Pengaruh Komposisi Zn Dan Temperatur Casting Terhadap Morfologi Dan Sifat Mekanik Paduan Mg – Zn Untuk Aplikasi Biodegradable Orthopedic Devices

Nugraha, FIkri Adhi (2017) Pengaruh Komposisi Zn Dan Temperatur Casting Terhadap Morfologi Dan Sifat Mekanik Paduan Mg – Zn Untuk Aplikasi Biodegradable Orthopedic Devices. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
2713100030-Undergraduate-Theses.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Perkembangan penanganan kasus patah tulang saat ini terfokus pada pembuatan implan dengan material yang dapat diserap oleh tubuh (biodegradable). Syaratnya yaitu memiliki sifat mekanik dan kandungan yang sesuai dengan tulang. Magnesium (Mg) merupakan material yang memenuhi, namun memiliki kekurangan dimana laju luruhnya yang tinggi sehingga diperlukan pemaduan dengan unsur lain untuk menguranginya. Pada penelitian ini unsur yang ditambahkan adalah Zinc (Zn) dikarenakan dapat mengurangi laju luruh dan unsur penting bagi tulang. Metode pemaduannya yaitu pengecoran. Variasi komposisi Zn yang digunakan yaitu 1%, 3% dan 5% dengan temperatur pengecoran 700 ºC, 750 ºC dan 800 ºC. Dari hasil analisa pengujian XRD saat penambahan 1% Zn dan 3% Zn hanya muncul fasa α magnesium, lalu saat 5% Zn muncul fasa α magnesium dan fasa intermetallic MgZn. Sedangkan pada variasi temperatur 700 ºC, 750 ºC maupun 800 ºC yang muncul hanyalah fasa α magnesium. Dari hasil pengujian struktur mikro didapat semakin banyak penambahan Zn membuat ukuran butirnya semakin kecil, sedangkan peningkatan temperatur pengecoran akan memperbesar ukuran butir. Dari hasil uji peluruhan didapat penambahan Zn akan memperlambatnya. Hasil uji tekan maupun uji kekerasan menunjukkan penambahan Zn akan meningkatkan kekuatan tekan dan kekerasannya sedangkan peningkatan temperatur akan sebaliknya. ================================================================= The current development of bone fracture cases focuses on the manufacture of bone implants with materials that can be absorbed by the body (biodegradable). The requirement is to have the mechanical properties and content corresponding to the bone. Magnesium (Mg) is a suitable material, but has a limitation where the degradation rate is high so it is necessary to alloy with other elements to reduce it. In this study added element is Zinc (Zn) because it can reduce the degradation rate and important elements for the bone. The method is uses casting. Variations of Zn composition used were 1%, 3% and 5% with casting temperature of 700 ºC, 750 ºC and 800 ºC. From the analysis of XRD test when the addition of 1% Zn and 3% Zn only appear α magnesium phase, then when 5% Zn appears α magnesium phase and MgZn intermetallic phase. While at the temperature variation of 700 º C, 750 º C or 800 º C the only appear is α magnesium phase. From the results of microstructure test obtained addition of Zn makes smaller grain size, while the higher casting temperature will increase the size of the grain. From the weight loss test obtained Zn addition will decrease the degradation rate. The results of the compression test and the hardness test show the addition of Zn will increase the compressive strength and hardness while the casting temperature increase will be the opposite.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSMt 671.37 Nug P
Uncontrolled Keywords: Biodegradable material, pengecoran, laju peluruhan, magnesium alloy, casting, degradation rate, magnesium alloy
Subjects: T Technology > TS Manufactures
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Material & Metallurgical Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Fikri Adhi Nugraha
Date Deposited: 30 Oct 2017 07:52
Last Modified: 30 Oct 2017 07:52
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/43070

Actions (login required)

View Item View Item