Studi Optimasi Pola Pengoperasian Waduk Bajulmati

Nuramini, Tika Morena (2017) Studi Optimasi Pola Pengoperasian Waduk Bajulmati. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
3113100035-Undergraduate_Theses.pdf - Published Version

Download (6MB) | Preview

Abstract

Waduk Bajulmati terletak di 2 (dua) kabupaten yaitu Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Situbondo di Propinsi Jawa Timur. Lokasi waduk ini berada sekitar 250 km di sebelah timur Kota Surabaya dan 38 km sebelah utara Kota Banyuwangi yaitu tepat berada di Desa Watukebo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi. Waduk ini berfungsi sebagai penyuplai kebutuhan air irigasi, kebutuhan air baku untuk air bersih dan industry serta dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH). Pada musim penghujan, debit air yang melimpah dari sungai akan langsung terbuang ke laut, sedangkan pada musim kemarau akan mengalami kekeringan sehingga terjadi kekurangan air. Oleh karena itu, dengan dibangunnya waduk ini agar dapat menampung kelebihan air saat musim penghujan sehingga sepanjang tahun di Waduk Bajulmati terdapat genangan air yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat sebagai waduk serbaguna (multipurpose dam). Dalam menyelesaikan permasalahan keterbatasan air yang terjadi di waduk, perlu adanya pengoptimalan dalam pengoperasian waduk sehingga pemanfaatan dari fungsi waduk sebagai penyimpan dan penyedia air bisa digunakan secara optimal. Studi ini diawali dengan melakukan analisis data sekunder yang didapat. Data-data diolah untuk mendapatkan besar debit waduk serta kebutuhan air untuk air irigasi, air baku dan potensi PLTMH. Dan studi diakhiri dengan simulasi pola pengoperasian waduk. Dari hasil studi ini diharapkan dapat membantu memberikan solusi pola pengoperasian Waduk Bajulmati sebagai waduk serbaguna (multipurpose dam) yang optimal. Hasil Analisis yang didapat adalah debit tersedia bangkitan data FJ Mock (inflow) selama tahun 2017-2036 (Tahun ke-1 - 20), didapatkan nilai debit tersedia terbesar 15,773 m3/detik dan debit tersedia terkecil adalah 0,002 m3/detik, besar kebutuhan air irigasi di DI Bajulmati maksimum untuk padi sebesar 1389,89 liter/detik dan palawija sebesar 62,44 liter/detik, besar kebutuhan air baku pada kondisi normal sebesar 107,28 liter/detik; pada kondisi hari maksimum sebesar 123,37 liter/detik; dan pada kondisi jam puncak sebesar 187,74 liter/detik. Kemudian dari perhitungan produksi pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH) dengan menggunakan debit andalan 95% sebesar 1,177 m3/detik, didapatkan daya listrik yang dihasilkan sebesar 350,9 kW. Dan hasil simulasi pola pengoperasian Waduk Bajulmati selama tahun 2017-2036 (Tahun ke-1 - 20) didapat keandalan waduk adalah sebesar 96,94% dengan kegagalan sebesar 3,06%, yang masih dibawah dari kegagalan periode maksimal sebesar 20%. Sehingga, analisis simulasi pola pengoperasian waduk untuk 20 tahun yang akan datang telah sesuai perencanaan dan masih dapat diandalkan fungsinya hingga tahun 2036. ============================================================================== Bajulmati reservoir is located in 2 (two) districts, Banyuwangi District and Situbondo District in East Java Province. The location of this reservoir is around 250 km to the east from Surabaya City and 38 km north of the Banyuwangi City, exactly in Watukebo Village, Wongsorejo Sub-Disrict, Banyuwangi District. The reservoir works as suppliers for irrigation water needs to irrigation area, domestic and non-domestic water need and can be useful as a micro hydro power plant. Bajulmati Reservoir is expected to fulfil the local society’s necessity as a multipurpose reservoir. In the rainy season, water discharge which overflow from river will flows to the sea, and in the dry season, the area will face drought so there is deficienty in water needs. Therefore, by means of the Bajulmati dam’s construction is contain water excess in the rainy season with the result throughout a year in Bajulmati Reservoir there are water utilized to fulfil local society’s necessity. To overcome the deficiency in water needs’s problem happens in the reservoir, it is necessary to optimize the reservoir operation pattern so utilization of its function as a storage and water supply can be optimal. This study starts with doing analysis with gathered secondary datas. Then, Analyze all datas to get the reservoir’s water surcharge also the irrigation needs, domestic and non-domestic water needs, and the micro hydro power plant’s potential. The study ends with a simulation of reservoir operation pattern. The results of the study expected to help provide solutions for Bajulmati reservoir operation pattern as multipurpose reservoir that works optimal. These are the conclucions from the analysis that have been done, the biggest water surcharge using projected FJ Mock method is 15,773 m3/s and smallest is 0,002 m3/s, amount for irrigation needs for cropping known 1389,89 litre/s (paddy) and 62,44 litre/s (palawija), amount for standard water needs known 107,28 litre/s (normal condition); 123,37 litre/s (day maximum condition); 187,74 litre/s (peak hour condition). Micro hydro power plant using 95% dependable surcharge (1,177 m3/s) produce 350,9 kW. And reservoir operation pattern simulation from 2017-2036 ( 1st-20th years ) found the resevoir’s success ratio in fulfilling water need is 96,94%. So, the simulation for 20 years ahead in accordance with its design and the function is still can be reliable until 2036.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Simulasi, Pola Operasi, Waduk, Water Balannce, Operation pattern, Simulation, Reservoir
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > 22201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Tika Morena Nuramini
Date Deposited: 26 Sep 2017 06:55
Last Modified: 06 Mar 2019 06:53
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/45048

Actions (login required)

View Item View Item