Optimasi Pemanfaatan Irigasi Untuk Pola Tanam Pada Daerah Irigasi Dengan Menggunakan Metode Goal Programming (Studi Kasus Daerah Irigasi Parit Lompaten)

Evarani, Yessy Chintami (2017) Optimasi Pemanfaatan Irigasi Untuk Pola Tanam Pada Daerah Irigasi Dengan Menggunakan Metode Goal Programming (Studi Kasus Daerah Irigasi Parit Lompaten). Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
5213100009-Undergraduate_Theses.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Daerah Irigasi Parit Lompaten berada di Kabupaten Karo Sumatera Utara yang melewati dua Kecamatan yaitu Kecamatan Tigabinanga dan Kecamatan Juhar dengan luas daerah irigasi 1265 Ha. Sumber air irigasi berasal dari sungai lau bengap dan sungai penggayon. Jenis tanaman yang terdapat pada Daerah Irigasi ini terdiri dari padi dan tanaman palawija dengan pola tanam Padi I – Palawija – Padi II. Dalam pengoprasian Daerah Irigasi ini sering terjadi perubahan musim yang tidak teratur maka jumlah air yang ada mengalami kendala. Dimana hal tersebut dapat menyebabkan persebaran air irigasi tidak memenuhi kebutuhan tanam di daerah tersebut. Dikarenakan cuaca merupakan hal yang tidak bisa diatur dan ditentukan maka diperlukan analisa optimasi terhadap pola tanam yang ada di daerah irigasi tersebut. Untuk mengetahui maksimal keuntungan yang dihasilkan oleh pola tanam dan mengefesiensikan penjatahan air di daerah irigasi yang paling optimal. Oleh karena itu diperlukan analisa optimasi terhadap pola tanam terbaik agar dapat memberikan keuntungan maksimal terhadap hasil tani dan minimum kebutuhan air yang diperlukan untuk seluruh daerah irigasi menggunakan model Goal Programming. Selain itu diperlukan analisa terhadap biaya tenaga kerja dan biaya pupuk yang dibutuhkan pada daerah irigasi. Hasil optimasi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi PSDA Kabupaten Karo Sumatera Utara untuk menentukan lahan yang tepat untuk ditanam yang bertujuan untuk meminimalkan kebutuhan air, meningkatkan keuntungan, meminimalkan biaya tenaga kerja dan meminimalkan biaya pupuk yang digunakan. Dari hasil optimasi didapatkan lahan yang tepat untuk ditanami dengan kebutuhan air sebesar 816228,7m3. Keuntungan tanaman padi sebesar Rp. 8.871.046.183 dan keuntungan tanaman palawija sebesar Rp. 5.424.219.090. Biaya tenaga kerja yang dibutuhkan untuk tanaman padi sebesar Rp. 11.500.623.553 dan untuk tanaman palawija sebesar Rp. 4.853.048.921. Biaya kebutuhan pupuk untuk tanaman padi sebesar Rp. 4.580.801.212 dan untuk tanaman palawija sebesar Rp. 2.568.564.917. ======================================================================================================================== The Parit Lompaten Irrigation Area is located in karo regency of North Sumatera which passes two subdistricts namely Tigabinanga and Juhar subdistricts with an area of irrigation 1265 Ha. Irrigation water source from the lau bengap river and penggayon river. Types of plants that exist in this Irrigation Area consists of paddy and palawija with crops pattern Padi I - Palawija - Padi II. In operating the Irrigation Area this often happens irregular seasonal changes then impact the amount of water is experiencing obstacles. Where it can cause the distribution of water irrigation does not meet the needs of plant in the area. Due to the weather is unreliable and determined it is necessary to optimize the analysis of existing cropping pattern in the irrigation area. To find out the maximum profit pro duced by the cropping pattern and efficient allocation water in the most optimal irrigation area. Therefore, an optimization analysis of the best cropping pattern is required in order to give maximum benefit to the farm result and minimum water requirement for all irrigation area using Goal Programming model. In addition, an analysis of labor costs and fertilizer costs are required in the irrigation area. The optimization results are expected to provide benefits for the PSDA of Karo District of North Sumatr a to determine the right land for planting that aims to minimize water requirements, increase profits, minimize labor costs and minimize the cost of fertilizer used. From the optimization results obtained the right land to be planted with water requirement of 816228,7 m3. The profit of paddy plant is Rp. 8.871.046.183 and palawija crop profit of Rp. 5.424.219.090 . The labor cost required for rice crops is Rp. 11.500.623.553 and for palawija of Rp. 4.853.048.921 . The cost of fertilizer for paddy plants is Rp. 4.580.801.212 and for palawija of Rp. 2.568.564.917 .

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Optimasi, Kebutuhan Air, Irigasi, Pola Tanam, Goal Programming
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
T Technology > T Technology (General) > T58.62 Decision support systems
Divisions: Faculty of Information Technology > Information System > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Yessy Chintami Evarani
Date Deposited: 22 Aug 2017 08:12
Last Modified: 27 Nov 2017 08:00
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/42535

Actions (login required)

View Item View Item