Life Cycle Assessment (LCA) Emisi Pada Proses Produksi Bahan Bakar Minyak (BBM) Jenis Solar Dengan Pendekatan Analytical Hierarcy Process (AHP)

Sari, Annisa Tamara (2017) Life Cycle Assessment (LCA) Emisi Pada Proses Produksi Bahan Bakar Minyak (BBM) Jenis Solar Dengan Pendekatan Analytical Hierarcy Process (AHP). Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.

[img]
Preview
Text
3313100112-Undergraduate_Thesis.pdf - Published Version

Download (6MB) | Preview

Abstract

Kegiatan proses produksi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar terdiri dari proses eksplorasi dan produksi, pengolahan, distribusi, dan pemakaian. Masing-masing proses kegiatan menghasilkan emisi yang dapat menimbulkan dampak lingkungan. Emisi yang dihasilkan berupa emisi gas rumah kaca dan gas pencemar udara. Penelitian ini mengidentifikasi dampak dari emisi kegiatan industri minyak dan gas menggunakan Life Cycle Assessment (LCA). Life Cycle Assessment (LCA) digunakan untuk melakukan penilaian terhadap dampak lingkungan dengan metode EDIP 2003. Data setiap siklus proses produksi dianalisa dengan software SimaPro 8.3. Tahapan Life Cycle Assessment (LCA), yaitu goal dan scope, life cycle inventory, life cycle impact assessment, dan interpretation data. Kemudian dilakukan pemilihan alternatif yang optimum dengan menggunakan metode Analytical Hierarcy Process (AHP). Metode AHP terdiri dari penyusunan permasalahan secara hirarki, menetapkan prioritas, dan mengukur konsistensi logis. Hasil penelitian pada masing-masing proses berbeda. Proses eksplorasi dan produksi menghasilkan sebesar 0,0037 tonCO2/produk dan 0,0015 tonCH4/produk. Proses pengolahan 0,15 tonCO2/produk dan 0,00047 tonCH4/produk. Proses distribusi menghasilkan beban emisi sebesar 1,16x10-3 tonCO2/produk dan 8,41x10-7 tonCH4/produk. Proses pemakaian menghasilkan beban emisi sebesar 5,36 tonCO2/produk dan 1,76x10-3 tonCH4/produk. Dari kegiatan proses produksi solar memberikan dampak pada global warming 100a, ozone depletion, ozon formation (human), dan human toxicity air. Dampak paling besar berasal dari proses pengolahan sebesar 94,6% akibat adanya kegiatan pada unit crude distilasi. Sedangkan pada masing-masing proses dampak paling besar diakibatkan oleh, sumur produksi pada proses ekplorasi dan produksi, kegiatan penunjang pada proses distribusi, dan pemakaian BBM solar. Setelah diketahui dampaknya maka dilakukan analisa alternatif yang dapat digunakan pada masing-masing kegiatan. Alternatif kegiatan sumur produksi yang dapat digunakan adalah enhanced oil/gas recovery. Alternatif kegiatan crude distilasi yang dapat digunakan adalah disalter design sebagai gas inert. Alternatif kegiatan penunjang yang dapat digunakan adalah peningkatan pemakaian bahan bakar low sulphur. Alternatif kegiatan pemakaian BBM solar yang dapat digunakan adalah pemakaian eco-driving. ========================================================================================== The process of producing fuel oil (BBM) type of diesel consists of exploration and production, processing, distribution and usage. Each activity process produces emissions that can cause environmental impacts. Emissions generated in the form of emissions of greenhouse gases and air pollutant gas. This study identifies the impact of oil and gas industry emissions using Life Cycle Assessment (LCA). Life Cycle Assessment (LCA) is used to assess the environmental impacts of the EDIP 2003 method. Each production process cycle data is analyzed by SimaPro 8.3 software. Stages of Life Cycle Assessment (LCA), consists of goal and scope, life cycle inventory, life cycle impact assessment, and interpretation data. Then the selection of the optimum alternative using the method of Analytical Hierarcy Process (AHP). The AHP method consists of hierarchically constructing problems, setting priorities, and measuring logical consistency. The results of the research on each of the different process. The exploration and production produce emissions of 0,0037 tonCO2/product and 0,0015 tonCH4/product. Refinery process produce of 0,15 tonCO2/product and 0,003 tonCH4/product. Distribution process produce emissions of 1,16x10-3 tonCO2/product dan 8,41x10-7 tonCH4/product. Usage process produce emissions of 5,36 tonCO2/product and 1,76x10-3 tonCH4/product. From diesel production process, the impact on global warming 100a, ozone depletion, ozon formation (human), and human toxicity air. The greatest impact comes from the processing of 94.6% due to the activity on the crude distilasi. While in each process the greatest impact is caused by, production wells in the exploration and production process, supporting activities in the distribution process, and the use of diesel fuel. After the impact is known, an alternative analysis can be used in each activity. Alternative well production activities that can be used is enhanced oil / gas recovery. Alternative activity of distillation crude that can be used is disalter design as inert gas. Alternative supporting activities that can be used is increased usage of low sulfur fuel. Alternative activity of diesel fuel usage that can be used is eco-driving.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Diesel, Emission, Gas, LCA, and AHP
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD883.5 Air--Pollution
Depositing User: Annisa Tamara Sari
Date Deposited: 21 Aug 2017 02:41
Last Modified: 05 Mar 2019 06:57
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/43299

Actions (login required)

View Item View Item