Pengelompokan Kabupaten/Kota Di Provinsi Jawa Timur Berdasarkan Indikator Pendidikan Formal Wajib Belajar 12 Tahun Menggunakan Cluster Hierarchy

Andini, Puspa Desi Tri (2017) Pengelompokan Kabupaten/Kota Di Provinsi Jawa Timur Berdasarkan Indikator Pendidikan Formal Wajib Belajar 12 Tahun Menggunakan Cluster Hierarchy. Diploma thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
1314030060-Non_Degree.pdf - Published Version

Download (602kB) | Preview

Abstract

Pendidikan formal wajib belajar 12 tahun merupakan kewajiban anak usia 7-12 tahun untuk memperoleh pendidikan dasar, usia 13-15 tahun untuk pendidikan menengah, dan usia 16-18 tahun untuk pendidikan atas. Tahun 2015, terjadi kesenjangan di Provinsi Jawa Timur pada salah satu indikator pendidikan formal yaitu angka putus sekolah yang mengakibatkan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur kesulitan dalam menangani masalah pendidikan. Oleh karena itu perlu melakukan pengelompokan kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur guna mengetahui kelompok-kelompok kabupaten/kota mana yang membutuhkan perbaikan masalah pendidikan. Pengelompokan dilakukan dengan menggunakan metode Cluster Hierarchy. Dari analisis didapatkan kesimpulan bahwa kondisi indikator pendidikan formal wajib belajar 12 tahun pada setiap kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur masih tidak seimbang, sehingga ada beberapa kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur yang masih terjadi permasalahan mengenai pendidikan. Analisis pengelompokan didapatkan pada jenjang SD terbentuk 5 kelompok dengan menggunakan metode average linkage. Pada jenjang SMP terbentuk 4 kelompok dengan menggunakan metode Ward. Sedangkan pada jenjang SMA terbentuk 5 kelompok dengan menggunakan metode complete linkage. ================================================================ Formal education is a 12-year compulsory obligation of 7-12 year olds to primary education, age 13-15 years for secondary education, and 16-18 for upper education. In 2015, there was a gap in East Java province on one indicator of formal education that school dropout rates resulted East Java Provincial Education Office difficulty in handling the problems of education. Thereforeneed to do grouping districts or cities in East Java province to determine the groups of districts or cities where the need of improvement of education issues. Grouping is done by using the Cluster Hierarchy. From the analysis concluded that the condition of compulsory formal education indicators 12 years in each district or city in East Java province is still not balanced, so there are some districts or cities in East Java province which is still going on problems concerning education. Clustering analyzes obtained at primary school level is formed 5 groups using average linkage method. At the junior high level formed four groups using Ward method. While at the high school level is formed 5 groups using the complete linkage method.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Analisis Cluster Hierarchy, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Indikator Pendidikan Formal Wajib Belajar 12 Tahun, Analysis of Cluster Hierarchy, Formal Education Indicator 12-year Compulsory, The Provincial Education Office East Java
Subjects: H Social Sciences > HA Statistics
L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Vocational > Business Statistics
Depositing User: Andini Puspa Desi Tri
Date Deposited: 16 Aug 2017 01:30
Last Modified: 16 Aug 2017 01:30
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/42270

Actions (login required)

View Item View Item