Modifikasi Apartemen Pavilion Permata Menggunakan Struktur Komposit Baja Beton

Hardianto, Dian Rahmat (2017) Modifikasi Apartemen Pavilion Permata Menggunakan Struktur Komposit Baja Beton. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
3115105039-Undergraduate_Theses.pdf - Published Version

Download (7MB) | Preview

Abstract

Apartemen Pavilion Permata terdiri dari 13 lantai dan 1 lantai basement menggunakan struktur beton bertulang konvensional. Seperti yang kita ketahui bersama untuk membangun suatu gedung bertingkat membutuhkan waktu yang lama dan juga mahal. Dengan adanya teknologi yang ada saat ini pemilik gedung hanya memilih bahan yang mana lebih cepat penyelesaiannya, ekonomis dan kuat untuk struktur utama gedung tersebut karena semakin tinggi gedung semakin lama pengerjaannya dan mahal. Salah satu alternatif dari sekian banyak material struktur bangunan adalah baja beton komposit. Penggunaan baja komposit di Indonesia sudah semakin banyak karena adanya kelebihan-kelebihan yang dimiliki struktur baja komposit dibandingkan dengan struktur beton konvensional. Ada pun keunggulan lain yang ditinjau dari ketahanan terhadap gempa, yang mana struktur komposit baja-beton berperilaku lebih baik dari beton bertulang konvensional. Sistem penahan gempa pada struktur Apartemen Pavilion Permata ini adalah SRPMK yang mana beban lateral khususnya gempa, ditransfer melalui mekanisme lentur antara balok dan kolom. Hasil dari modifikasi Apartemen Pavilion Permata ini meliputi dimensi profil struktur sekunder, struktur primer, struktur bawah dan desain sambungan. ================================================================= Apartment Pavilion Permata consists of 13 floors and 1 basement floor using a conventional reinforced concrete structure. As we know together to build a high rise building takes a long time and also expensive. With the existing technology currently the building owner only chooses the material where the faster settlement, economical and strong for the main structure of the building because the higher the building the longer the process and expensive. One alternative to the many building structural materials is composite steel. The use of composite steel in Indonesia is increasingly due to the advantages of composite steel structure compared with conventional concrete structures. There are other advantages in terms of earthquake resistance, in which concrete-steel composite structures behave better than conventional reinforced concrete. The earthquake-resistant system in the Pavilion Permata Apartment structure is SRPMK, where the lateral load, especially earthquake, is transferred through the bending mechanism between beams and columns. The result of this modification of Apartment Pavilion Permata includes dimensions of profile of secondary structure, primary structure, bottom structure and connection design.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSS 690.831 4 Har m
Uncontrolled Keywords: Struktur Komposit Baja Beton, Struktur Baja, Resiko Gempa, concrete-steel composite structure, earthquake risk, steel structure
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD1391 Apartment houses
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA418.9 Composite materials. Laminated materials.
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA645 Structural analysis (Engineering)
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > 22201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Dian Rahmat Hardianto
Date Deposited: 13 Nov 2017 03:57
Last Modified: 06 Mar 2019 02:52
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/43609

Actions (login required)

View Item View Item