Identifikasi Patahan Lokal Menggunakan Analisa Mikrotremor (Studi Kasus: Patahan Lokal Sungai Surabaya)

Riyantiyo, Nizar Dwi (2017) Identifikasi Patahan Lokal Menggunakan Analisa Mikrotremor (Studi Kasus: Patahan Lokal Sungai Surabaya). Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
3713100031-Undergraduate-Theses.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Area penelitian dalam studi ini adalah kota Surabaya sebagai ibukota provinsi Jawa Timur. Penelitian ini akan difokuskan pada patahan lokal yang melintasi sungai kota surabaya, karena sungai Surabaya dilintasi beberapa jembatan di Surabaya seperti Dinoyo, Jagir, jembatan layang Wonokromo dan bendungan gunung sari. Berdasarkan kondisi geologi kota Surabaya berupa cekungan endapan aluvial dan batu pasir dengan sedimen batu lempung dan gamping, serta dilewati oleh sesar Kendeng yang bergerak 5 milimeter per tahun. Dengan komposisi endapan sedimen yang ada di Surabaya, wilayah yang memiliki kondisi geologi berupa aluvial, tuff, dan batu pasir akan memiliki potensi bahaya yang besar terhadapt intensitas getaran tanah akibat amplifikasi dan intensitas gempa. Sehingga tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah mengetauhui kondisi patahan lokal yang ada di sekitar sungai Surabaya, dimana ketika terkena guncangan gempa bumi dapat berpotensi bergerak dan dapat merusak infrastruktur disekitarnya. Metode yang digunakan dalam studi ini analisa Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR) untuk mendapatkan nilai frekuensi dominan kemudian akan diintegrasikan dengan nilai Vs30 untuk mendapatkan nilai kedalaman sedimen dan pada penelitian ini akan digunakan inversi HVSR untuk menggambarkan kondisi patahan lokal sungai Surabaya, sehingga dapat memprediksi zona bahaya disekitar patahan lokal sungai Surabaya. ================================================================= Region in this study is the capital city of Surabaya, East Java Province. This research will be focused on local fault that crosses the river city of Surabaya, because the river crossed by a bridge Surabaya in Dinoyo, Jagir, Wonokromo overpass bridge and dam Gunung Sari. Based on the geological conditions of the city of Surabaya in the form of alluvial basins and sandstone with clay and limestone sedimentary rocks, and crossed by fault Kendeng moving 5 millimeters per year. With the composition of sediment deposition in Surabaya, the region that has the geological conditions in the form of alluvial, tuff, sandstone and would have a great potential danger to intensity ground shaking due to amplification and the intensity of the earthquake. So the purpose of this study is to describe the local faults that exist around Surabaya river, which periodically if hit by an earthquake can move and cause damage to the existing infrastructure. The method used in this study using analysis of Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR) to determine the natural frequency response in the area and will be integrated with the data Vs30 to obtain the thickness of layers of sediment and in this research used inversion HVSR to imaging subdurface condition of local fault Surabaya river, so as to determine the danger zones around the fault of the Surabaya local river.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSGf 622.159 2 Riy i
Uncontrolled Keywords: Patahan Lokal, Mikrotremor, Horizontal to Vertical Spectral Ratio, Vs30, Kedalaman sedimen, Inversion HVSR, Local Fault, Sediment Thickness
Subjects: Q Science > QE Geology > QE601 Geology, Structural
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Geophysics Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Nizar Dwi Riyantiyo
Date Deposited: 16 Nov 2017 07:52
Last Modified: 06 Mar 2019 03:07
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/43840

Actions (login required)

View Item View Item