Ekstraksi Minyak Mikroalga (Chlorella sp.) Dengan Microwaved Assisted Extraction Sebagai Bahan Pembuatan Biodiesel

Nurmitasari, Yurie and Reza, Annisaa Rhaudiyah (2017) Ekstraksi Minyak Mikroalga (Chlorella sp.) Dengan Microwaved Assisted Extraction Sebagai Bahan Pembuatan Biodiesel. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
231310010-2313100147-Undergraduate-Theses.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Microalgae memiliki potensi yang sangat tinggi untuk dapat dijadikan sebagai bahan pembuatan biodiesel karena microalgae mempunyai kandungan lipid yang tinggi. Dalam penelitian ini species microalgae yang digunakan adalah Chlorella sp. karena mengangdung lipid yang tinggi sekitar 10-48%. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari kondisi operasi optimal untuk ekstraksi minyak microalgae Chlorella sp. dengan metode Microwaved-Assisted Extraction (MAE) yang meliputi rasio bahan terhadap volume soxhlet, daya microwave yang dibutuhkan untuk ekstraksi, serta waktu terhadap yield pada proses ekstraksi. Variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah massa mikroalga kering sebanyak 10; 20; 30gram , daya sebesar 300; 450; 600 watt serta waktu reaksi 20; 35; 50; 80menit. Metode yang pertama yang dilakukan pada penelitian ini adalah mengekstraksi mikroalga yang telah dicampurkan dengan H2SO4 kemudian dilanjutkan mengekstraksi dengan microwave dengan menambahkan NaOH. Setelah mengekstraksi, dilakukkannya centrifuge untuk memisahkan endapan dan supernatantnya. Kemudian supernatantnya ditambahkan dengan H2SO4 0,5M dan mencentrifuge kembali. Setelah itu mengekstraksinya kembali dengan microwave dengan menambahkan 50mL N-Heksana. Hasilnya diuapkan sampai membentuk endapan kristal. Endapan tersebut diberi metanol dan N-Heksana secukupnya untuk mengikat minyak. Menyaring endapan tersebut dan memanaskan sampai berat botol yang berisi minyak konstan. Dari metode yang dilakukan mendapatkan yield sebesar 88,45% dengan menggunakan massa mikroalga kering 10 gram pada daya 300 watt selama 35 menit. Kesimpulan yang didapat adalah proses ekstraksi dengan Microwaved-Assisted Extraction merupakan metode yang efisien karena bisa menghemat waktu dan energi serta karena ekstraksi terjadi secara simultan. Semakin lama waktu ekstraksi maka yield yang diperoleh semakin menurun dan semakin tinggi daya yang digunakan maka hasil lipid yang didapatkan semakin menurun tetapi kondisi lipid yang diperoleh berupa liquid. ================================================================= Microalgae has a very high potential to be used as a material for making biodiesel because microalgae has a high lipid content. In this research, the species microalgae used was Chlorella sp. because it has high lipid content about 10,48%. The purpose of this research is to learn the optimal operating conditions for microalgae oil extraction of Chlorella sp. by Microwaved - Assisted Extraction (MAE) which includes material ratio to the distiller volume, mic rowave power required for the extraction, and the time to the yield on the extraction process. Variable used in this research are dry microalga mass of 10;20;30 grams, power of 300;450;600 watts, and also reaction time of 20;35;50;80 minutes. The first method used in this research was extracting microalga that had been mixed with H2SO4 then proceeded to extract using microwave by adding NaOH. After extraction process, sample was centrifuged to separate the sediment and supernatant. Then the supernatant was added with H2SO 40,5 M and centrifuged again. After that, extracting it again using microwave with adding 50 mL of N-Hexane. The result was evaporated to form a crystalline precipitate. The precipitate given was added with methanol and N-Hexane sufficiently to bind oil. Filtering the precipitate and heating up until the weight of the bottle containing oil constant. From this method, yield obtained is 88,45% by using the mass of dry microalga of 10 grams at 300 watts for 35 minutes. The conclusion obtained is the extraction process by Microwaved - Assisted Extraction (MAE) was an efficient method because it can save time and energy also extraction done simultaneously. The longer of the extraction time then the yield obtained decreased and the higher power used then lipid obtained decreased but lipid obtained in the form of liquid.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSK 662.88 Nur e
Uncontrolled Keywords: Chlorella sp., Ekstraksi, Microalgae, Microwaved-Assisted Extraction
Subjects: T Technology > TP Chemical technology > TP359 Biogas
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Chemical Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Yurie Nurmitasari .
Date Deposited: 04 Dec 2017 02:21
Last Modified: 06 Mar 2019 04:40
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/44280

Actions (login required)

View Item View Item