Perhitungan Delay Propagasi Berdasarkan Data Total Electron Content (TEC) Sebagai Verifikasi Hasil Pengukuran Sistem Komunikasi High Frequency (HF) di Daerah Ekuator

Rahayu, Dita Novali Putri (2016) Perhitungan Delay Propagasi Berdasarkan Data Total Electron Content (TEC) Sebagai Verifikasi Hasil Pengukuran Sistem Komunikasi High Frequency (HF) di Daerah Ekuator. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
2213106077-Undergraduate-Theses.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Sistem komunikasi radio High Frequency (HF) memiliki kelebihan yakni dapat memberikan transmisi jarak jauh, biaya relatif murah serta fleksibel. Sistem komunikasi HF menggunakan ionosfer sebagai media transmisi gelombang. Sinyal dari antena akan berpropagasi di media ionosfer dan kemudian akan dipantulkan menuju ke penerima. Media ionosfer berubah-ubah ketinggiannya sesuai dengan kerapatan elektron yang terkandung di dalamnya. Lapisan ionosfer terdiri dari lapisan D,E, F1 dan F2. Lapisan ionosfer F2 merupkan lapisan trepenting dalam sistem komunikasi HF. Hal tersebut disebabkan karena lapisan F2 selalu ada ketika lapisan di bawahnya menghilang. Kerapatan elektron suatu lapisan ionosfer tergantung pada cahaya matahari, iklim, dan lokasi. Perbedaan ketinggian ionosfer mempengaruhi frekuensi HF yang dapat dipantulkan. Makin tinggi kerapatan elektron ionosfer maka frekuensi yang dapat dipantulkan adalah frekuensi yang makin tinggi. Sistem komunikasi radio HF digunakan untuk sistem komunikasi jarak jauh. Semakin jauh jarak dari pemancar ke penerima maka delay propagasi akan semakin besar. Apalagi ditambah dengan media propagasi yang berubah-ubah tergantung lapisan yang memantulkan frekuensi. Maka jarak tempuh lintasan akan berbeda dan berpengaruh terhadap delay propagasinya. ===================================================================================== Radio communication systems High Frequency (HF) has the advantage that can provide long-distance transmission, relatively low cost and flexible. HF communication system using the ionosphere as a medium wave transmission. The signal from the antenna will propagates in the ionosphere and the media will then be reflected towards the receiver. Media ionosphere change its height according to the density of electrons contained therein. Ionosphere layer consists of layers D, E, F1 and F2. Ionosphere F2 layer merupkan trepenting in HF communications systems. This is because there is always the F2 layer when the layer bawhanya disappeared. A layer ionospheric electron density depends on sunlight, climate, and location. The difference in height of the ionosphere affects the HF frequency that can be reflected. The higher the electron density of the ionosphere, the frequency can be reflected is that the higher the frequency. HF radio communication system is used for long-distance communication systems. The farther the distance from the transmitter to the receiver, the propagation delay will be even greater. Moreover, coupled with the propagation medium changes depending on the frequency reflective layer. Then track mileage will vary and affect the propagation delay.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSE 621.384 11 Rah p
Uncontrolled Keywords: Komunikasi HF; ionosfer; delay; HF Communication; ionosphere; delay
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK5105 Data Transmission Systems
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Electrical Engineering > 20201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Mrs Anis Wulandari
Date Deposited: 03 Jul 2017 07:48
Last Modified: 27 Dec 2018 06:42
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/41849

Actions (login required)

View Item View Item