Pemurnian senyawa trigliserida dari minyak nyamplung (Calophyllum Inophyllum) dengan proses continuous countercurrent extraction

Amarullah, Abdul Karim and Syifalia, Lalitya (2017) Pemurnian senyawa trigliserida dari minyak nyamplung (Calophyllum Inophyllum) dengan proses continuous countercurrent extraction. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

This is the latest version of this item.

[img]
Preview
Text
2313100027_2313100171-Undergraduate_Theses.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Tanaman Nyamplung (Calophyllum inophyllum) merupakan salah satu jenis tanaman serbaguna dan memiliki banyak khasiat. Bijinya mengandung minyak sekitar 75% berat. Minyak nyamplung dikenal sebagai minyak yang tidak dapat dikonsumsi oleh manusia karena kandungan trigliserida belum murni. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh laju aliran feed terhadap kandungan trigliserida pada Non Polar Lipid Fraction (NPLF) minyak nyamplung dan mengetahui komposisi trigliserida pada NPLF minyak nyamplung di tiap-tiap titik sampel pada alat continuous countercurrent extraction. Dengan ini, diharapkan agar trigliserida menjadi lebih murni. Proses pemurnian dilakukan menggunakan packed column dengan prinsip countercurrent flow dengan pelarut n-heksana teknis dan metanol teknis. Rasio n-heksana dan minyak nyamplung adalah 15:4 (g/g) dengan laju alir light liquid:heavy liquid dalam l/menit yang digunakan adalah 0,12:0,12, 0,24:0,24, dan 0,12:0,24. Aliran ekstrak akan keluar melalui dasar kolom dan aliran raffinate keluar melalui atas kolom. Fraksi ekstrak kemudian dikumpulkan dan diuapkan untuk mendapatkan fraksi lemak polar, sedangkan fraksi raffinate juga dilakukan hal yang sama untuk mendapat fraksi lemak non-polar. Selain itu, sampel dari tiap titik sampel dipisahkan fase polar dan non-polar, lalu masing-masing fase sampel diuapkan untuk mendapatkan NPLF dan PLF tiap titik sampel. Hasil tersebut dianalisa kandungan trigliserida secara kualitatif dengan menggunakan Thin Layer Chromatography dan secara kuantitatif menggunakan Gas Chromatography. Pengaruh laju alir feed terhadap kandungan trigliserida pada NPLF minyak nyamplung menunjukkan kandungan trigliserida dengan perbandingan laju alir feed lebih kecil menghasilkan kemurnian trigliserida yang lebih baik dan hasil tertinggi didapatkan dari hasil percobaan dengan laju alir n-heksana+crude oil:metanol=1:2 yaitu ketika laju alir n-heksana+crude oil:metanol=0,12:0,24 l/menit dengan diperoleh kadar trigliserida 91,34% dan recovery minyak sebesar 93,28%. Komposisi trigliserida pada NPLF minyak nyamplung di tiap-tiap titik sampel pada alat continuous countercurrent extraction menunjukkan semakin tinggi titik sampel didapatkan kandungan trigliserida yang semakin tinggi dan diperoleh persamaan linier y = 0,0642 x + 77,535. ============================================================================================ Calophyllum inophyllum or commonly called Nyamplung in Indonesia, is one kind of versatile plant and has many benefits. The seed contains 75% weight of oil. Nyamplung oil is known as an oil that can not be consumed because the content is not pure triglycerides. The purpose of this study is to determine the effect of feeds’ flowrates on the content of triglycerides in Non-Polar Lipid Fraction (NPLF) of nyamplung oil with continuous countercurrent extraction and to determine the TAG composition in NPLF of nyamplung oil at every sampling spot in continuous countercurrent extraction equipment. It is expected that TAG become more pure. Purification of TAG begins with the extraction of nyamplung oil by continuous countercurrent extraction with packed column. The process uses n-hexane and methanol technical grade as solvents. The ratio of n-hexane to oil is 15:4 (g/g) and flowrate light liquid:heavy liquid in liter/minute is 0.12:0.12, 0.24:0.24, and 0.12:0.24.. The extract flows from bottom column and the raffinate flows from top column. Then, the extract fraction collected and distilled to get the polar lipid fraction, then do the same way for raffinate fraction to get non-polar lipid fraction. The polar and non-polar fraction separated from every sample from sampling spot, then distilled to get the PLF and NPLF every sample. The contain of triacylglycerides in NPLF is analyzed

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Countercurrent Extraction, Non Polar Lipid Fraction, Nyamplung, Trigliserida
Subjects: T Technology > TP Chemical technology > TP156 Crystallization. Extraction (Chemistry). Fermentation. Distillation
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Chemical Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Abdul Karim Amarullah
Date Deposited: 07 Sep 2017 02:15
Last Modified: 07 Sep 2017 02:15
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/43355

Available Versions of this Item

  • Pemurnian senyawa trigliserida dari minyak nyamplung (Calophyllum Inophyllum) dengan proses continuous countercurrent extraction. (deposited 07 Sep 2017 02:15) [Currently Displayed]

Actions (login required)

View Item View Item