Analisis Pengaruh Variasi Temperatur Dan Media Pendingin Proses Hardening Pada Sifat Kekerasan Dan Ketahanan Aus Material ASTM A 532 Class III TYPE A Sebagai Solusi Kegagalan Pada Lining Chute Inlet Feed Vertical Roller Mill

Farisi, Muhammad (2017) Analisis Pengaruh Variasi Temperatur Dan Media Pendingin Proses Hardening Pada Sifat Kekerasan Dan Ketahanan Aus Material ASTM A 532 Class III TYPE A Sebagai Solusi Kegagalan Pada Lining Chute Inlet Feed Vertical Roller Mill. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
2713100083-Undergraduate_Theses.pdf

Download (11MB) | Preview

Abstract

Chute Inlet Feed merupakan saluran masuk feed material dari belt conveyor menuju rotary feeder pada vertical roller mill. Raw material jatuh dari belt conveyor setinggi 5 meter dengan debit 700.000 tph. Kemudian material tersebut meluncur menuju rotary feeder untuk selanjutnya diproses dalam vertical roller mill. Dengan spesifikasi kerja yang demikian, maka dibutuhkan komponen yang memiliki kekerasan dan ketahanan aus yang baik agar proses dapat berlangsung dengan baik. Oleh karena itu dibutuhkan liner pada chute inlet feed yang terbuat dari material yang sesuai dengan kondisi kerja. Pada kenyataannya, material liner yang diharapkan mampu beroperasi sekitar 1 tahun sudah mengalami keausan yang cukup signifikan hanya dalam 3 dan 8 bulan selama 2 kali pelaksanaan perawatan. Dalam penelitian ini dilakukan analisa kegagalan penyebab terjadinya kegagalan pada chute inlet feed liner dan menganalisis pengaruh proses hardening dengan variasi temperatur hardening dan media pendingin sebagai solusi kegagalan pada chute inlet feed liner. Pengujian yang dilakukan dalam penelitian adalah uji komposisi, metalografi, XRD, hardness dan ketahanan aus. Pada pengujian komposisi, diketahui bahwa material liner yang digunakan adalah ASTM A532 Class III Type A. untuk memperbaiki material ini dilakukan proses hardening pada temperatur 950oC, 900oC, 850oC, 800oC, yang kemudian di quench dengan media pendingin udara dan oli untuk meningkatkan kekerasannya dan ketahanan aus. Lalu, dilakukan tempering pada temperatur 250oC selama 120 menit untuk mengembalikan sedikit ketangguhannya. Setelah diberi perlakuan panas, didapatkan nilai kekerasan yang paling tinggi sebesar 866 HV dan laju keausan yang paling rendah sebesar 4,84 mm/hari adalah spesimen dengan temperatur hardening 950°C dengan penggunaan media pendingin udara. Nilai kekerasan yang meningkat sebanding dengan ketahanan aus yang meningkat dari material liner. =========== Chute inlet feed is a feed material channel from belt conveyor to rotary feeder in a vertical roller mill. The raw materials fall down from a 5-meter belt conveyor with capacity 700.000 tph. Later, the material slid into the rotary feeder for further processing in vertical roller mill. With such working specification, a component with decent hardness and wear resistance is needed in order to the process proceed properly. Therefore, the liner on the chute inlet feed should be made of materials that suitable for its working condition. In fact, the liner material that was expected to operate for a year had suffered wear significantly in 3-8 months in every maintenance. The purpose of this research is to analyze the cause of failure on chute inlet feed liner and hardening process with temperature and cooling media variation. Tests conducted in this research is composition, metallography, XRD, hardness, and wear resistance tests. On composition tests, the material liner that was used is ASTM A532 class III type A has been known. The temperature that required to repair the material is 950oC, 900oC, 850oC, and 800oC with holding time for 60 minutes. The quenching process was occurred with several cooling media; air, oil, and water to increase its hardness and wear resistance. Tempering process occurred afterwards with temperature 250oC for 120 minutes to restore its toughness. The conclusion of this research is the highest hardness and lowest wear resistance occurred after the heat treatment at 950°C hardening temperature with air as cooling media. The value of the hardness is 866 HV with wear velocity 4,84 mm/day. The hardness value increase along with the value of material liner wear resistance.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: ASTM A 532, chute inlet feed liner, hardening, hardness, wear resistance
Subjects: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy > TN752.I5 Steel--Heat treatment
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Material & Metallurgical Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Muhammad Farisi .
Date Deposited: 19 Sep 2017 05:05
Last Modified: 19 Sep 2017 05:09
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/42620

Actions (login required)

View Item View Item