Studi Pengembangan Sistem Pengangkutan Sampah Untuk Perluasan Pelayanan Di Zona 3 Koridor Barat - Selatan Kabupaten Sidoarjo

Afianto, Yudi (2017) Studi Pengembangan Sistem Pengangkutan Sampah Untuk Perluasan Pelayanan Di Zona 3 Koridor Barat - Selatan Kabupaten Sidoarjo. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
3314202808-Master_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (10MB) | Request a copy

Abstract

Pengangkutan sampah di Kabupaten Sidoarjo dibagi menjadi 3 zona. Zona 1 Koridor Utara – Selatan, Zona 2 Koridor Barat, dan Zona 3 Koridor Barat - Selatan. Wilayah pengangkutan Zona 3 meliputi Kecamatan Prambon, Kecamatan Krembung, Kecamatan Tulangan, dan Kecamatan Wonoayu. Armada pengangkut yang memberikan pelayanan pengangkutan di Zona 3 terdiri dari 1 dump truk dan 2 armroll truk. Personil pengangkutan Zona 3 terdiri dari 3 sopir dan 3 pembantu. Pelayanan pengangkutan sampah Zona 3 sebesar 33,18 % bila dibandingkan dengan timbulan sampah yang terjadi. Nilai di atas menunjukkan bahwa pelayanan pengangkutan sampah di Zona 3 masih minim dan perlu ditingkatkan. Timbulan sampah diukur dengan menggunakan metode Load-count analysis. Densitas sampah diukur dengan menggunakan metode kotak densitas volume 500 liter. Pengangkutan sampah menggunakan sistem Hauled Container System (HCS) dan Stationary Container System (SCS). Parameter yang diukur meliputi rute pengangkutan, jarak tempuh, waktu tempuh dan kecepatan rata-rata armada pengangkut. Aspek finansial dengan menghitung biaya investasi, operasional dan pemeliharaan sistem pengangkutan sampah di Zona 3. Kelayakan finansial dihitung berdasarkan parameter NPV, BCR dan IRR. Aspek kelembagaan dengan melakukan kajian terhadap potensi dan kemampuan lembaga pengelola dan menentukan program yang dibutuhkan untuk meningkatkan kinerja dengan menggunakan analisis SWOT. Optimasi pengangkutan armroll truk meningkat dari 2 rit/hari menjadi 3 rit/hari. Dibutuhkan armroll truk baru sebanyak 3 unit sampai tahun 2026. Optimasi ritasi dan penambahan armroll truk baru dapat meningkatkan pelayanan pengangkutan menjadi 95,19 % pada tahun 2026. Pengoperasian armada pengangkut eksisting dan baru sampai tahun 2026 membutuhkan total biaya Rp 3.956.009.198 dan total benefit Rp 4.627.426.721. Analisis kelayakan finansial meliputi parameter NPV = 671.417.523 > 0, BCR = 1,17 > 1, dan IRR = 27 % > 15 %. Berdasarkan letak posisi kondisi di kuadran 2, maka strategi untuk meningkatkan pelayanan kinerja pengangkutan sampah menggunakan strategi diversifikasi. ===============================================================Transporting waste in Sidoarjo regency is divided into three zones. Zone 1 North – South Corridor, Zone 2 West Corridor and Zone 3 West – South Corridor. Transporting area Zone 3 includes the District Prambon, District Krembung, District Tulangan, and the District Wonoayu. Fleet carrier that provides transportation services in Zone 3 consists of one dump truck and two armroll truck. Transporting personnel Zone 3 consists of three drivers and three helpers. Waste transportation services Zone 3 by 33.18% when compared to the solid waste that occurs. Values above indicate that the waste transportation services in Zone 3 is still low and needs to be improved. Waste generation is measured using Load-count method analysis. Waste density was measured using the density box volume of 500 liters. Waste transport system uses Hauled Container System (HCS) and Stationary Container System (SCS). Parameters measured include transportation route, mileage, travel time and average speed carrier fleet. Financial aspects with m enghitung the cost of investment, operation and maintenance of waste transportation system in Zone 3. The financial viability is calculated based on the parameter NPV, BCR and IRR. Institutional Aspects by reviewing the potentials and capabilities of management institutions and determining the programs needed to improve performance by using SWOT analysis. Optimation armroll trucks transportation increased from 2 trips/day to 3 trips/day. Armroll needed a new truck 3 units until 2026. Trips optimation and adding new trucks can improve transportation services became 95.19% in 2026. The operation of existing and new carrier fleet until 2026 require a total cost of Rp 3,956,009,198 and the total benefit Rp 4,627,426,721. Financial analysis covering parameter NPV = 671 417 523 > 0, BCR = 1.17 > 1, and IRR = 27% > 15%. Based on where the condition in quadrant 2, the strategy to improve the performance of waste transportation services using a strategy of diversification.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: armroll truck, waste generation, waste transportation, zone 3, pengangkutan sampah,timbulan sampah
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Environment Engineering > (S2) Master Theses
Depositing User: - Yudi Afianto
Date Deposited: 12 Oct 2017 02:40
Last Modified: 03 Jan 2018 06:36
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/44850

Actions (login required)

View Item View Item