Identifikasi Weak Bus Dan Peningkatan Voltage Stability Pada Sistem Kelistrikan Sumatra Utara 150/275 kV Berdasarkan RUPTL Tahun 2024

Fajri, Wisnu (2017) Identifikasi Weak Bus Dan Peningkatan Voltage Stability Pada Sistem Kelistrikan Sumatra Utara 150/275 kV Berdasarkan RUPTL Tahun 2024. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
2215105005-Undergraduate_Thesis.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Berdasarkan RUPTL, sistem kelistrikan Sumut 150/275 kV tahun 2024 direncanakan akan banyak mengalami perubahan, baik pada sisi pembangkitan, transmisi maupun beban. Penambahan daya beban pada suatu bus dapat menyebabkan terjadinya penurunan profil tegangan apabila tidak diikuti dengan penambahan suplai pada sisi pembangkitan, bahkan resiko yang lebih besar dapat mengakibatkan terjadinya pemadaman. Hal ini merupakan salah satu fenomena ketidakstabilan tegangan sistem tenaga akibat adanya perubahan peningkatan permintaan beban. Diantara beberapa cara yang dapat mengatasi persoalan ini adalah dengan cara memberikan injeksi kompensasi daya reaktif kapasitif pada bus lemah (weak bus) untuk mengurangi daya reaktif induktif dan menurunkan jatuh tegangan. Bus terlemah yang diperoleh dari sistem kelistrikan Sumut 150/275 kV tahun 2024 adalah bus Sei Kera dengan nilai VP sensitivities -0.000018. Pemasangan kapasitor shunt sebesar 189,9 MVAr pada bus Sei Kera memberikan pengaruh terhadap peningkatan profil tegangan, batas stabilitas tegangan dan peningkatan daya yang mampu ditransfer. Pada bus Sei Kera terjadi peningkatan daya yang mampu ditransfer dari 197,29 MW menjadi 619,69 MW. Peningkatan stabilitas tegangan secara jelas juga dapat dilihat dari kurva PV sebelum dan sesudah pemasangan kapasitor shunt. ============================================================================================= Based on RUPTL, North Sumatra 150/275 kV electricity system in 2024 is planned to changes on generation, transmission and load sides. The increase of load power of both active and reactive power on a bus may cause a decrease in the voltage profile if not followed by the increase of supply at the generation side, even greater risk may result in blackout. This is one of the phenomenon of power system voltage instability due to changes in load demand increases. Among the several ways that can solve this problem is by providing injection of capacitive reactive power in the weak bus to reduce the inductive reactive power on the line and dercrease voltage drop. Weakest bus obtained from North Sumatra 150/275 kV electrical system in 2024 is Sei Kera bus with VP sensitivities -0.000018. The installation of shunt capacitor 189.9 MVAr on bus Sei Kera affects the increase in voltage profile, voltage stability limits and increase in transferable power. On Sei Kera bus there is increase in power that can be transferred from 197.29 MW to 619.69 MW. Improved of voltage stability also can be seen from the PV curve before and after the installation of shunt capacitor.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kurva PV, Sensitivitas, Stabilitas tegangan, Sistem Kelistrikan Sumatra Utara 150/275 kV 2024, Weak Bus, Voltage stability
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK201 Electric Power Transmission
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Electrical Engineering > 20201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Wisnu Fajri
Date Deposited: 14 Aug 2017 05:27
Last Modified: 06 Mar 2019 01:51
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/43187

Actions (login required)

View Item View Item