Rumah Susun Silang Diagonal untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Fajri, Aldino (2017) Rumah Susun Silang Diagonal untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
3213100091-Undergraduate_Theses.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Tingginya angka ‘backlog´ hunian merupakan suatu masalah besar yang harus diselesaikan. Hal ini juga merupakan penyebab dari munculnya permukiman-permukiman kumuh khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan lain-lain. Ini juga dikarenakan kurangnya daya beli Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Berbagai usaha pun dilakukan pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan ini. Hunian vertikal merupakan sebuah solusi yang cukup efektif untuk meminimalisir angka ‘backlog’ tersebut khususnya untuk MBR. Namun, seringkali hunian vertikal yang terdapat saat ini seperti rumah susun kurang dapat memaksimalkan ruang-ruang yang tersedia pada lahan. Oleh karena itu, perancangan menggunakan pendekatan pengembangan kawasan di berkepadatan tinggi dan pendekatan perilaku MBR itu sendiri serta dengan menggunakan metode datascape sehingga terbentuknya konsep penyusunan rumah susun silang diagonal. Rumah susun silang diagonal ini menjadi solusi penyusunan rumah susun agar dapat mendapat ruang yang sebanyak-banyaknya di lahan yang terbatas. Selain itu, banyaknya yang terjadi pada lingkungan di lahan seperti banjir. Kendala seperti itu juga sangat berpengaruh pada keberlangsungan hidup penghuni rusun. Maka dari itu, rusun yang dirancang haruslah tanggap akan bencana di sekitar. ===================================================================== The high rate of ‘backlog’ number of dwelling in Indonesia is one of biggest problem that should be solved immediately. This matter derivates many new problems, such as, slum dwellings in metropolitan cities like Jakarta and Surabaya. This problem is also caused by the low capability of low-income people, even in the sam time the government also has been attempted to solve this problem. The vertical dwelling or vertical housing is one of effective solution to decrease ‘backlog’ rate, especially for low-income people. Nevertheless, the vertical dwelling that has been built nowadays usually not effectively utilizing the land that has been given. To solve this matter, a design by using a high-density development approach, behavior of low-income people approach, and datascape method, is possible to be applied so that a new concept of arranging vertical housings or flats in cross diagonal order can be developed. This cross diagonal flats can be a new solution of ordering vertical housing in narrow field as we still can utilize the exact space as much as we can. Besides the space and ‘backlog’ rate problems, one other matter that usually happen withi the area is flood. This flood problem is also impactful to people that live inside and around the flats, not just for now but in the future as well. So we need to design a flat that quite flexible to respond its environment, especially the flood problem.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: rumah susun, silang diagonal, memanfaatkan ruang di lahan yang terbatas
Subjects: N Fine Arts > NA Architecture
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Architechture > 23201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Aldino Fajri .
Date Deposited: 18 Jan 2018 02:04
Last Modified: 06 Mar 2019 07:28
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/45051

Actions (login required)

View Item View Item