Analisis Stabilitas Transien Akibat Gangguan (Generator Trip, Hubung Singkat Dan Line Trip) Dengan Menentukan Critical Clearing Time (CCT) Dan Single Pole Auto Reclosing Time, Sistem Transmisi Jamali 500 Kv Pada Tahun 2019

Rizky, Anizar (2017) Analisis Stabilitas Transien Akibat Gangguan (Generator Trip, Hubung Singkat Dan Line Trip) Dengan Menentukan Critical Clearing Time (CCT) Dan Single Pole Auto Reclosing Time, Sistem Transmisi Jamali 500 Kv Pada Tahun 2019. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
2215105004-Undergraduate_Theses.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview

Abstract

Kestabilan adalah hal yang utama dalam sistem tenaga listrik. Ada banyak penyebab yang mempengaruhi kestabilan yaitu beban yang terus bertambah. Dalam sistem transmisi Jamali pada tahun 2019 dilakukan penambahan kapasitas pembangkit 13360 MW untuk memenuhi kebutuhan beban 19302 MW dan pengembangan transmisi dengan penambahan GITET Muara Karang, Cigelereng, Cibatu Baru, Pamulang, Tandes dan Krian, maka diperlukan pengujian analisis kestabilan transien. Pada tugas akhir ini dilakukan percobaan analisis kestabilan transien dengan memberikan gangguan hubung singkat, pelepasan generator dan pelepasan saluran. Metode yang digunakan untuk memperbaiki kestabilan transien ketika gangguan hubung singkat 3 fasa dengan menentukan critical clearing time dan untuk gangguan 1 fasa ke tanah digunakan metode menentukan single pole auto reclosing time. Hasil analisis kestabilan transien gangguan hubung singkat 3 fasa pada kondisi beban peak saluran Gandul-Lekong waktu pemutusan kritis sudut rotor stabil dengan 0.543-0.544 detik dan frekuensi dalam range aman dengan 0.252-0.253 detik. Untuk gangguan 1 fasa ke tanah didapatkan pemutusan saluran 0.2 detik dan penutupan kembali 0.9 detik. Untuk gangguan pelepasan generator dan pelepasan saluran sistem masih dalam keadaan stabil ================================================================= Stability is the main thing in electric power systems. There are many causes that affect the stability that is load continues to grow. In Jamali transmission system 2019, the increase of generating capacity 13360 MW to meet the load requirements 19302 MW and development of transmission with additional GITET Muara Karang, Cigelerang, Cibatu Baru, Pamulang, Tandes and Krian, requires transient stability analysis. In this study of transient stability analysis by giving fault short circuit, generator out and line trip. The method is performed used to improve transient stability when 3 phase phase short circuit determining critical clearing time and for 1 phase to ground short circuit is used determining single pole auto reclosing time. On the peak load condition, the result for 3 phase short at Gandul-Lekong line, it needs 0.543-0.544 seconds for critical clearing time and 0.252-0.253 seconds for frequency. The result for 1 phase to ground short cirtcuit, it need 0.2 seconds for line disconnection and 0.9 seconds for reclose line. For fault generator out and line trip, system is still in a stable state

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSE 621.317 Riz a
Uncontrolled Keywords: kestabilan transien, critical clearing time, single pole auto reclosing time, pelepasan pembangkit, pelepasan saluran, generator out, line trip
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK201 Electric Power Transmission
T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK3226 Transients (Electricity). Electric power systems. Harmonics (Electric waves).
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Electrical Engineering > 20201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Anizar Rizky .
Date Deposited: 02 Nov 2017 04:14
Last Modified: 05 Mar 2019 07:29
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/43184

Actions (login required)

View Item View Item