Life cycle assessment (lca) emisi pada proses produksi bahan bakar minyak (bbm) jenis bensin dengan pendekatan metode analytical hierarchy process (ahp)

Putri, Harmira Primanda (2017) Life cycle assessment (lca) emisi pada proses produksi bahan bakar minyak (bbm) jenis bensin dengan pendekatan metode analytical hierarchy process (ahp). Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.

[img]
Preview
Text
3313100001-Undergraduate_Thesis.pdf - Published Version

Download (5MB) | Preview

Abstract

Fenomena pemanasan global dan pencemaran udara yang menjadi isu lingkungan yang disebabkan oleh aktivitas manusia. Sebagian besar aktivitas manusia berasal dari kegiatan transportasi yang membutuhkan BBM jenis bensin sebagai bahan baku untuk melakukan kegiatan tersebut. Emisi yang dihasilkan dari pembakaran bensin mengeluarkan emisi gas rumah kaca dan pencemar udara. Berdasarkan emisi yang dihasilkan, dilakukan analisa terhadap produk bensin yang tidak hanya pada proses produksi saja, melainkan juga pada evaluasi life cycle produk. Penelitian ini mengidentifikasi dampak emisi yang dihasilkan dari proses produksi bensin menggunakan Life Cycle Assessment (LCA) yang merupakan metode untuk menganalisis dampak suatu produk terhadap lingkungan sepanjang siklus hidupnya. Siklus hidup yang dianalisa adalah proses eksplorasi dan produksi, proses pengolahan, proses pemasaran, dan penggunaan oleh masyarakat. Analisa LCA produk bensin akan menggunakan software SimaPro 8.3, dimana data yang diinput merupakan data bahan baku, data produk, dan data pemakaian energi atau pembakaran. Dari metode tersebut didapatkan bahwa beban emisi yang dikeluarkan ke lingkungan pada sektor eksplorasi dan produksi adalah berupa emisi CO2 dan CH4 sebesar 1,95 ton CO2/ton produk dan 0,725 ton CH4/ton produk. Di sektor pengolahan mengeluarkan beban emisi sebesar 1,009 ton CO2/ton produk; 4 × 〖10〗^(-5) ton CH4/ton produk; 1,3 × 〖10〗^(-4) ton SO2/ton produk; dan 2 × 〖10〗^(-4 )ton NO2/ton produk. Sedangkan pada sektor pemasaran memiliki beban emisi sebesar 11,04 ton CO2/ton produk; 3,5 × 〖10〗^(-5) ton CH4/ton produk serta sektor pengguna berdampak memiliki beban emisi sebesar 2,4 ton CO2/ton produk; 0,001 ton CH4/ton produk. Penggunaan metode penelitian ini dapat mengetahui bahwa kegiatan drilling, primary process (CDU), pengisian alat transportasi, dan pemakaian BBM premium merupakan kegiatan yang memiliki beban lingkungan terbesar pada masing – masing sektor. Kegiatan diatas berdampak besar terhadap fenomena ozone depletion dan fenomena global warming. Alternatif terbaik guna mereduksi emisi yang terjadi pada proses eksplorasi dan produksi adalah pemanfaatan gas buang sebagai fuel pompa. Sedangkan pada proses pengolahan adalahadsorpsi denganzeolitdan pengaplikasian gas handling systemsebagai alternatif perbaikan pada proses pemasaran. Pada penggunaan menggunakan program pemerintah sebagai alternatifnya, yakni penyempurnaan perencanaan transportasi dan pengelolaan kebutuhan lalu lintas. ================================================================================================== The phenomena of global warming and air pollution, the most recent environmental issues, are caused by human activities. Most of these human activities are the ones using petroleum (BBM) as their fuel. Emissions which are produced by the combustion of the petroleum fuel resulted in greenhouse gas (GHG) and air pollution. This research identifies the emissions effects resulted by the production of petroleum Life Cycle Assessment (LCA) which is a method to analyse the effects of a product to its environment throughout its life cycle. The life cycle which will be analysed are exploration and production process, refining process, marketing process and its utilisation within society. The LCA analysis will be conducted using SimaPro 8.3 in which raw materials, products and utility data will be inputed. According to this method, it is found that the emission that is discharged from the exploration and production are in the amount of 1,95 ton CO2/ton product and 0,725 ton CH4/ton product. The refining process comes out the emission of 1,009 ton CO2/ton product; 4 × 〖10〗^(-5) ton CH4/ton product; 1,3 × 〖10〗^(-4) ton SO2/ton product; and 2 × 〖10〗^(-4 )ton NO2/ton product. Meanwhile, for the marketing process has emission loading of 11,04 ton CO2/ton product; 3,5 × 〖10〗^(-5) ton CH4/ton product and utilization stage has 2,4 ton CO2/ton product; 0,001 ton CH4/ton product. The usage of this method finds that drilling, primary process (CDU), the filling of gasoline to the transportation and utilisation of Premium are the activities which have the most significant liabilities toward the environment in each sector. All these activities have the biggest impact on ozone depletion and global warming. The best alternative to reduce emissions from the exploration and production process is through utilising waste gas as a pump fuel. Meanwhile, for the refining process is through adsorption using zeolite and applying handling system gas is used as an alternative in the marketing process. Government program is used as an alternative within the utilisation stage, which is through perfecting transportation planning and traffic management.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: AHP, bensin, emisi, gas rumah kaca, LCA, pencemaran udara.
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD883.5 Air--Pollution
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Environment Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: - Harmira Primanda Putri
Date Deposited: 21 Aug 2017 02:43
Last Modified: 05 Mar 2019 06:57
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/43311

Actions (login required)

View Item View Item