-4K dan dilakukan dengan menggunakan matrik TOWS. Analisis risiko dari masing masing strategi dilakukan dengan tahapan identifikasi risiko, identifikasi potential cause & potentian effect, penilaian risiko, dan mitigasi risiko. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa Desa Bayung Gede berada pada kondisi internal yang prima untuk melakukan ekspansi pasar dan pengembangan produk serta memiliki banyak peluang yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan desa wisata. Dengan berkembangnya Desa Bayung Gede menjadi desa wisata akan dapat meningkatkan pendapatan desa dan mensejahterakan masyarakat desa. Selain itu, risiko yang muncul dari masing masing strategi memiliki dampak dan frekuensi yang berbeda sehingga memerlukan penanganan yang lebih spesifik. Implikasi manajerial dari penelitian ini dapat digunakan oleh desa dan pihak pemerintah daerah Kabupaten Bangli untuk pengembangan desa wisata yang berkelanjutan, berdaya saing, dan dapat menarik minat wisatawan domestik dan mancanegara ================================================================ Bali is one of tourism entrance door to Indonesia which has a lot of tourism object potentials, yet not really well developed. Increasing number of tourist to Bali makes the government developing new tourism destinations to maintain Bali’s tourism remains competitive. Eco-tourism is one way implemented by government to create new tourism destination. One example of ecotourism performed by government is developing tourism village. Bayung Gede village is one village chosen to be developed as tourism village. However, due to observation result performed by researcher, Bayung Gede village has no tourism village development strategy. Therefore, this research aims to formulate appropriate strategies and analyze risks from each strategy. Methods used in this research is business model canvas to analyze internal condition. PESTEL and Porter 5 Forces analyses are performed to analyze external condition, thus SWOT elements could be formulated. Strategies formulation is based on SWOT-4K matrices analysis by using TOWS matrices. Risk analysis from each strategy performed with steps such as risk identification, potential cause and potential effect identification, risk evaluation, and risk mitigation. Based on result, found that Bayung Gede Village in perfect internal condition to perform market expansion and product development, also it has many opportunities which can be utilized for tourism village development. With Bayung Gede Village’s development to be tourism village, it would increase village’s revenue and village’s society welfare. Besides, risks emerged from each strategy has different impact and frequency, thus require more specific mitigation. Managerial implication of this research can be utilized by village and Bangli state government for continuous tourism village development, competitive, and attract both domestic and foreign tourist.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSMB 658.155 Put p
Uncontrolled Keywords: Risk Analysis, Business Models, Village Tourism, Ecotourism, Designing A Strategy
Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD30.28 Business planning. Strategic planning
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD61 Risk Management
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Business Management > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: I putu ekayana paramardika putra
Date Deposited: 19 Sep 2017 05:59
Last Modified: 01 Mar 2019 06:46
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/41769

Available Versions of this Item

  • Pengembangan Strategi Dan Analisis Risiko Desa Wisata Di Bali; Studi Kasus Desa Bayung Gede. (deposited 19 Sep 2017 05:59) [Currently Displayed]

Actions (login required)

View Item View Item