Konsep Pengendalian Perubahan Penggunaan Lahan Terhadap Eksistensi Kawasan Minapolitan Di Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo

Arumsani, Dira (2017) Konsep Pengendalian Perubahan Penggunaan Lahan Terhadap Eksistensi Kawasan Minapolitan Di Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
3214205006-Master_Thesis.pdf - Published Version

Download (7MB) | Preview

Abstract

Kecamatan Sedati merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Sidoarjo yang memiliki potensi tinggi dalam sektor perikanan budidaya. Berdasarkan Keputusan Bupati Sidoarjo, Kecamatan Sedati ditetapkan menjadi salah satu wilayah pengembangan kawasan minapolitan dan termasuk sebagai wilayah perkotaan kecil. Berdasarkan kondisi saat ini keberadaan kawasan minapolitan semakin tergeser akibat adanya alih fungsi lahan menjadi berbagai kawasan kegiatan baru yang merupakan dampak dari perkembangan wilayah. Hal tersebut terlihat dari adanya perubahan penggunaan lahan dari pertanian ke perumahan dengan luasan mencapai 89,86% dari total perubahan penggunaan lahan, adanya upaya reklamasi lahan tambak, dan sebagainya. Tujuan dari adanya penelitian ini adalah untuk mendapatkan suatu konsep pengendalian perubahan penggunaan lahan dalam upaya mempertahankan keberadaan kawasan minapolitan tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan 5 tahapan, yaitu menganalisis dampak perubahan penggunaan lahan dengan analisis deskriptif, dan menentukan tipologi dengan analisis data kuartil. Selanjutnya menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh dengan analisis delphi terhadap stakeholder, kemudian menganalisis kriteria pengendalian dan merumuskan konsep pengendalian dengan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahwa: (1) terjadi penurunan produksi budidaya udang dan bandeng mencapai sebesar 46.832,39 Ton terhitung sejak tahun 2013 hingga tahun 2015; (2) terdapat 4 tipologi kawasan minapolitan; (3) faktor-faktor yang berpengaruh terhadap perubahan penggunaan lahan kawasan minapolitan, antara lain: faktor perkembangan investasi, potensi hasil produksi minabisnis, pendorong konversi lahan minapolitan, implementasi hukum, pengawasan pengendalian perubahan lahan, kepemilikan lahan dan perkembangan kota; (4) kriteria pengendalian perubahan penggunaan lahan antara lain: dengen memperketat perizinan, pemberian insentif,pembentukan tim teknis dan perumusan peraturan daerah sebagai dasar pertimbangan, dan sebagainya; serta (5) konsep pengendalian perubahan penggunaan lahan, dengan cara: penerapan mekanisme disinsentif dan sanksi administratif, pemberian insentif, penerapan zoning regulation, dan peningkatan efektivitas pengawasan. =================================================================== Sedati is one of the areas in Sidoarjo Regency that has high potential in the aquaculture sector. Based on the decision of Sidoarjo Regent, Sedati was established to be one of the development areas of minapolitan area and included as a small urban area. Based on the current condition of the existence of minapolitan area is getting shifted due to land conversion into new areas of activity which is the impact of regional development. This is evident from the changes in land use from agriculture to housing with an area of 89.86% of total land use change, the existence of pond land reclamation, and so forth. The purpose of this research is to get a concept of control of land use change in order to maintain the existence of the minapolitan area. This research was conducted with 5 stages, that is analyzing the impact of land use change with descriptive analysis, and determining typology with quartile data analysis. Next analyze the factors that influence with delphi analysis to stakeholders, then analyze the criteria of controlling and formulating the concept of control with descriptive analysis. Based on the result of research, it is found that: (1) there is a decrease of shrimp and milkfish production reaches 46,832.39 ton from 2013 until 2015; (2) there are 4 typologies of minapolitan area; (3) factors affecting changes in land use in the minapolitan area, among others: investment development factors, potentials of mineral production, drivers of conversion of minapolitan land, legal implementation, monitoring of land change control, land ownership and urban development; (4) the criteria for controlling land use change include: tightening license, providing incentives, forming technical teams and formulating local regulations as a basis for consideration, etc.; And (5) the concept of controlling land use change, by: the application of disincentive mechanisms and administrative sanctions, incentives, zoning regulation, and increased effectiveness of supervision.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: kawasan minapolitan, perubahan penggunaan lahan, pengendalian perubahan penggunaan lahan, minapolitan area, land use change, land use change control
Subjects: H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races > HT166 City Planning--Environmental aspects
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Architechture > (S2) Master Theses
Depositing User: Dira Arumsani
Date Deposited: 27 Oct 2017 02:06
Last Modified: 06 Mar 2019 06:40
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/44417

Actions (login required)

View Item View Item