Analisis Kestabilan Transient untuk Sistem Smart Grid Berdasarkan Metode Lintasan Kritis yang Mempertimbangkan Algoritma Persamaan Simultan

Filiana, Firilia (2017) Analisis Kestabilan Transient untuk Sistem Smart Grid Berdasarkan Metode Lintasan Kritis yang Mempertimbangkan Algoritma Persamaan Simultan. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
2215201207-Master_Thesis.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Kestabilan transient terjadi kerena ada gangguan besar pada sistem yang mempengaruhi generator. Gangguan akan menyebabkan masalah pada kestabilan sudut rotor generator. Hal ini sangat berbahaya bagi generator dan kestabilan sistem. Sistem yang dianalisis adalah sistem dengan beberapa generator. Saat terjadi gangguan, generator yang terkena pengaruh paling besar yang akan dianalisis atau disebut generator kritis. Karena analisis hanya dilakukan pada satu generator proses perhitungan akan lebih cepat. Penelitian ini menggunakan metode metode Lintasan Kritis (critical trajectory) dimana analisis dilakukan menggunakan lintasan yang menggambarkan hubungan antara sudut rotor dan kecepatan putar generator. Lintasan ini juga menggambarkan keadaan saat sistem berada dalam kondisi stabil, tidak stabil dan kritis. Hasil akhir dari metode ini adalah Critical Clearing Time (CCT) atau waktu maksimal yang diizinkan saat terjadi gangguan sebelum sistem kehilangan kestabilan. Pengujian dilakukan pada beberapa sistem untuk menguji keefektifan metode. Sistem yang digunakan adalah sistem loop dan radial yang menggunakan single circuit. Sistem juga diuji pada sistem konvensional dan smart grid. Hasil simulasi menunjukkan bahwa nilai CCT yang didapat dari metode critical trajectory akurat dan waktu perhitungannya cepat. ============================================================================================= Transient stability occurs because there is a big disturbance on the system that affecting generator. Interference will cause problems to the stability of the generator rotor angle. This is very dangerous for the generator and stability of the system. The system analyzed is a system with several generators. When fault occure, the most influenced generator is analyzed and this generator called a critical generator. Because the analysis is only done on one generator the calculation process can be faster. This research used critical trajectory method where analysis is done using a trajectory that describes the relationship between rotor angle and angular velocity of generator. This trajectory also describes the situation when the system is stable, unstable and critical condition. The end process of this method is Critical Clearing Time (CCT) or the maximum time allowed during interruption before the system loses stability. Testing is finished on several systems to prove the effectiveness of the method. The system was tested on loop and radial system that use a single circuit. This method has been tried on konventional system and smart grid as well. The simulation result shows that the CCT value obtained from critical trajectory method is accurate and the time of calculation is fast.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: critical clearing time (CCT), Critical Trajectory, generator kritis, smart grid
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK3226 Transients (Electricity). Electric power systems. Harmonics (Electric waves).
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Electrical Engineering > 20101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Firilia Filiana
Date Deposited: 15 Nov 2017 06:36
Last Modified: 05 Mar 2019 07:55
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/43430

Actions (login required)

View Item View Item