Pembuatan Bata Ringan dari Limbah Pabrik Asam Fosfat dengan Menggunakan Proses Cellular Light-Weight Concrete (CLC)

Prasetya, Irawan and Kusuma, Maulana Rahendra (2017) Pembuatan Bata Ringan dari Limbah Pabrik Asam Fosfat dengan Menggunakan Proses Cellular Light-Weight Concrete (CLC). Diploma thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
2314030006-2314030093-Non-Degree.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview

Abstract

Pada zaman modern ini, pembangunan konstruksi gedung di kota-kota besar berkembang dengan begitu pesat. Hal ini mengakibatkan kebutuhan akan bahan bangunan seperti kerikil, pasir, serta semen akan meningkat pula. Bangunan gedung terdiri dari atap, dinding, dan lantai. Dinding yang biasa digunakan dalam pembuatan yaitu bata beton, bata celcon (hebel) dan batu bata. Di sisi lain, Phosphogypsum merupakan hasil samping dari produksi asam fosfat yang dihasilkan sebanyak 4 ton per hari. Tetapi sampai saat ini, phosphogypsum hanya digunakan sebagai semen retarder yang hanya memerlukan 3-5% phosphogypsum. Maka dari itu, phosphogypsum akan digunakan sebagai salah satu bahan pembuat bata ringan untuk memenuhi kebutuhan pembuatan dinding. Pembuatan bata ringan tipe CLC (Cellular Lightweight Concrete) adalah sebagai berikut : Pertama air dimasukkan ke dalam mixer. Kemudian semen dicampurkan ke dalam air. Setelah itu phosphogypsum, pasir silica dan fly ash dimasukkan dalam Mixer. Foam Agent dicampur dengan air dalam tangki khusus. Setelah itu dipompa ke dalam Foam Generator untuk dicampur dengan udara yang akan menghasilkan gelembung. Selanjutnya gelembung ini dimasukkan ke dlm mixer yang telah berisi pasir silica, phosphogypsum, fly ash, semen dan air. Setelah campuran rata, adukan mortar dan gelembung ini dipompa ke dalam cetakan. Setelah dibiarkan kurang lebih 5 jam, bata ringan sudah bisa dilepas dari cetakan. Kemudian masuk tahap curing selama 28 hari di ruang terbuka dengan disiram air secara berkala untuk menjaga kelembaban bata. Dari percobaan ini didapatkan hasil komposisi yang optimum untuk membuat bata ringan yang sesuai dengan SNI 03-0349-1989 adalah 35% semen, 5% fly ash, 25% phosphogypsum, 35% pasir silika, 50% (dari berat semen) air, dan 40% foam agent dengan hasil uji yang didapat adalah : densitas = 1,14 kg/L ; kuat tekan = 1,9 Mpa ; penyerapan air = 11,8 %. ================================================================= In this modern era, the construction of buildings in major cities is growing so rapidly. This results in the need for building materials such as gravel, sand, and cement will also increase. The building consists of roofs, walls, and floors. The walls are commonly used in the manufacture of concrete bricks, celcon bricks (hebel) and bricks. On the other hand, Phosphogypsum is a by-product of the production of phosphoric acid produced as much as 4 tons per day. But to date, phosphogypsum is only used as a cement retarder that requires only 3-5% phosphogypsum. Therefore, phosphogypsum will be used as one of the brick / light concrete materials to meet the needs of wall making The order of making of light brick type CLC (Cellular Lightweight Concrete) is as follows: First water put into mixer. Then the cement is mixed into the water. After that phosphogypsum, silica sand and fly ash are included in the mixer. Foam Agent is mixed with water in a special tank. Once it is pumped into the Foam Generator to be mixed with air that will produce bubbles. Furthermore, this bubble is inserted into a mixer that already contains silica sand, phosphogypsum, fly ash, cement and water. After the mixture is blended, the mortar and bubble mixture is pumped into the mold. After left for about 5 hours, lightweight brick can be removed from the mold. Then enter the curing stage for 28 days in an open space with water sprayed regularly to keep the brick moisture. From this experiment, it is found that the optimum composition for making light brick in accordance with SNI 03-0349-1989 is 35% cement, 5% fly ash, 25% phosphogypsum, 35% silica sand, 50% (from water weight) And 40% foam agent with the test results obtained are: density = 1.14 kg / L; Compressive strength = 1.9 MPa; Water absorption = 11.8% .

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Phosphogypsum, Bata Ringan, CLC (Cellular Lightweight Concrete), Light Brick
Subjects: T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Faculty of Vocational > Industrial Chemical Engineering
Depositing User: Irawan Prasetya .
Date Deposited: 30 Nov 2017 07:48
Last Modified: 06 Mar 2019 04:46
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/44373

Actions (login required)

View Item View Item