Desain Ulang Struktur Gedung Pasar 4 Lantai di Pasuruan dengan Metode Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM) dan Metode Pelaksanaan pada Elemen Kolom

Devayanti, Shafira and Purnamastuti, Brigitta Riska (2017) Desain Ulang Struktur Gedung Pasar 4 Lantai di Pasuruan dengan Metode Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM) dan Metode Pelaksanaan pada Elemen Kolom. Diploma thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
3114030058-Non_Degree.pdf - Published Version

Download (16MB) | Preview

Abstract

Gedung Pasar 4 Lantai merupakan bangunan yang terletak di Pasuruan dimana bangunan tersebut semula berjumlah 2 lantai, berbentuk trapesium, tinggi bangunan tersebut 8,60 m, dan luas bangunan sebesar 23.475 m2 diubah menjadi gedung 4 lantai, berbentuk persegi panjang, tinggi bangunan tersebut 19,50 m, dan luas bangunan sebesar 2.016 m2 (42 m x 48 m). Berdasarkan hasil Standard Penetration Test (SPT) di daerah Pasuruan, diketahui bahwa gedung dibangun di atas tanah dengan kondisi tanah sedang (kelas situs SD) dan termasuk dalam Kategori Desain Seismik (KDS) C. Oleh karena itu, perhitungan struktur gedung ini menggunakan metode Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM) yang mengacu pada SNI 1726:2012. Untuk perencanaan beban akibat gempa menggunakan metode statik ekuivalen karena bangunan gedung ini masuk ke dalam kategori bangunan yang beraturan. Sedangkan pembebanan non gempa dapat disesuaikan dengan peraturan SNI 1727:2013. Bahan utama dalam pembuatan struktur bangunan ini adalah beton bertulang yang mengacu pada SNI 2847:2013. Tahapan pengerjaan tugas akhir ini diawali dengan pengumpulan data berupa data tanah, gambar arsitektur dan struktur, dan referensi-referensi yang akan digunakan. Selanjutnya, menentukan struktur yang optimal untuk gedung ini. Lalu, menganalisa pembebanan struktur serta gaya dalam, menentukan penulangan, dan mengontrolnya dengan persyaratan. Dan diakhiri dengan menghitung volume pembesian dan volume beton untuk dua portal. Hasil dari perhitungan struktur ini didapatkan 6 tipe balok yaitu balok B1 (35/55) cm, B2 (30/40) cm, B3 (20/30) cm, B4 (35/55) cm, B5 (30/45) cm, dan B6 (30/45) cm. Untuk kolom didapatkan 2 tipe yaitu K1 dan K2 dengan dimensi (50/50) cm. Lalu, didapatkan juga dimensi sloof sebesar (35/55) cm, tebal pelat lantai dan pelat atap sebesar 12 cm serta tebal pelat tangga dan bordes sebesar 15 cm. Selain itu, didapatkan rasio penulangan dari portal memanjang sebesar 178,418 kg/m3 dan rasio penulangan dari portal melintang sebesar 177,967 kg/m3. Untuk metode pelaksanaan pada elemen kolom diawali dengan tahap perancangan kolom, tahap penulangan kolom (dimana tulangan pile cap dipastikan telah dipasang), tahap pemasangan bekisting kolom, tahap pengecoran (sebelumnya dilakukan slump test dan pembuatan benda uji silinder), tahap pembongkaran bekisting kolom, dan tahap perawatan beton. ============================================================================================= The 4 Story Market Building is located in Pasuruan, the building is originally has 2 floors, shaped trapezoidal, the height of the building is 8,60 m, and the building area of 23.475 m2 is converted into a 4 floor building, shaped rectangular, the height of the building 19,50 m, and building area of 2.016 m2 (42 m x 48 m). Based on the results of Standard Penetration Test (SPT) in Pasuruan area, it is known that the building is built on land with medium soil condition (class of SD site) and included in Category of Seismic Design (KDS) C. Therefore, the calculation of this building structure using Intermediate Moment Resisting Frame System (SRPMM) method referring to SNI 1726: 2012. For the load planning due to the earthquake using the equivalent static method because this building belong to the category of regular buildings. While the non earthquake load can be adjusted with the regulation of SNI 1727: 2013. The main material in the manufacture of this structure is reinforced concrete which refers to SNI 2847: 2013. The Phase of this final project work begins with the collection of data in the form of soil data, architectural drawings and structures, and references that will be used. Next phase is to determine the optimal structure for this building. Then analyze the loading of structures and inner forces, determine the reinforcement, and control it with the requirements. And finished by calculating the volume of concretion and the volume of concrete for the two portals. The result of this structural calculation was obtained by 6 types of beams which are beam B1 (35/55) cm, B2 (30/40) cm, B3 (20/30) cm, B4 (35/55) cm, B5 (30/45) cm , And B6 (30/45) cm. For the columns obtained 2 types of K1 and K2 with dimensions (50/50) cm. Then, also obtained the dimensions of sloof (35/55) cm, the thickness of plate floor and plate roof is 12 cm and the thickness of plate ladder and landing is about 15 cm. Be sides of those, there is a reinforcing ratio of the longitudinal portal of 178,418 kg/m3 and the repeating ratio of the transverse portal of 177,967 kg/m3. For the method of implementation on the column element begins with the design stage of the column, the stage of column reinforcement (where the pile cap reinforcement is fixed), the column forming stage, the casting stage ( the slump test and the manufacture of the cylindrical test object should be done first), the demolition stage of column formwork, and stage of concrete treatment.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Bangunan Gedung Pasar, Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah, Statik Ekuivalen.
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA645 Structural analysis (Engineering)
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA681 Concrete construction
T Technology > TH Building construction
Divisions: Faculty of Vocational
Depositing User: Brigitta Rizka Purnamastuti
Date Deposited: 22 Sep 2017 07:20
Last Modified: 06 Mar 2019 02:47
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/43823

Actions (login required)

View Item View Item