Analisis Pengaruh Komposisi Glycine Pada Proses Sintesa Anoda Fe2O3 Untuk Aplikasi Baterai Ion Lithium

Nureza, Agny Muchamad (2017) Analisis Pengaruh Komposisi Glycine Pada Proses Sintesa Anoda Fe2O3 Untuk Aplikasi Baterai Ion Lithium. Undergraduate thesis, Institut Teknologi sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
2713100126-Undergraduate_Theses.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Pengembangan dan penelitian terhadap baterai telah lama dilakukan untuk menghasilkan baterai yang memiliki kapasitas energi yang tinggi dan mampu digunakan dalam waktu lama. Pada penelitian ini akan dilakukan Sintesa anoda Fe2O3 dengan variasi komposisi glycine sebesar 9 mmol, 12 mmol dan 15 mmol pada temperatur hidrothermal 160 oC, setelah serbuk Fe2O3 berhasil di dapat dilakukan proses kalsinasi untuk pelapisan carbon. Dari hasil pengujian XRD didapatkan puncak yang sesuai dengan standar α-Fe2O3 pada ketiga sample dengan variasi penambahan glycine, pada ketiga sample yang dikalsinasi terjadi pembentukan senyawa baru berupa Fe3O4. Dari hasil pengujian struktur mikro dilakukan pengujian SEM dan TEM, pada sample 12 mmol memiliki diameter terbesar dan terbentuk nanoelips yang sempurna , Dari hasil uji EIS(Electrochemical Impedance Spectroscopy) didapatkan sample 12 mmol memiliki nilai konduktivitas yang terbaik sebesar 8.26x10-5. Dari hasil uji CV(Cyclic Voltametri) sample sample 12 mmol sebesar ΔV 0.82 memberikan tingkat interkalase/deinterkalase yang paling baik. Dari hasil uji CD (Charge-Discharge ) sample 12 mmol menunjukan kapasitas terbesar dengan kapasitas charge sebesar 428.4mAh/g dan discharge sebesar 300.1 mAh/g. ================================================================================================= Battery development and research has long been done to produce batteries that have high energy capacity and can be used in a long time. The Fe2O3 anode synthesis was carried out by variation of glycine composition by 9 mmol, 12 mmol and 15 mmol at hydrothermal temperature of 160 oC, after the Fe2O3 powder succeeded in the calcination process for coating carbon. From the XRD test results obtained peaks that correspond to the standard α-Fe2O3 in the three samples with variations in the addition of glycine, on the three samples calcined appear a new compound is Fe2O3. From the results of microstructure testing performed SEM and TEM test, , in sample 12 have a greatest diameter and formed nanoelips,. From the result of EIS (Electrochemical Impedance Spectroscopy) test we got sample 12 mmol have a greatest conductivity is 8.26x10-5. From result of CV (Cyclic Voltametri) sample at 12 mmol equal is ΔV 0.82 give lithium ion easy to do intercalation/deintercalation . From the results of the CD test (Charge-Discharge) sample 12 mmol charge capacity at 428.4 mAh /g and discharge at 300.1 mAh/g.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSMt 621.312 423 Nur a-1
Uncontrolled Keywords: Lithium ion batteries, Glycine, Fe2O3, Hidrothermal, carbon coated
Subjects: T Technology > TP Chemical technology > TP255 Electrochemistry, Industrial.
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Material & Metallurgical Engineering > 28201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Agny Muchamad Nureza
Date Deposited: 15 Nov 2017 07:18
Last Modified: 05 Mar 2019 07:57
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/43343

Actions (login required)

View Item View Item