Evaluasi Penurunan Tanah Wilayah Kota Surabaya dan Percepatannya Menggunakan GPS Geodetik dan Perangkat Lunak GAMIT/GLOBK

Gienputra, Rega Hangasta (2017) Evaluasi Penurunan Tanah Wilayah Kota Surabaya dan Percepatannya Menggunakan GPS Geodetik dan Perangkat Lunak GAMIT/GLOBK. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

This is the latest version of this item.

[img]
Preview
Text
3513100085-Undergraduate_Theses.pdf - Published Version

Download (5MB) | Preview

Abstract

Sebagai ibukota Propinsi Jawa Timur, Surabaya mengalami perkembangan pembangunan yang sangat pesat. Hal ini dapat dilihat dari sektor perdagangan, perindustrian, perekonomian, pemukiman, dan pariwisata yang berada pada kota Surabaya. Perkembangan Kota Surabaya ini tentunya menyebabkan peningkatan penggunaan air tanah. Keterbatasan sumber daya air bersih untuk kebutuhan industri, perdagangan dan pemukiman mengakibatkan meningkatnya penggunaan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air. Konsekuensi dari pemanfaatan air tanah secara terus menerus dan dalam kapasitas yang besar adalah penurunan tinggi muka tanah. Terletak di pemukiman padat penduduk, penurunan tanah/land subsidence menjadi salah satu faktor yang harus diawasi. Penurunan tanah (land subsidence) terjadi secara perlahan sehingga analisanya perlu dilakukan secara berkala (fungsi waktu). Pemantauan land subsidence dapat dilakukan dengan beberapa metode, salah satunya menggunakan Global Navigation Satellite System (GNSS) khususnya Global Positioning System (GPS, satelit milik Amerika Serikat). Selain penggunaan GPS geodetik dan Stasiun IGS (International GNSS Service) sebagai titik ikat, penelitian ini digunakan perangkat lunak GAMIT/GLOBK. Pada proses penelitian ini dimulai dari akuisisi data, pengolahan baseline, perataan jaring dan filtering. Dari analisa hasil pengolahan data GPS yang diamati dari bulan Juli 2011 hingga Februari 2017, didapatkan nilai laju penurunan tanah/subsidence pada semua titik berkisar pada rata-rata -8.83 mm/tahun. Laju penurunan tanah tertinggi berada pada -13,93 mm/tahun pada titik Kalianak. Laju penurunan tanah terendah berada pada -0,18 mm/tahun pada titik Sbrt di Dukuh Pakis. Terdapat empat titik yang mengalami penurunan tanah secara signifikan (Pusat, Kalianak, ITS, Waru), dan terdapat tiga titik yang mengalami penurunan tanah bersifat tidak signifikan atau hanya bersifat numeris (Kenjeran, Rungkut, Sbrt/Dukuh Pakis). ================================================================= As the capital of East Java province, Surabaya progressing very rapid development. It can be seen from the sectors of trading, industry, economy, housing, and tourism in Surabaya. The development of Surabaya City certainly causes an increase in ground water usage. Limitations of clean water resources for industrial, commercial and residential needs result in increased use of drilling wells to meet water needs. The consequence of continuous groundwater utilization and in large capacity is the decrease of ground level. Situated in densely populated settlements, land subsidence is one factor which must be supervised. Land subsidence occurs slowly so that the analysis needs to be done periodically (function of time). Monitoring land subsidence can be done by several methods, one of them uses the Global Navigation Satellite System (GNSS) especially Global Positioning System (GPS). In addition to GPS geodetic and IGS Stations as reference point, this study also using GAMIT/GLOBK scientific software. In this research process starts from data acquisition, baseline processing, adjustment of gps networks and filtering. From the results of processing of GPS data observed from July 2011 to February 2017, obtained the value of land subsidence rate at all points on the average -8.83 mm/year. The highest value of land subsidence rate is -13.93 mm/year on Kalianak. The lowest value of land subsidence rate is -0.18 mm/year on Sbrt. There are four points which are significantly declined and three points which are insignificantly declined or numerically declined.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSG 551.307 Gie e
Uncontrolled Keywords: GPS, Kota Surabaya, GAMIT/GLOBK, Penurunan Tanah, Land Subsidence
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) > G109.5 Global Positioning System
G Geography. Anthropology. Recreation > GB Physical geography
G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Geomatics Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Rega Hanga Rega Hangasta Gienputra Rega Hangasta Gienputra
Date Deposited: 15 Sep 2017 07:50
Last Modified: 05 Mar 2019 04:17
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/42735

Available Versions of this Item

  • Evaluasi Penurunan Tanah Wilayah Kota Surabaya dan Percepatannya Menggunakan GPS Geodetik dan Perangkat Lunak GAMIT/GLOBK. (deposited 15 Sep 2017 07:50) [Currently Displayed]

Actions (login required)

View Item View Item