Strategi Revitalisasi Kawasan Sungai Kalimas di Surabaya Utara

Arbani, Inggar Rayi (2017) Strategi Revitalisasi Kawasan Sungai Kalimas di Surabaya Utara. Undergraduate thesis, Sepuluh Nopember Institute of Technology.

[img]
Preview
Text
3613100033_Inggar Rayi A.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

Kawasan Sungai Kalimas yang berada di bagian utara merupakan kawasan inti sejarah Kota Surabaya. Namun seiringnya perkembangan kota yang semakin pesat, kawasan ini mulai menunjukkan penurunan kondisi produktivitas. Sehingga, pemerintah Kota Surabaya membuat rencana revitalisasi Sungai Kalimas pada tahun 2006. Namun, hingga kini, revitalisasi tersebut belum menunjukkan perubahan lingkungan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi revitalisasi kawasan Sungai Kalimas. Khususnya Surabaya bagian Utara yang terdapat 3 titik revitalisasi, yaitu Kawasan Pelabuhan Kalimas, Kawasan Jembatan Petekan, dan Kawasan Jembatan Merah. Untuk mencapai tujuan penelitian ini memiliki 3 tahap analisa. Tahap pertama yaitu mengidentifikasi potensi dan masalah kawasan yang dapat dikembangkan sebagai kawasan wisata dengan menggunakan Content Analysis. Tahap kedua yaitu menganalisis efektivitas pelaksanaan program revitalisasi yang telah dilaksanakan dengan menggunakan Content Analysis. Kemudian, tahap ketiga yang merupakan tahap terakhir menggunakan analisis deskriptif kualitatif yang digunakan untuk merumuskan strategi revitalisasi kawasan yang sesuai dengan potensi dan masalah kawasan. Hasil penelitian ini berupa strategi revitalisasi kawasan Sungai Kalimas pada masing-masing titik revitalisasi. Dari proses analisa yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa potensi pada ketiga titik tersebut yaitu potensi untuk wisata sejarah karena banyak bangunan cagar budaya yang memiliki nilai historis. Permsalahan yang telah teridentifikasi yaitu adanya ketidaksesuaian pendapat antara pemerintah daerah dan pemerintah kota, serta antara pemerintah dan masyarakat terkait penetapan status cagar budaya sehingga menghambat proses revitalisasi. Dilihat dari pelaksanaannya revitalisasi masih pun kurang efektif. Hal ini terlihat dari relevansi, efisiensi serta strategi yang digunakan dalam pelaksanaan revitalisasi. Sehingga strategi yang dihasilkan yaitu pada kawasan Pelabuhan Kalimas berupa pemberian fungsi baru pada kawasan pelabuhan selain kegiatan pergudangan untuk mendukung konsep Riverfront. Kemudian, pada kawasan Jembatan Petekan berupa peningkatan kualitas Jembatan Petekan sebagai aset bersejarah. Dan yang terakhir pada kawasan Jembatan Merah berupa pemanfaatan bangunan cagar budaya sebagai pusat kesenian di Kawasan Jembatan Merah. Kalimas River Areain northern part of Surabaya City represents the core historical area of Surabaya City.However, the city’srapid development has prevented the its productivity to reach its maximum potential.Due to these conditions, the municipal administration of Surabaya City has established the plan on KalimasRiver revitalization in 2006. However, until today, the plan has yet to create any significant environmental improvements. This research aims at formulating a revitalization strategy forKalimas River Area,particularly in the northern part of Surabaya where 3 revitalization sites are located, i.e. Kalimas Harbor Area, JembatanPetekan Area, and Jembatan Merah Area.In order to achieve the objectives of the research, 3 analysis stageswere conducted.The first is identification of area’s potentials and issues that can be further developed as the tourism area using Content Analysis. The second stage is the analysis of the effectiveness of the revitalization implementation through Content Analysis. Finally, the third is the descriptive qualitative analysis to formulate an area revitalization strategy that in line with the area’s potentials and issues. The research has produced a KalimasRiver Area revitalization strategy in each revitalization site. From the analysis performed, it can be concluded that the three sites have the potential to become historical tourism area as it has historical heritage buildings. The research also identified some issues on the absence of consistency in the regional and municipal administrationsin regard to the decision on the heritage buildings that hindered the revitalization process. The execution of revitalizations also ineffective as evidenced in the relevancy, efficiency and deployment of strategy in the revitalization activities. This can be seen in output where the strategy has added a new function to the Harbor Area on top of the warehousing activities in order to support the Riverfront program. In Jembatan Petekan Area, the improvement of Jembatan Petekan Area as historical assets. And finally, in Jembatan Merah Area, the utilization of cultural heritage as the center of art in the area.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSPW 711.558 Arb s
Uncontrolled Keywords: Revitalisasi, Kawasan Sungai, Kawasan Cagar Budaya. Revitalization, River Area, Cultural Heritage.
Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races > HT133 City and Towns. Land use,urban
H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races > HT166 City Planning--Environmental aspects
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Regional and Urban Planning > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Inggar Rayi Arbani
Date Deposited: 31 Jan 2018 08:00
Last Modified: 08 Mar 2019 06:12
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/44751

Actions (login required)

View Item View Item