Studi Penentuan Tinggi Orthometrik Menggunakan Metode Gps Heighting Dan Metode Gaya Berat Studi Kasus: Kota Surabaya

Oktavian, Rega Yoze (2106) Studi Penentuan Tinggi Orthometrik Menggunakan Metode Gps Heighting Dan Metode Gaya Berat Studi Kasus: Kota Surabaya. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
3513100029-Undergraduate_Theses.pdf - Published Version

Download (6MB) | Preview

Abstract

Surabaya sebagai ibu kota Provinsi Jawa Timur, Indonesia yang merupakan pusat bisnis, perdagangan, industri, dan pendidikan di Jawa Timur. Tampak adanya peningkatan pembangunan, kegiatan industri dan fasilitas umum perkotaan seperti perkantoran, perdagangan, jasa, pendidikan, kesehatan serta sarana transportasi. Dengan kondisi tersebut Kota Surabaya memerlukan perencanaan yang matang dalam penataan tata ruang yang efisien dan tepat guna. Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan Informasi Geospasial (IG) yang baik, akurat dan sesuai dengan keadaan yang terkini. Dengan kemajuan teknologi pengukuran yang semakin modern untuk penetuan tinggi dalam mewujudkan IG yang baik bisa dilakukan dengan praktis dan cepat yaitu dengan menggunakan teknologi satelit Global Positioning System (GPS). Dalam penelitian ini dilakukan penentuan tinggi orthometrik dengan menggunakan teknologi satelit GPS yang diolah menggunakan perangkat lunak GAMIT/GLOBK dan metode gayaberat dengan model global gayaberat bumi yaitu Earth Gravitational Model (EGM) 2008 serta pengukuran gayaberat relatif dengan gravimeter. Dari analisa hasil pengolahan data GPS yang diamati pada bulan Maret 2017 dan telah dikoreksikan dengan metode gayaberat, didapatkan nilai tinggi orthometrik dengan ketelitian paling baik pada BM08 senilai +5,9096 dan BM33 senilai +10,2426 dengan ketelitian sebesar 8 milimeter (mm). Untuk nilai undulasi yang ada di kota Surabaya berkisar 28 sampai 29 meter (m). ================================================================================== Surabaya as the capital of East Java Province, which is the center of business, commerce, industry, and education in East Java. It appears that there is an increase in development, industrial activities and urban public facilities such as offices, trade, services, education, health and transportation facilities. With these conditions Surabaya City requires careful planning in spatial arrangement efficient and appropriate. To achieve this required good Geospatial Information (IG), accurate and in accordance with the current state. With the progress of measurement technology increasingly modern for high penetration in realizing good IG can be done with practical and fast that is by using Global Positioning System (GPS) satellite technology. In this research, orthometric height is determined by using satellite GPS technology processed using GAMIT / GLOBK software and gravity method with global gravity model of Earth Gravitational Model (EGM) 2008 and relative gravity measurement with gravimeter. From the analysis of GPS data processing observed in March 2017 and has been corrected by gravity method, we get orthometric height value with the best accuracy on BM08 worth +5,9096 and BM33 worth +10.2426 with accuracy of 8 millimeters (mm). For the value of existing undulations in the city of Surabaya ranges from 28 to 29 meters (m).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: GM 2008, Gayaberat, GAMIT/GLOBK, GPS Heighting, Surabaya, Tinggi Orthometrik
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GB Physical geography
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Geomatics Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Rega Yoze Oktavian
Date Deposited: 07 Sep 2017 07:48
Last Modified: 14 Sep 2017 03:34
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/43442

Actions (login required)

View Item View Item