Tipologi Pemanfaatan Subsektor Kehutanan Terhadap Pembentukan PDRB Hijau di Jawa Timur

Hersaputri, Laksmita Dwi (2017) Tipologi Pemanfaatan Subsektor Kehutanan Terhadap Pembentukan PDRB Hijau di Jawa Timur. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
3613100069-Undergraduate_Theses.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (13MB) | Request a copy

Abstract

Jawa Timur merupakan penyumbang nilai pembangunan kedua terbesar dalam perekonomian nasional, yang salah satunya ditopang oleh sektor pertanian. Namun belum terjamin akan seterusnya berlanjut sampai jangka panjang karena aktivitas ekonomi tidak selalu berbanding lurus dengan kondisi lingkungan hidup. Oleh sebab itu perlu adanya perhitungan PDRB yang menilai pertumbuhan ekonomi yang menunjang keberlanjutan lingkungan. Subsektor kehutanan yang termasuk kedalam sektor pertanian memiliki nilai jasa lingkungan yang tinggi dalam meminimalkan perubahan iklim dan pemanasan global bagi kesejahteraan manusia. Namun kehutanan di Jawa Timur mengalami degradasi lingkungan setiap tahunnya akibat kegiatan ekonomi yang turut memanfaatkan kekayaan alam hutan. Sehingga perlu adanya kebijakan dari pemerintah untuk menghindari eksternalitas negatif aktivitas ekonomi terhadap lingkungan yang dapat diterapkan di seluruh kabupaten di Jawa Timur, yaitu dengan menetapkan tipologi berdasarkan ciri deplesi dan degradasi lingkungan dari masing-masing kabupaten. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara survei sekunder serta studi literatur terhadap pustaka ilmiah, teori-teori yang dikaji merupakan teori-teori yang berkaitan dengan ekonomi dan PDRB hijau, yang kemudian menghasilkan indikator dan variabel penelitian. Survei sekunder berupa survei instansional yaitu memperoleh data-data dari instansi terkait yang dibutuhkan dan sesuai dengan variabel penelitian. Data tersebut kemudian dianalisis dengan perhitungan matematis menggunakan rumus PDRB Hijau (PDRB Coklat – deplesi – degradasi lingkungan) lalu menggunakan metode MDS untuk menentukan tipologi. Dari analisis yang telah dilakukan, didapatkan hasil akhir berupa tipologi pemanfaatan subsektor kehutanan pada PDRB Hijau di Jawa Timur. Terdapat 3 (tiga) tipologi yaitu tipologi 1 beranggotakan Kabupaten Pacitan yang memiliki nilai deplesi lingkungan paling tinggi serta PDRB Hijau paling rendah dibandingkan kabupaten lain di Jawa Timur. Tipologi 2 beranggotakan Kabupaten Tuban yang memiliki nilai degradasi paling tinggi dibandingkan kabupaten lain di Jawa Timur, dan Tipologi 3 beranggotakan kabupaten lain selain Kabupaten Pacitan dan Banyuwangi yang memiliki nilai degradasi dan deplesi di tingkat yang rendah ke sedang ================================================================= East Java is the second largest contributor to national economy’s development; which is supported by the Agricultural Sector. But it’s not guaranteed to be continued in a long term because the economic activity is not always even to the condition of the environment. Therefore, it’s necessary to calculate the GRDP, which assesses economic growth that supports environmental sustainability. Forestry Subsector, which belongs to Agricultural Sector, has a high value of environmental services in minimalizing climate change and global warming. However, forestry in East Java has been degraded every year due to economy activities that utilize forest resources. So, it is necessary to have forestry policy to avoid negative externalities of economic activity to the environment that can be applied in all regencies in East Java, by identifying typologies based on the characteristics of each regencies’ environmental depletion and degradation. The data collection is done by secondary survey and literature study on scientific literature and theories that are related to green economy, which generate research indicator and variables. Secondary survey is an institutional survey: collecting the needed data from related institutions, in accordance with research variables. The data is analyzed by systematic calculation using Green GRDP formula (Brown GRDP – environmental depletion – environmental degradation) and then using Multidimensional Scaling (MDS) to determine the typology. Based on the analysis, there are 3 (three) typologies that identifies the typology utilization of forestry subsector on Green GRDP. The first typology consists of Pacitan Regency, which has the highest environmental depletion value as well as the lowest Green GRDP value compared to other regencies in East Java. The second typology consists of Banyuwangi Regency, which has the highest Green GRDP value compared to other regencies in East Java. The third typology consists of other districts besides Pacitan and Banyuwangi Regency.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSPW 304.28 Her t
Uncontrolled Keywords: Deplesi Lingkungan, Degradasi Lingkungan, PDRB Hijau, Tipologi, Environmental Depletion, Environmental Degradation, Green GRDP, Typology
Subjects: H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races > HT166 City Planning--Environmental aspects
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Regional and Urban Planning > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Laksmita Dwi Hersaputri
Date Deposited: 13 Nov 2017 08:52
Last Modified: 13 Dec 2017 03:17
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/43645

Actions (login required)

View Item View Item