Analisis Concrete Crushing dan Concrete Sliding Pada Pipeline Saat Instalasi Dengan Metode S-Lay

Irsyad, Fauzanullah Rafif (2017) Analisis Concrete Crushing dan Concrete Sliding Pada Pipeline Saat Instalasi Dengan Metode S-Lay. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
4313100119-Undergraduate_Thesis.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

Dalam industri minyak dan gas bumi pipeline dikenal sebagai alat transportasi yang efektif karena dalam operasinya tidak dipengaruhi oleh faktor cuaca. Sebelum dapat digunakan pipeline perlu melalui tahap desain dan instalasi untuk memastikan bahwa pipeline mampu beroperasi pada wilayah yang telah ditentukan dan pemilihan material pipeline cukup kuat untuk melalui tahap operasi dan instalasi. Pada instalasi pipeline diperlukan analisis untuk mengetahui stress dan strain yang terjadi pada pipeline demi menghindari kegagalan yang dapat terjadi pada pipeline karena nilai stress dan strain melebihi batas yang telah ditentukan oleh standard. Diantara kegagalan yang dapat terjadi saat instalasi adalah crushing dan sliding pada concrete coated pipeline, dimana crushing dapat terjadi pada lapisan concrete apabila regangan total pada pipeline melebihi 0.2 %. Sedangkan sliding dapat terjadi apabila shear resistance capacity pada lapisan anti-korosi tidak mampu menahan compressive force yang terjadi pada lapisan concrete. Sudden sliding atau sliding yang terjadi secara tiba-tiba antara lapisan concrete dan lapisan baja (steel) pada pipeline tidak diperbolehkan terjadi karena dapat membahayakan instalasi pipeline. Pada penelitian ini akan dilakukan analisis concrete crushing dan concrete sliding pada gas export pipeline yang diinstalasi diwilayah Jangkrik Complex Project. Terdapat lima design case pada analisis ini, yaitu kedalaman instalasi 5.9 m, 9.4 m, 13.4 m, 20.4 m ,dan 22.9 m dengan variasi sudut stinger. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terjadi crushing pada instalasi pipeline tersebut dengan nilai maksimum regangan total (total strain) yang terjadi dibagian overbend sebesar 0.1618 %. Nilai tersebut berada dibawah batas yang ditetapkan standard yaitu 0.2 %. Sedangkan sliding yang terjadi antara lapisan concrete dan lapisan steel pada pipeline hanya sebesar 0.10239 mm sehingga dapat dikatakan bahwa lapisan anti-korosi yang digunakan (HDPE) cukup kuat untuk menahan compressive force yang terjadi pada lapisan concrete saat instalasi berlangsung. ===================================================================================== In oil and gas industry pipeline is known as an effective means of transportation because pipeline does not affected by weather conditions during its operation. Before the pipeline can be used it needs to go through the design and installation phases to ensure that the selection of pipeline material is strong enough and the pipeline is capable to get through the operation in a predetermined area. Before pipeline installation commenced, stress and strain analysis is required to avoid the failure that can occur in the pipeline because the stress and strain values exceed the limits set by the standard. Among the failures that can occur during installation is crushing and sliding on a concrete coated pipeline, where crushing can occur in the concrete layer when the total strain in the pipeline exceeds 0.2%. While sliding can occur when shear resistance capacity in the anti-corrosion layer is unable to resist the compressive force occurring in the concrete layer. Sudden sliding between the concrete layer and the steel in the pipeline is not allowed as it may compromise the pipeline installation. This research disscusses concrete crushing and concrete sliding analysis on the installation of gas export pipeline in Jangkrik Complex Project. There are five design cases in this analysis, namely the installation depth of 5.9 m, 9.4 m, 13.4 m, 20.4 m, and 22.9 m with variations of stinger angle. The result of analysis shows that crushing does not occur at the installation with the maximum value of total strain which occurs in the overbend region of 0.1618%. The value is below the standard limit of 0.2%. While the sliding occurs between the concrete layer and the steel in the pipeline is only 0.10239 mm so that it can be said that the anti-corrosion layer used (HDPE) is strong enough to withstand the compressive force that occurs in the concrete layer during installation.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: concrete crushing, concrete sliding, regangan total, sliding distance
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA347 Finite Element Method
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA440 Concrete--Cracking
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA645 Structural analysis (Engineering)
Divisions: Faculty of Marine Technology > Ocean Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Fauzanulla Rafif Irsyad
Date Deposited: 07 Nov 2017 06:17
Last Modified: 07 Nov 2017 06:17
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/44846

Actions (login required)

View Item View Item