Perencanaan Sisi Udara Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang

Hilman, Mochammad Yusuf (2017) Perencanaan Sisi Udara Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
3113041036-Undergraduate_Theses.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (19MB) | Request a copy

Abstract

Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang mengalami peningkatan kebeutuhan akan angkutan udara setiap tahunnya, dimana kapasitas sudah tidak memadai dari sisi darat maupun dari sisi udara, sehingga perlu dilakukan pengembangan bandara Ahmad Yani, yang direncanakan pada sisi utara runway Bandara sesuai Master Plan Bandara Ahmad Yani Semarang pada tahun 2014. Perhitungan rencana pengembangan sisi udara untuk 20 tahun kedepan tahun 2036, diawali dengan peramalan pergerakan pesawat untuk 20 tahun yang akan datang hingga tahun 2036. Hasil dari peramalan digunakan untuk mengetahui jenis pesawat rencana. Pesawat rencana tersebut dijadikan sebagai acuan untuk analisis geometrik sisi udara yaitu landas pacu, landas hubung, dan landas parkir, dalam perencanaan perkerasan pesawat rencana ditentukan dari pesawat yang memiliki beban yang paling besar pada roda pesawat, jenis perkerasan yang digunakan adalah perkerasan kaku pada landas parkir dan landas hubung serta perkerasan lentur pada landas pacu. Perencanaan perkerasan menggunakan metode FAA (Federal Aviation Administration). Perbaikan struktur tanah dibutuhkan guna memperbaiki struktur tanah dasar dari pada bandara dan digunakan preloading + PVD (Prefabricated Vertical Drain) guna mempercepat terjadinya settlement. Berdasarkan perhitungan didapatkan panjang dan lebar runway adalah 3000 m x 45 m, dengan bahu landasan juga stopway sebesar 60 m x 45 m, RESA (Runway End Safety Area) dimensi 240 m. Lebar Taxiway total adalah 35 m dengan lebar bahu 17, sedangkan letak Exit Taxiway sudut 90° berada pada STA 1+200, 1+725, dan 3+000. Untuk luas Apron tahun 2017 adalah 81.287 m2dan tahun 2036 adalah 187.985 m2. Total tebal perkerasan lentur untuk tahun 2036 pada runway area kritis adalah 99,06 cm, area non kritis adalah 93,,06 cm, pada taxiway tebal perkerasan area kritis adalah 72,82 cm, area non kritis adalah 72,58 cm dan pada apron area kritis adalah 62,81 cm, area non kritis adalah 63,58 cm, dan untuk perencanaan pemasangan PVD (Prefabricated Vertical Drain) dengan jarak 1 m per PVD dan menggunakan pola segiempat dengan kurun waktu penurunan 2,5 bulan mencapai penurunan U 90% atau penurunan 2,8m. ================================================================= Demand of air transport of Ahmad Yani Internasional Airport Semarang always increase every years, but capacity of airport is not sufficient from the land side and air side as well, so it needs to do Airport development, that have planned on air side according to the master plan of Ahmad Yani Internasional Airport Semarang on 2014. Calculation of air side development plan for 20 year ahead in 2036 is begin with the forecast of aircraft movement for the next 20 years till 2036, the resul of the forecast being used to know the plan of the aircraft for airside geometric analysis such as runway, taxiway, and apron, for planing the pavement the plan of the aircraft is being choosen from the aircraft that have the maximum weight on the wheel, the type of the pavement that being used is rigid pavement on taxiway and apron, and flexible pavement on runway. The plan for the pavement is using FAA method (Federal Aviation Administration). Improvement of soil structure is needed for improve the subgrade value of the airport, the method that used is preloading + PVD (Prefabricated Vertical Drain) for speed up the settlement. Based on calculation, obtained runway length and width is 3000 m x 45 m , with runway shoulder and stopway size is 60 m x 45 m, RESA (Runway End Safety Area) lenght 240m. Total taxiway width is 35 m with shoulder width 17 m, while the location of exit taxiway 90 degree at STA 1+200, 1+725 AND 3+000. Wide of Apron in 2017 is 81.287 m2 and for 2036 is 187.985 m2. Total flexible pavement thickness for 2036 on the critical runway area is 99,06 cm, and non critical area is 93,,06 cm, on taxiway thickness of the pavement for critical area is 72,82 cm, and non critical area is 72,58 cm. on Apron thickness of the pavement for critical areaa is 62,81 cm, and non critical area is 63,58 cm, and for panning istallation of PVD (Prefabricated Vertical Drain) with 1 m distance between each of PVD and using square configuration with the settlement period is 2,5 month reaching settlement of U 90% or settlement 2,8 m

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Airside, FAA, ICAO, KP no 29 Tahun 2014, Runway, Taxiway, Apron, Struktur Perkerasan
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA645 Structural analysis (Engineering)
T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements
Divisions: Faculty of Vocational > Civil Infrastructure Engineering
Depositing User: hilman mochammad yusuf
Date Deposited: 24 Nov 2017 02:40
Last Modified: 24 Nov 2017 02:40
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/43649

Actions (login required)

View Item View Item